BerandaPasar Kreatif
Rabu, 24 Mar 2026 18:02

Okupansi 'Hotel Anabul' Pet Central Semarang Full selama Periode Mudik

Petugas Pet Central Semarang saat berinteraksi dengan anabul di ruangan yang disulap menjadi kamar hotel. (Inibaru.id/ Sundara)

Mudik kini bukan cuma soal pulang kampung, tapi juga soal memastikan anabul tetap aman dan nyaman, makanya hotel hewan di Kota Semarang ikut penuh.

Inibaru.id - Momen Lebaran Idulfitri 2026 jadi berkah tersendiri bagi usaha penitipan hewan di Kota Semarang. Seluruh kamar di Pet Central Semarang yang berada di Ruko Metro Plaza Siliwangi, Jalan Jenderal Sudirman, terpantau penuh.

Rata-rata penghuninya adalah para anabul yang ditinggal pemiliknya mudik. Owner Pet Central Semarang Ayu Rizky L menyebut, para piaraan itu kebanyakan sudah mulai dititipkan sejak H-5 Lebaran. Mendekati hari raya, kamar-kamar di Pet Central sudah penuh.

"Semuanya sudah full booking, baik (kamar) anjing maupun kucing. Beberapa pemesanan penitipan sudah ada yang masuk sejak satu bulan sebelum Lebaran," ucap Ayu kepada Inibaru.id belum lama ini.

Hotel hewan yang telah beroperasi selama tiga tahun tersebut memiliki kapasitas sekitar 100 kamar. Rinciannya, 70 kamar untuk anjing dan 30 kamar untuk kucing.

"Kami menyediakan tiga tipe kamar dengan kisaran harga vaariatif, mulai dari Rp85 ribu hingga Rp150 ribu per malam," jelasnya. "Durasi menginap rata-rata sekitar lima hari. Tapi ada juga yang sampai 10 hari hingga dua minggu, mungkin karena pemiliknya berlibur ke luar negeri," paparnya.

Petugas Pet Central sedang merawat anabul yang dititipkan pemudik. (Inibaru.id/ Sundara)

Selama dititipkan, hewan peliharaan bakal dirawat dan diberikan fasilitas terbaik mulai dari pemberian makan teratur hingga waktu bermain setiap hari agar nggak stres. Kamar yang digunakan juga dilengkapi AC dan CCTV, sehingga pemilik bisa memantau aktivitas hewan peliharaan mereka dari jarak jauh.

Ayu juga memastikan petugas yang merawat hewan memiliki pengalaman dan kepedulian. Dengan begitu, pemilik nggak perlu khawatir saat meninggalkan peliharaannya selama mudik.

"Kami ada dokter visit-nya. Kalau sewaktu-waktu ada kondisi seperti diare atau gangguan lain, langsung kami laporkan ke dokter," ungkapnya.

Perempuan berusia 29 tahun ini memaparkan, keberadaan dokter sangatlah penting di sini, karena nggak semua hewan piaraan cepat beradaptasi di tempat baru. Nah, hewan yang sulit beradaptasi acapkali mengalami penurunan nafsu makan.

Untuk mengatasi persoalan itu, dia menambahkan, selain fasilitas dokter, pihaknya juga melakukan pendekatan khusus agar hewan merasa lebih nyaman selama masa penitipan.

"Ke depan kami akan menambahkan fasilitas photoshoot khusus untuk anjing dan kucing. Jadi, bukan hanya manusia yang bisa foto, hewan peliharaan juga bisa," imbuhnya.

Berawal dari Hobi Merawat Anabul

Pemilik Pet Central Semarang Ayu Rizki L saat bermain dengan salah satu anabul. (Inibaru.id/ Sundara)

Ayu mengungkapkan bahwa usaha hotel hewan tersebut berawal dari kegemarannya bermain dengan anjing, sekaligus pengalaman pribadi saat menitipkan hewan peliharaan.

Dia melihat layanan penitipan hewan di Kota Semarang saat itu masih didominasi model kandang. Maka, dia pun mencoba menghadirkan konsep ruang yang lebih nyaman bagi hewan.

"Menurut saya, penitipan hewan di Semarang perlu di-upgrade. Biasanya pakai kandang, saya ingin mengubah pakai konsep ruangan," terangnya.

Berbekal latar belakang lulusan manajemen dari SCU Semarang, Ayu mengaku mulai merintis usaha ini sejak masih kuliah, dengan melakukan riset pasar secara mandiri. Usaha tersebut kemudian dikembangkan secara bertahap hingga menjadi seperti sekarang, dengan sistem layanan yang lebih modern.

Bagi Ayu, berinteraksi dengan hewan bukan sekadar bisnis, tetapi juga sumber kesenangan. Dia menilai hewan peliharaan seperti anjing mampu meredakan stres dan menghadirkan rasa bahagia.

"Anjing itu sebenarnya bisa menyerap energi kita dan mengerti situasi. Buat saya, dekat dengan anjing jadi kesenangan tersendiri, sekaligus bisa meredakan stres," tandasnya.

Fenomena ini menegaskan bahwa cara orang memaknai mudik mulai berubah. Bukan lagi sekadar pulang kampung, tapi juga memastikan semua yang ditinggalkan tetap terurus dengan baik termasuk anabul kesayangan. Benar nggak, Gez? (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kali Odo Semarang, Sungai yang Justru Deras saat Kemarau

7 Sep 2026

Hipdut, Perpaduan Hip-Hop dan Dangdut yang Dekat dengan Gen Z

8 Sep 2026

20 Kisah Perjuangan Bakal Diangkat Kemenbud ke Layar Lebar

9 Sep 2026

Jalan Pantura, Jalur Bersejarah yang Menjadi Urat Nadi Pulau Jawa

10 Sep 2026

Masuk Usia 17 Tahun, Warga Bakal Punya Rekening Berisi Rp50 Ribu

11 Sep 2026

First Look Film Animasi Timun Mas Dirilis, Bawa Dongeng Jawa ke Animasi Modern

12 Sep 2026

Mengulik Asal-usul Nama Pekalongan, dari Joko Bau hingga Naskah Sunda Kuno

14 Sep 2026

Purbaya Dicopot, Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru

15 Sep 2026

25.000 Tahun Lalu, Manusia Purba Sulawesi Redakan Sakit Gigi dengan Pinang

16 Sep 2026

Film Empat Musim Pertiwi Jadi Wakil Indonesia di Oscar 2027

17 Sep 2026

Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba di Tanjung Priok

18 Sep 2026

Gatot, Jajanan Gunungkidul yang Konon Berasal dari Gaplek “Gagal Total”

19 Sep 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: