Inibaru.id - Momen Lebaran Idulfitri 2026 jadi berkah tersendiri bagi usaha penitipan hewan di Kota Semarang. Seluruh kamar di Pet Central Semarang yang berada di Ruko Metro Plaza Siliwangi, Jalan Jenderal Sudirman, terpantau penuh.
Rata-rata penghuninya adalah para anabul yang ditinggal pemiliknya mudik. Owner Pet Central Semarang Ayu Rizky L menyebut, para piaraan itu kebanyakan sudah mulai dititipkan sejak H-5 Lebaran. Mendekati hari raya, kamar-kamar di Pet Central sudah penuh.
"Semuanya sudah full booking, baik (kamar) anjing maupun kucing. Beberapa pemesanan penitipan sudah ada yang masuk sejak satu bulan sebelum Lebaran," ucap Ayu kepada Inibaru.id belum lama ini.
Hotel hewan yang telah beroperasi selama tiga tahun tersebut memiliki kapasitas sekitar 100 kamar. Rinciannya, 70 kamar untuk anjing dan 30 kamar untuk kucing.
"Kami menyediakan tiga tipe kamar dengan kisaran harga vaariatif, mulai dari Rp85 ribu hingga Rp150 ribu per malam," jelasnya. "Durasi menginap rata-rata sekitar lima hari. Tapi ada juga yang sampai 10 hari hingga dua minggu, mungkin karena pemiliknya berlibur ke luar negeri," paparnya.
Selama dititipkan, hewan peliharaan bakal dirawat dan diberikan fasilitas terbaik mulai dari pemberian makan teratur hingga waktu bermain setiap hari agar nggak stres. Kamar yang digunakan juga dilengkapi AC dan CCTV, sehingga pemilik bisa memantau aktivitas hewan peliharaan mereka dari jarak jauh.
Ayu juga memastikan petugas yang merawat hewan memiliki pengalaman dan kepedulian. Dengan begitu, pemilik nggak perlu khawatir saat meninggalkan peliharaannya selama mudik.
"Kami ada dokter visit-nya. Kalau sewaktu-waktu ada kondisi seperti diare atau gangguan lain, langsung kami laporkan ke dokter," ungkapnya.
Perempuan berusia 29 tahun ini memaparkan, keberadaan dokter sangatlah penting di sini, karena nggak semua hewan piaraan cepat beradaptasi di tempat baru. Nah, hewan yang sulit beradaptasi acapkali mengalami penurunan nafsu makan.
Untuk mengatasi persoalan itu, dia menambahkan, selain fasilitas dokter, pihaknya juga melakukan pendekatan khusus agar hewan merasa lebih nyaman selama masa penitipan.
"Ke depan kami akan menambahkan fasilitas photoshoot khusus untuk anjing dan kucing. Jadi, bukan hanya manusia yang bisa foto, hewan peliharaan juga bisa," imbuhnya.
Berawal dari Hobi Merawat Anabul
Ayu mengungkapkan bahwa usaha hotel hewan tersebut berawal dari kegemarannya bermain dengan anjing, sekaligus pengalaman pribadi saat menitipkan hewan peliharaan.
Dia melihat layanan penitipan hewan di Kota Semarang saat itu masih didominasi model kandang. Maka, dia pun mencoba menghadirkan konsep ruang yang lebih nyaman bagi hewan.
"Menurut saya, penitipan hewan di Semarang perlu di-upgrade. Biasanya pakai kandang, saya ingin mengubah pakai konsep ruangan," terangnya.
Berbekal latar belakang lulusan manajemen dari SCU Semarang, Ayu mengaku mulai merintis usaha ini sejak masih kuliah, dengan melakukan riset pasar secara mandiri. Usaha tersebut kemudian dikembangkan secara bertahap hingga menjadi seperti sekarang, dengan sistem layanan yang lebih modern.
Bagi Ayu, berinteraksi dengan hewan bukan sekadar bisnis, tetapi juga sumber kesenangan. Dia menilai hewan peliharaan seperti anjing mampu meredakan stres dan menghadirkan rasa bahagia.
"Anjing itu sebenarnya bisa menyerap energi kita dan mengerti situasi. Buat saya, dekat dengan anjing jadi kesenangan tersendiri, sekaligus bisa meredakan stres," tandasnya.
Fenomena ini menegaskan bahwa cara orang memaknai mudik mulai berubah. Bukan lagi sekadar pulang kampung, tapi juga memastikan semua yang ditinggalkan tetap terurus dengan baik termasuk anabul kesayangan. Benar nggak, Gez? (Sundara/E10)
