BerandaHits
Selasa, 23 Mar 2026 09:01

Mengapa di Label Informasi Gizi Makanan Ada Tulisan yang Dicetak Tebal?

Label informasi nilai gizi pada kemasan makanan. (Islandsunindonesia)

Di label informasi gizi kemasan makanan, ada tulisan yang dicetak tebal dan ada yang dicetak biasa. Ternyata ada maksud dari perbedaan ketebalan huruf ini.

Inibaru.id - Pernah nggak sih kamu memperhatikan label informasi gizi atau daftar komposisi di kemasan makanan? Kalau dilihat lebih teliti, biasanya ada beberapa kata yang ditulis dengan huruf tebal (bold), sementara yang lain tampil dengan tulisan biasa.

Sekilas mungkin terlihat seperti desain kemasan saja. Namun sebenarnya, perbedaan tulisan tersebut punya fungsi yang cukup penting, terutama untuk melindungi konsumen.

Penanda Bahan yang Berpotensi Alergi

Tulisan yang dicetak tebal pada daftar komposisi biasanya digunakan untuk menandai bahan yang berpotensi menyebabkan alergi.

Head of Strategic Marketing Nutrifood Susana menjelaskan bahwa penandaan ini sengaja dibuat agar konsumen lebih mudah mengenali bahan tertentu yang bisa memicu reaksi alergi.

Misalnya, bahan seperti telur, susu, kedelai, kacang, atau gandum sering kali dicetak tebal pada label komposisi. Hal ini penting karena ada sebagian orang yang memiliki alergi terhadap bahan-bahan tersebut.

“Kalau di komposisi ada tulisan yang bold atau ditebalin itu artinya potensi mengandung alergen. Misalnya telur, karena ada orang-orang yang alergi terhadap telur,” jelas Susana dalam sebuah acara media briefing tentang pemilihan pangan olahan sebagaimana dinukil dari Kumparan, Kamis (5/3/2026).

Dengan adanya penanda ini, konsumen yang punya riwayat alergi bisa lebih cepat mengenali bahan yang perlu dihindari tanpa harus membaca seluruh daftar komposisi secara detail.

Sudah Diatur oleh BPOM

Contoh label yang menunjukkan informasi adanya kemungkinan makanan bahan bisa memicu alergi pada seseorang. (Merdeka)

Penulisan bahan alergen dengan huruf tebal bukan keputusan sembarangan dari produsen makanan. Ada aturan resmi yang mengatur hal tersebut.

Menurut Susana, daftar bahan yang wajib diberi penanda alergen sudah ditentukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Artinya, produsen harus mengikuti daftar bahan tertentu yang memang dikenal sering memicu alergi pada sebagian orang.

Dengan adanya regulasi ini, informasi pada kemasan makanan menjadi lebih transparan dan membantu konsumen membuat keputusan yang lebih aman saat memilih produk.

Pentingnya Membaca Informasi Nilai Gizi

Selain daftar komposisi, label kemasan makanan juga biasanya menampilkan tabel informasi nilai gizi. Informasi ini tidak kalah penting untuk diperhatikan.

Di dalam tabel tersebut, konsumen bisa melihat berbagai kandungan nutrisi dalam produk, mulai dari jumlah kalori, lemak, protein, karbohidrat, hingga vitamin dan mineral.

Informasi ini biasanya dihitung berdasarkan takaran saji, yaitu jumlah makanan yang direkomendasikan untuk sekali konsumsi. Dalam satu kemasan, kadang terdapat lebih dari satu porsi, sehingga jumlah kalori yang dikonsumsi bisa lebih besar jika seluruh isi kemasan dimakan sekaligus.

Dengan memahami label gizi, konsumen bisa memperkirakan berapa banyak gula, lemak, atau kalori yang masuk ke dalam tubuh.

Bukan Sekadar Tulisan di Kemasan

Jadi, tulisan tebal dan tidak tebal pada label makanan ternyata bukan sekadar pemanis desain kemasan. Penanda tersebut memiliki fungsi penting untuk memberi peringatan tentang potensi alergen, sekaligus membantu konsumen membuat pilihan makanan yang lebih aman dan sesuai kebutuhan tubuh.

Karena itu, sebelum membeli camilan atau makanan kemasan, ada baiknya kita membiasakan diri membaca labelnya terlebih dahulu. Selain mengetahui kandungan gizinya, kita juga bisa menghindari bahan yang mungkin tidak cocok bagi tubuh, deh, Gez. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Skjolden, Desa Tepi Pantai di Norwegia yang Berjarak 200 Kilometer dari Samudra

11 Mar 2026

Mencicipi Kehangatan Wedang Ronde Jago di Salatiga

11 Mar 2026

Pattiro: Belasan Daerah di Jateng Kurang Informatif soal Anggaran Publik

11 Mar 2026

Mudik Aman, Dishub Jateng Siapkan Ramp Check di Seluruh Terminal dan Rest Area

11 Mar 2026

Mudik Lewat Bandara Ahmad Yani? Tenang, Ratusan Personel dan Posko Lebaran Sudah Siap Sambut Kamu!

11 Mar 2026

Era Baru Kelme Dimulai! Jersey Anyar Timnas Indonesia Rilis Besok Malam di GBK

11 Mar 2026

Sebenarnya, Berapa sih Skor Tertinggi TOEFL?

12 Mar 2026

Hukum Nggak Puasa saat Mudik Lebaran

12 Mar 2026

Terminal Bayangan Bikin Data Bus Masuk-Keluar Semarang Sulit Terpantau

12 Mar 2026

Pemprov Jateng Siapkan Fasilitas Balik Rantau Gratis, Pendaftaran Hari Ini

12 Mar 2026

Daftar 9 Ruas Tol yang Diskon Tarif 30 Persen selama Arus Mudik Lebaran 2026

12 Mar 2026

Film 'Na Willa' Disambut Antusias, Visinema Gelar Nonton Duluan 'Na Willa', Serentak di 22 Kota

12 Mar 2026

Dear Pemudik, Ini 5 Rest Area Keren di Jateng yang Bikin Mudikmu Makin Asyik

12 Mar 2026

Menguak Sejarah Tradisi Membeli Baju Baru Lebaran di Indonesia

13 Mar 2026

Cek Jadwal Cuti Bersama dan Libur Lebaran 2026 Berikut

13 Mar 2026

Pendapatan Desa hingga Miliaran, Pemdes Beri THR Lebaran untuk Warga Sriwulan

13 Mar 2026

Kemandirian Energi Ubah Wajah Kampung di Desa Banjarsari Demak

13 Mar 2026

Kombucha vs Teh Hijau, Mana yang Lebih Unggul buat Tubuh?

13 Mar 2026

Numplak Wajik, Ritual 'Pondasi' Gunungan yang Penuh Simbol Doa dan Penolak Bala

13 Mar 2026

Lawan Tanah Asin! Padi Biosalin Jadi Andalan Petani Pesisir Pekalongan Utara Jelang Kemarau

13 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: