BerandaHits
Jumat, 12 Mar 2026 11:01

Hukum Nggak Puasa saat Mudik Lebaran

Ilustrasi: Banyak pemudik memilih untuk nggak berpuasa karena faktor fisik. (Jatengprov)

Secara aturan agama, boleh nggak sih nggak berpuasa saat mudik? Berikut penjelasannya.

Inibaru.id - Setiap menjelang Lebaran, satu tradisi yang pasti hadir di Indonesia adalah mudik. Jutaan orang berbondong-bondong pulang ke kampung halaman demi berkumpul dengan keluarga. Nah, karena biasanya perjalanan mudik cukup jauh dan melelahkan, muncul satu pertanyaan yang cukup sering dibahas: bolehkah tidak berpuasa saat mudik?

Pertanyaan ini sebenarnya cukup wajar. Bayangkan saja, ada yang harus menempuh perjalanan berjam-jam di bus, mobil, kereta, bahkan pesawat. Tidak sedikit pula yang harus menghadapi macet panjang, cuaca panas, dan kondisi fisik yang mulai menurun. Dalam situasi seperti ini, sebagian orang memilih tidak berpuasa selama perjalanan demi memastikan fisiknya tetap bugar.

Lalu bagaimana sebenarnya hukumnya?

Direktur Urusan Agama Islam Kementerian Agama RI Arsad Hidayat menjelaskan bahwa Islam memang memberikan keringanan bagi orang yang sedang melakukan perjalanan jauh atau safar. Dalam konteks ini, mudik termasuk salah satu bentuk safar.

Namun, ada beberapa ketentuan yang biasanya dijadikan acuan dalam fikih. Salah satunya terkait jarak perjalanan. “Dalam pandangan sebagian ulama fikih, seseorang diperbolehkan berbuka ketika melakukan perjalanan dengan jarak sekitar 82 kilometer atau setara dengan dua marhalah,” kata Arsad Hidayat sebagaimana dinukil dari Kompas, Selasa (11/3/2026).

Jarak tersebut dianggap cukup jauh dan berpotensi menimbulkan kelelahan selama perjalanan. Karena itulah syariat memberikan keringanan bagi musafir untuk tidak menjalankan puasa di hari tersebut.

Meski boleh nggak berpuasa, pemudik harus mengganti puasa di lain hari. (Kompasiana/Id. Djoen)

Dalam kaidah usul fikih juga dikenal prinsip bahwa hukum sangat berkaitan dengan sebabnya. Arsad menjelaskan bahwa ada kaidah yang berbunyi "al-hukmu yaduru ma'a 'illatihi wujudan wa adaman", yang berarti hukum bergantung pada ada atau tidaknya alasan yang melatarbelakanginya.

Artinya, ketika seseorang benar-benar berada dalam kondisi safar yang memenuhi syarat, maka ia diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Meski begitu, puasa yang ditinggalkan tetap harus diganti di hari lain setelah Ramadan.

Meski mendapatkan keringanan, bukan berarti bebas siapa saja bisa melakukannya. Ada adab yang tetap perlu dijaga selama perjalanan. Misalnya, kamu sebaiknya nggak makan dan minum secara terang-terangan di depan orang yang sedang berpuasa.

Di sisi lain, tetap berpuasa saat mudik juga bukan hal yang dilarang. Bahkan, jika kondisi tubuh masih kuat dan perjalanan tidak terlalu berat, berpuasa justru bisa memberikan pahala bagi yang melakukannya.

“Apabila seseorang tetap mampu berpuasa saat mudik, maka itu justru lebih baik dan memiliki keutamaan tersendiri,” kata Arsad.

Pada akhirnya, keputusan untuk berpuasa atau tidak saat mudik Lebaran kembali pada kondisi masing-masing orang. Islam memberikan kemudahan, tetapi juga mengajarkan kebijaksanaan dalam menjalankannya. Jadi, kalau perjalanan terasa berat, mengambil keringanan bukanlah hal yang salah. Namun jika masih mampu berpuasa, tentu itu juga menjadi nilai ibadah tersendiri. Setuju kan, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Jelang Musim Semi, Cek Jadwal Mekarnya Sakura di Korea Berikut

2 Mar 2026

Cerita Perantau yang Mengaku Nggak Harus Melakukan Mudik Lebaran Tahun Ini

2 Mar 2026

Selain Menghafal Qur'an, Santri Ponpes di Kauman Semarang Juga Belajar Jualan di Tiktok

2 Mar 2026

Diskon Tarif Tol 30 Persen dan 6 Ruas Fungsional Gratis pada Mudik Lebaran 2026

2 Mar 2026

Telur Mimi, Takjil Ikonik Kendal dengan Filosofi Dalam

2 Mar 2026

Wangi sih, tapi Amankah? Kupas Tuntas Mitos Semprot Parfum di Leher

2 Mar 2026

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: