BerandaKulinary
Kamis, 11 Mar 2026 11:00

Mencicipi Kehangatan Wedang Ronde Jago di Salatiga

Wedang Ronde Jago di Salatiga, sudah eksis sejak 1960-an. (Djoko Setiawan)

Eksis sejak 1960-an, Wedang Ronde Jago di Salatiga punya ciri khas tersendiri pada sajian wedang ronde dan wedang kacang tanahnya.

Inibaru.id - Kalau kamu pernah main ke Salatiga dan merasa suhu udara sore harinya mulai menusuk tulang, berarti sudah waktunya cari yang hangat-hangat. Salah satu tempat yang cocok untuk mengatasi hal itu tentu saja adalah Wedang Ronde Jago. Kedai yang sudah eksis sejak era 1960-an ini bukan cuma tempat minum wedang, tapi juga bagian dari memori kolektif warga Salatiga.

Lokasinya memang agak tersembunyi. Berada di Jalan Jenderal Sudirman No. 9, tepatnya di area Pasar Raya Salatiga, kamu harus berjalan sekitar 20 meter dari tepi jalan dan melewati belakang pos polisi pasar. Papan namanya pun kurang mencolok, apalagi saat malam. Nggak heran kalau ada yang menyebutnya hidden gem, Gez.

Nama “Jago” sendiri ternyata punya cerita. Dulunya, sang perintis berjualan jamu keliling dengan pikulan. Nah, salah satu jenama jamu yang dijual adalah Jamu Jago. Dari situlah nama itu melekat.

Kini, usaha tersebut sudah dikelola oleh generasi keempat, yakni Airlangga Setia Darma Putra.

“Saya pengurus generasi keempat sejak tempat ini dirintis kakek buyut dari ayah saya,” ucapnya sebagaimana dinukil dari Detik, Senin (4/3/2019).

Semangkuk wedang ronde di sini tampil menggoda dengan uap yang mengepul. Rondenya kenyal dan mulur, terbuat dari tepung ketan dengan isian kacang tanah yang digerus bersama gula. Begitu digigit, ada sensasi krenyes manis yang bikin susah berhenti ngunyah.

Tempat Wedang Ronde Jago di Salatiga yang tersembunyi. (Daeng Mursyid)

Yang bikin beda, Ronde Jago punya empat bahan khas: manisan tangkwe, manisan kulit jeruk, agar-agar hunkwe, dan rumput laut. Kombinasi ini jarang ditemukan di penjual wedang ronde lain.

Menariknya lagi, kadar jahe di minumannya bisa disesuaikan. Mau pedasnya nendang, sedang saja, atau bahkan tanpa jahe? Tinggal pilih. Cocok buat yang ingin yang hangat-hangat tanpa terlalu “menyengat”.

Selain wedang ronde sekoteng, ada juga wedang kacang yang jadi andalan. Kuahnya bukan campuran susu, melainkan hasil rebusan kacang tanah yang digerus halus sampai menghasilkan warna putih alami dari lemak kacang. Rasanya manis gurih, teksturnya kental dan lembut.

“Wedang kacang tanah di sini sedikit manis, kacang tanahnya pulen, kuahnya kental dan lembut dengan tambahan ketan dan 2 ronde di dalamnya. Harganya cuma Rp17 ribu,” tulis salah seorang pelanggan bernama Anggita Deska.

Lebih dari 50 tahun bertahan, Wedang Ronde Jago yang buka setiap hari dari 14.00 WIB sampai 21.30 WIB ini membuktikan satu hal, yakni konsistensi rasa adalah kunci. Di tengah udara sejuk Salatiga, semangkuk ronde hangat dari kedai ini bukan cuma pengganjal lapar, tapi juga penghangat cerita.

Hm, jadi bikin penasaran ya seenak apa wedang ronde di sana. Yuk kapan kita wisata kuline ke Wedang Ronde Jago, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Sekaten, Tradisi Maulid Nabi Warisan Dakwah Wali Songo

25 Agu 2026

Indonesia Mulai Program PLTS, 14 Proyek Jadi Tahap Awal

26 Agu 2026

Wayang Klithik, Wayang Kayu Pipih yang Lahir dari Tradisi Jawa dan Bunyi "Klithik"

27 Agu 2026

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

28 Agu 2026

ARTOTEL Gajahmada Semarang Hadirkan “Layers of Living”, Pameran Dua Seniman dengan Perspektif Berbeda

28 Agu 2026

Berburu Barang Antik di Solo? Ini 3 Tempat Favorit yang Wajib Dikunjungi Kolektor

29 Agu 2026

Komdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet Pelanggan

31 Agu 2026

Manuskrip Al-Qur’an Berusia 180 Tahun dari Aceh Mulai Didigitalisasi

1 Sep 2026

Transaksi Indonesia-Singapura Bisa Pakai Rupiah dan Dolar Singapura Tanpa US$

2 Sep 2026

Prabowo Targetkan Tutup 700 BUMN hingga Akhir 2026

3 Sep 2026

Saat Serayu Jadi Pengantin dalam Prosesi Manten Gethek

4 Sep 2026

Kali Odo Semarang, Sungai yang Justru Deras saat Kemarau

7 Sep 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: