BerandaHits
Jumat, 12 Nov 2020 08:27

Antisipasi Kemungkinan Merapi Erupsi, Stupa Borobudur Diselimuti Terpaulin

Stupa Candi Borobudur mulai ditutup terpaulin sebagai antisipasi kemungkinan erupsi Merapi. (Beritamagelang.id)

Pengurus Candi Borobudur mulai menerapkan antisipasi kemungkinan erupsi merapi. Sejumlah stupa candi dan lorong kini mulai ditutupi dengan terpaulin.<br>

Inibaru.id - Stupa dan lorong Candi Borobudur mulai ditutupi dengan terpaulin oleh petugas dari Balai Konservasi Borobudur (BKB). Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan erupsi Gunung Merapi.

Penutupan stupa candi dilakukan di lantai 8 dan lorong lantai 1. Penggunaan terpaulin sebagai penutup stupa ditujukan agar bagian candi ini nggak sampai terlalu lembap. Hanya, dari 32 stupa yang ada di lantai 8 candi, belum semuanya ditutupi.

Kepala BKB Wiwit Kasiyati memberikan penjelasan terkait dengan penutupan stupa teras (lantai) 8 yang memiliki 32 stupa dan lantai lorong 1 keliling. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif antisipasi erupsi Merapi.

"Kita melakukan tindakan preventif dan antisipasi agar nanti ketika terjadi erupsi dan arah abunya ke barat-utara ke arah Magelang, Candi Borobudur sudah aman," katanya di Kantor BKB, Rabu (11/11/2020).

Penutupan ditujukan demi melindung candi dari dampak abu vulkanik yang bisa merusak. (Medcom/ANTARA Foto/Anis Efizudin)

Wiwit menambahkan kalau terpaulin juga sudah digelar di lorong lantai 1. Sedangkan di lantai lainnya sudah disiapkan di lokasi. Selain itu, dia mengaku pihaknya masih nyicil proses penutupan untuk lantai lorong 1.

“Jadi jika erupsi itu terjadi dan abunya mengarah ke Magelang, kita segera melakukan tindakan menutup stupa yang lainnya. Terpal ini tahan lama dan tidak merusak batu," ujar dia.

Sementara itu, Koordinator Kelompok Kerja Pemeliharaan Kawasan Cagar Budaya (KCB) Borobudur Bramantara menambahkan kalau dalam mengelola warisan budaya dunia, pihaknya sudah mempersiapkan sistem disaster risk manajemen atau manajemen pengelolaan bencana.

"Walaupun kita berdoa bersama bahwa erupsi tidak terjadi. Misalkan terjadi juga dengan skala yang kecil dibandingkan 2010," katanya.

Status Gunung Merapi telah ditingkatkan sehingga ada kemungkinan terjadi erupsi. (Flickr/Tiket2.com)

Sepengalaman Bramantara tentang erupsi pada 2010, saat itu debu vulkanik susah dibersihkan dari Candi Borobudur. Padahal, debu vulkanik tersebut bisa mengikis bebatuan candi. Karena alasan inilah mereka kini memilih untuk melakukan tindakan pencegahan.

"Makanya saat ini kita tetap memantau perkembangan Merapi itu bisa macem-macem. Itu kan bisa kita monitoring makanya kita nyicil melakukan tanggap bencana ini dengan melakukan pemasangan cover untuk melindungi batu Candi Borobudur dari abu Merapi," terangnya.

Bramantara mengaku jika semua bagian candi memang belum dipasangi terpaulin. Prosesnya nggak mudah dan membutuhkan waktu. Selain itu, mereka juga mengalami keterbatasan petugas.

Semoga saja Merapi tetap baik-baik saja, ya, Millens. (Det/IB28/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: