BerandaBudaya
Kamis, 20 Sep 2017 15:30

Temukan Kerukunan Antar-Umat Beragama dan Budaya di Rumah Panjang

Rumah Panjang di Perbatasan Indonesia-Malaysia (Photo Kredit: Good News From Indonesia)

Tak hanya dijadikan tempat tinggal, rumah panjang juga menjadi tempat kerukunan antar-umat beragama dan budaya berbeda selalu dijaga.

Inibaru.id - Masyarakat Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, menyebut rumah panjang sebagai bangunan yang terdiri atas beberapa petak ruangan yang berderet memanjang. Jika biasanya rumah yang kita kenal hanya akan dihuni satu atau beberapa keluarga, maka rumah yang sebagian besar bahannya adalah kayu ulin ini bisa dihuni oleh 15 hingga 30 keluarga.

Seperti rumah panggung, rumah ini juga dilengkapi tangga. Sisi terdepan dari rumah panjang adalah ruang terbuka memanjang yang dijadikan teras oleh semua keluarga penghuninya. Untuk setiap petak rumah, kita bisa menemukan ruang tamu, dapur, dan kamar.

Tak hanya bentuknya yang sangat unik, posisinya secara geografis yang berbatasan langsung dengan wilayah Sarawak, Malaysia, juga menjadikan rumah panjang ini semakin menarik.

Baca juga: Meminta Hujan, Warga Probolinggo Melakukan Tarung Ojung Sabet Rotan

Bulan Juli 2017 lalu, Tim peneliti Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kementerian Agama RI melakukan penelitian kehidupan keagamaan di kawasan perbatasan. Tumenggung Ubang, salah seorang penghuni rumah panjang, menyebutkan bahwa rumah panjang ini bisa dijadikan contoh kerukunan warga yang sangat kuat.

“Para tetua adat, tumenggung, dan patih yang mengayomi umat Katolik dan Protestan (Suku Iban), serta penggawa yang memangku umat Islam (Melayu), menyatakan rumah panjang sebagai rumah bersama,” kata Ubang sebagaimana dikutip dari satuharapan.com (25/7).

Rumah panjang ternyata sudah kerap dipakai sebagai tempat musyawarah dan mediasi jika terjadi permasalahan agama, persoalan adat istiadat, dan berbagai permasalah lainnya yang dialami oleh warga.

Baca juga: Si Kerambit, Kecil-kecil Mematikan

“Mekanisme adat bekerja secara lentur menyelesaikan persoalan. Prinsip kebersamaan hak dan kewajiban, sikap saling menghargai antar keluarga terbangun di ruang terbuka,” tutur Kustini Kosasih, salah satu peneliti dari Kementerian Agama.

Kustini juga menyebutkan bahwa sejak usia dini, anak-anak di rumah panjang sudah diperkenalkan dengan perbedaan, termasuk perbedaan agama dan kehidupan sosial. Jika terjadi perkawinan beda agama, maka kedua pemangku adat akan mengadakan sidang untuk bermusyawarah.

I Nyoman Yoga, peneliti lainnya, menyebutkan bahwa masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia mampu menerapkan cara mengatasi masalah dengan cara yang sangat luar biasa. Setiap masalah harus benar-benar tuntas hingga ke akar-akarnya. Jika musyawarah di rumah panjang tidak mampu menyelesaikannya, maka masalah ini akan dilanjutkan di balai adat yang melibatkan dewan adat dari suku yang ada. (AW/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: