BerandaAdventurial
Rabu, 17 Apr 2018 08:49

Spot Swafoto Berlatar Eksotis dari Botol Bekas yang Tersusun Rapi

Pemandangan pagi hari di Mawar Camp Area. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Menepi sejenak dari padatnya rutinitas yang menjenuhkan nggak ada salahnya lo, Millens. Kamu bisa mencoba refreshing dengan menikmati sejuknya udara pegunungan di Mawar Camp Area.

Inibaru.id – Menikmati udara sejuk khas pegunungan sambil nge-camp di Mawar Camp Area memang menyenangkan. Kita bisa refreshing dan lepas sejenak dari jenuhnya rutinitas, terlebih bagi kamu yang terbiasa hidup di tengah riuhnya perkotaan. Menghabiskan akhir pekan dengan menikmati sunrise sambil menginap di Mawar Camp Area bisa jadi solusi tepat loh!

Berada di Dusun Kluwihan, Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, jarak Mawar Camp Area dari Kota Semarang nggak jauh kok. Yeah, masih mudah dijangkau lah. Kalau jalanan lancar, perjalananmu nggak akan memakan waktu lebih dari 1,5 jam naik kendaraan bermotor.

Saban akhir pekan, pengunjung Mawar Camp Area begitu ramai memenuhi camping ground. Mayoritas pengunjung berasal dari Kota Semarang dan sekitarnya yang memang ingin mencari ketenangan. Sebagian hanya singgah untuk melanjutkan perjalanan menuju puncak Gunung Ungaran, tapi nggak sedikit pula yang memang cuma pengin ngecamp di tempat yang dikenal juga dengan sebutan Base Camp Mawar ini.

Nah, kian bertambahnya pengunjung membuat pihak pengelola Mawar Camp Area terus berinovasi untuk mengembangkan fasilitas umum dan pendukungnya. Pengembangan fasilitas ini diinisiasi oleh Sakpala (Solidaritas Anak Kluwihan Peduli Alam), yakni para pemuda Dusun Kluwihan yang peduli akan keberadaan Mawar Camp Area.

Sakpala secara swadaya membangun fasilitas umum seperti kamar mandi dan musala. Semuanya dikelola dengan baik demi menciptakan kenyamanan untuk pengunjung. Ada pula fasilitas pendukung yang baru-baru ini dibuat, yaitu spot swafoto dari susunan botol-botol bekas. Yang menarik, botol bekas itu dikumpulkan dari sampah pengunjung. Semacam satire kali ya? Ha-ha.

Berswafoto di Mawar Camp Area. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Sampah botol itu disusun hingga menyerupai bentuk tanda cinta, bintang, gapura, dan gua berukuran besar. Dwi Ahmad, salah seorang pengurus Sakpala, mengatakan, ide itu muncul selepas mereka menghadiri penanaman pohon di Purworejo. Tiap ikon itu, lanjutnya, dikerjakan bersama seluruh anggota Sakpala, dengan memakan waktu sekitar 1-3 minggu per bentuknya. Wah!

“Ya, semula kami melihat spot foto saat menghadiri penanaman pohon massal di Gunung Kelir, Kabupaten Purworejo. Nah, dari situ kami jadi terinspirasi,” kata Dwi saat ditemui Inibaru.id di Pos Sakpala belum lama ini.

Bintang dan Cinta

Tanda cinta dan bintang menjadi ikon yang paling banyak digunakan pengunjung Mawar Camp Area sebagai latar berswafoto. Ini karena di belakang dua ikon tersebut terhampar latar ngarai dan pepohonan hijau yang begitu menawan. Dwi mengatakan, Sakpala memang sengaja mengatur letak instalasi itu dengan latar belakang yang pas agar menghasilkan foto yang bagus.

Gimana, Millens, siap berswafoto di sini? Nah, kalau kamu pengin nge-camp di tempat sejuk ini tapi nggak punya peralatan camping, tenanglah, karena Sakpala juga menyewakan berbagai peralatan camping. Beberapa peralatan yang mereka sewakan di antaranya tenda, matras, hingga sleeping bag. 

So, siapkan kameramu ya, Millens! Jangan lupa kalau sudah berswafoto, colek Inibaru.id ya! Salam! (Mayang Istnaini/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: