BerandaAdventurial
Kamis, 23 Mei 2018 12:37

Geleang, Pulau Kecil di Karimunjawa yang Penuh Pesona

Pulau Geleang (nasirullahsitam.com)

Hampir semua pulau di Karimunjawa menyimpan eksotismenya masing-masing, nggak terkecuali Pulau Geleang. Kendati termasuk kecil, pulau yang berada di sisi barat Pulau Karimunjawa itu memiliki pesona yang bakal bikin kamu nggak akan melupakannya. Apakah itu?

Inibaru.id – Kepulauan Karimunjawa di Jepara, Jawa Tengah, adalah surga bagi para pencinta suasana pantai dan laut. Nah, Pulau Geleang adalah salah satu primadonanya. Kendati terhitung pulau kecil, pulau berpasir putih itu menjadi salah satu lokawisata di Karimunjawa dengan pemandangan palingkeren.  

Mengutip Piknikasik.com, Geleang hanya memiliki luas daratan sekitar 24 hektare. Meski demikian, pesona alamnya jauh melampaui ukurannya yang mini. Hampir tiap hari pulau tersebut ramai dikunjungi pengunjung.

Menawarkan panorama yang indah dan menawan dengan pantai pasir putihnya yang cantik dan bersih, siapa yang nggak tergoda untuk mengunjunginya? Air lautnya juga jernih dengan jajaran pohon kepala dan cemara yang rindang di sekeliling pulau.

Ayunan di Pulau Geleang yang biasa menjadi spot foto wisatawan. (idntimes.com)

Berkunjunglah saat air laut tengah surut, karena akan ada pantai landai yang seluas lapangan sepak bola di tempat itu. Kamu bisa berpuas-puas bermain di pantai putih di sana.

Di pulau yang berada di sebelah sisi barat Pulau Karimunjawa itu, banyak aktivitas liburan dan bersantai yang bisa kamu lakukan. Kamu bisa berjemur (tanning), bermain pasir pantai, berswafoto dengan latar pemandangan yang kece, atau berenang di tepian pantai yang cukup dangkal.

Selain itu, bagi kamu yang hobi memancing, ada spot memancing yang memungkinkanmu memperoleh ikan yang cukup besar. Kemudian, untuk kamu yang suka menyelam atau snorkeling, ada banyak spot terumbu karang di sekeliling pulau dengan biota lautnya yang masih alami.

Pulau "mini" di Kepulauan Karimunjawa yang ramai dikunjungi wisatawan. (httpkarimun.blogspot.co.id)

Eits, tapi kamu perlu berhati-hati saat mengeksplorasi Geleang, karena masih banyak ikan pari di perairan dangkal pulau tersebut yang. Sebagai informasi, ikan pari memiliki sengatan beracun yang cukup berbahaya buatmu.

Santap Seafood

Puas berjalan-jalan di Geleang, paling engak menikmati santap siang, atau bisa berbuka kalau berkunjung pas Ramadan, dengan seafood yang dimasak barbeque atau ikan bakar sembari bersantai di bawah rindangnya pepohonan. Hm, terdengar seru, bukan?

Membakar ikan di Pulau Geleang. (irvanadamblog.wordpress.com)

Kalau sehari di Geleang nggak cukup memuaskanmu, kamu bisa kok membawa tenda dan berkemah di sana. Ada sumur yang menyediakan air tawar di pulau tersebut. Fasilitas toilet di tempat itu juga cukup memadai. Namun, ingat, jangan lupa menyewa kapal untuk perjalanan pulangmu nantinya.

Untuk menuju Geleang, kamu bisa menggunakan kapal wisata dari pelabuhan rakyat di Karimunjawa dengan waktu tempuh sekitar 1-1,5 jam. Namun, sebelum pergi, kamu harus mempertimbangkan kapan waktu yang tepat untuk berkunjung ke sana, karena Geleang hanya bisa dikunjungi ketika musim kemarau atau musim timur, yakni saat arah angin berasal dari timur.

Pada musim kemarau dan musim timur, curah angin dan ombak sedikit terhalang bukit atau gunung di Pulau Karimunjawa. Sementara, pada musim hujan atau musim barat (arah angin berasal dari barat), kapal harus melawan angin dan ombak laut. Ini akan menyulitkan kapal menuju Geleang sekaligus berbahaya bagi keselamatan penumpangnya.

Pulau Geleang. (Piknikasik.com)

Well, jika kamu ingin mencari suasana pulau yang nggak terlalu luas sehingga bisa kamu jelajahi, Geleang bakal cocok untukmu. Jadi, mumpung masih musim kemarau, yuk bikin rencana perjalananmu! (IB05/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: