BerandaAdventurial
Rabu, 4 Agu 2020 13:31

Pohon Pengantin Salatiga, si Kesepian Pelanggeng Asmara Dua Insan

terletak di tengah hamparan sawah. (Shutterstock)

Tumbuh sendirian di tengah hamparan sawah, Pohon Pengantin di Salatiga ini dipercaya dapat membuat hubungan awet. Namun di balik kepopulerannya, pohon istimewa ini menyimpan cerita lengkap dengan mitosnya.

Inibaru.id – Salatiga, sebuah kota dingin yang terletak antara Kabupaten Semarang dan Magelang ini punya banyak potensi wisata. Mulai dari wisata alamnya yang menawarkan suasana asri nan dingin, hingga wisata kuliner dan adventure park yang menantang. Namun jika datang ke Salatiga, nggak ada salahnya untuk mengabadikan momen di Pohon Pengantin.

Pohon yang berdiri sendiri di pematang sawah ini terletak di Jalan Siranda, Pulutan, Kota Salatiga, Millens! Keunikannya membuat pohon ini membuatnya dianggap istimewa bagi beberapa orang sehingga kerap dikunjungi. Meski begitu, lokasinya bukanlah lokasi wisata resmi yang dipungut tiket masuk lo!

Indah banget kan? (Random Nondya)

Bagi masyarakat yang pernah berkunjung, penampakan pohon ini pasti punya penampakan berbeda dari pohon yang lain. Bentuknya meliuk-liuk bak ular. Bagian batangnya yang sedikit horizontal membuatnya tampak seperti membentuk tempat duduk yang nyaman. Dari kejauhan, pohon ini tampak seperti bonsai.

Lokasinya kerap menjadi tujuan muda-mudi di kala senja atau fajar. Kebanyakan dari mereka memburu golden sunset di sana yang pastinya terlihat ciamik. Bahkan warga setempat menyebut pohon tersebut menjadi lokasi pengambilan foto pranikah.

Menyimpan Mitos

Lalu, mengapa sebatang pohon di hamparan sawah tersebut bisa dijuluki pohon pengantin? Ternyata sebuah mitos yang beredar menyebutkan bahwa pohon tersebut merupakan jelmaan dari sepasang pengantin. Sayangnya, nggak pernah diketahui di mana pohon yang satunya tumbuh.

Salah seorang warga setempat mengatakan bahwa dahulu ada dua pohon di lokasi tersebut. Sayangnya salah satunya harus ditebang. Dari mitos yang beredar, pohon yang juga dijuluki pohon cinta ini juga dapat melanggengkan hubungan asmara buat pasangan yang mengunjunginya lo!

Disadari atau tidak, pohon yang tumbuh sendirian di suatu tempat bakal terlihat sangat istimewa. Biasanya berbagai kisah bakal menyelimuti keberadaan pohon unik tersebut. Baik itu adalah kisah untuk tumbuh dan bertahan hidup sendiri, hingga klenik yang tersimpan di dalamnya.

Pohon Pengantin saat senja. (Situs berita online)

Kisah pohon yang istimewa ini bisa ditemui dalam mitologi Nordik. Bagi orang Eropa Utara (Skandinavia) zaman dahulu, terdapat pohon yggdrasil yang diceritakan sebagai pohon kehidupan yang berdiri sendiri. Pohon ini punya ukuran sangat besar dan keramat. Konon, pohon ini dapat menghubungkan Sembilan dunia dalam kosmologi Nordik.

Saking populernya, pohon pengantin membuat salah seorang musikus Salatiga Erfix Bahtiar mempersembahkan sebuah lagu dengan judul “Pohon Pengantin”. Sayangnya kini banyak tangan jahil yang melukai batang pohon ini.

Kamu sendiri tertarik mengunjungi pohon istimewa yang satu ini? Jangan lupa untuk menjaga kelestariannya ya! (GNFI/IB27/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Ikuti Tren Nasional, Angka Pernikahan di Kota Semarang Juga Turun

9 Nov 2024

Belajar dari Yoka: Meski Masih Muda, Ingat Kematian dari Sekarang!

9 Nov 2024

Sedih dan Bahagia Disajikan dengan Hangat di '18x2 Beyond Youthful Days'

9 Nov 2024

2024 akan Jadi Tahun Terpanas, Benarkah Pemanasan Global Nggak Bisa Dicegah?

9 Nov 2024

Pemprov Jateng Dorong Dibukanya Kembali Rute Penerbangan Semarang-Karimunjawa

9 Nov 2024

Cara Bijak Orangtua Menyikapi Ketertarikan Anak Laki-laki pada Makeup dan Fashion

9 Nov 2024

Alasan Brebes, Kebumen, dan Wonosobo jadi Lokasi Uji Coba Program Makan Bergizi di Jateng

9 Nov 2024

Lebih Dekat dengan Pabrik Rokok Legendaris di Semarang: Praoe Lajar

10 Nov 2024

Kearifan Lokal di Balik Tradisi Momongi Tampah di Wonosobo

10 Nov 2024

Serunya Wisata Gratis di Pantai Kamulyan Cilacap

10 Nov 2024

Kelezatan Legendaris Martabak Telur Puyuh di Pasar Pathuk Yogyakarta, 3 Jam Ludes

10 Nov 2024

Warga AS Mulai Hindari Peralatan Masak Berbahan Plastik Hitam

10 Nov 2024

Sejarah Pose Salam Dua Jari saat Berfoto, Eksis Sejak Masa Perang Dunia!

10 Nov 2024

Memilih Bahan Talenan Terbaik, Kayu atau Plastik, Ya?

10 Nov 2024

Demo Buang Susu; Peternak Sapi di Boyolali Desak Solusi dari Pemerintah

11 Nov 2024

Mengenang Gunungkidul saat Masih Menjadi Dasar Lautan

11 Nov 2024

Segera Sah, Remaja Australia Kurang dari 16 Tahun Dilarang Punya Media Sosial

11 Nov 2024

Berkunjung ke Museum Jenang Gusjigang Kudus, Mengamati Al-Qur'an Mini

11 Nov 2024

Tsubasa Asli di Dunia Nyata: Musashi Mizushima

11 Nov 2024

Menimbang Keputusan Melepaskan Karier Demi Keluarga

11 Nov 2024