BerandaAdventurial
Kamis, 18 Mar 2026 11:01

Mudah Didaki Tapi Cantik, Puncak Argopuro di Gunung Lasem Cocok Buat Pendaki Tektok

Pemandangan Puncak Argopuro di Gunung Lasem. (Visitcentraljava)

Inibaru.id- Kalau kamu sedang mencari destinasi pendakian yang nggak terlalu tinggi tapi punya pemandangan kelas wah, Puncak Argopuro di Gunung Lasem, Rembang, Jawa Tengah, bisa jadi jawabannya. Dengan ketinggian sekitar 806 mdpl, puncak ini memang nggak setinggi gunung-gunung populer lain di Jawa Tengah. Tapi soal panorama? Jangan diremehkan.

Gunung Lasem sendiri membentang di bagian tengah Kabupaten Rembang, dari Pegunungan Kapur Utara hingga mendekati pesisir pantura. Kawasannya juga meliputi beberapa kecamatan seperti Lasem, Pancur, hingga Sedan. Selain tergolong ramah untuk pendaki pemula, gunung ini menyimpan pesona yang bikin orang ketagihan naik lagi.

Untuk menuju Puncak Argopuro, jalur yang paling sering dipakai adalah lewat Desa Nyode, Kecamatan Pancur. Kendaraan roda dua maupun roda empat bisa masuk sampai desa terakhir, yakni Desa Ngroto. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki. Alternatif lainnya, kamu bisa naik dari arah barat melalui Desa Gowak atau Desa Kajar, Kecamatan Lasem.

Waktu tempuh pendakian relatif singkat, sekitar tiga jam dengan melewati tiga pos. Trek-nya tidak terlalu sulit dan cukup bersahabat, bahkan untuk pendaki pemula yang baru mau “naik kelas” dari bukit ke gunung. Tapi tetap ya, jangan lengah. Saat musim hujan, jalur bisa jadi licin dan kamu harus ekstra hati-hati.

Puncak Argopuro cenderung mudah untuk didaki. (Zulfa Muntafa)

Sesampainya di puncak, rasa capek biasanya langsung terbayar lunas. Dari atas Argopuro, kamu bisa melihat hamparan Laut Jawa di sisi utara, Kota Rembang dan Lasem yang tampak kecil dari ketinggian, serta Gunung Muria di sebelah barat. Kalau cuaca sedang bersahabat, puncak Gunung Lawu di arah selatan juga terlihat samar tapi megah. Belum lagi lautan awan putih yang terkadang muncul seperti karpet raksasa di bawah kaki.

Evi, seorang pemuda asal Rembang, mengaku baru kali pertama mendaki Argopuro saat liburan kuliah. Meski sempat kelelahan di tengah perjalanan, ia merasa semua itu terbayar begitu sampai di puncak.

“Kebetulan bisa melihat lautan awan pas matahari terbit. Jadi rasa capeknya pas mendaki langsung hilang,” ucapnya pada Jumat (27/2/2026).

Karena durasi pendakiannya relatif singkat, banyak pendaki memilih tektok alias naik-turun dalam satu hari tanpa berkemah. Cocok buat kamu yang ingin healing singkat tanpa perlu repot bawa banyak perlengkapan.

Menariknya lagi, kawasan Gunung Lasem juga dikenal sebagai habitat beberapa satwa seperti elang hitam dan kijang, serta punya cerita geologi yang unik karena termasuk gunung api dengan karakter magma khusus. Jadi selain menikmati alam, ada nilai edukasi juga di balik pendakian ini.

Sebelum pulang, jangan lupa mampir ke Desa Kajar untuk mencicipi wedang mawar yang jadi minuman khas kaki Gunung Lasem. Hangat, wangi, dan pas banget diminum setelah turun gunung.

Jadi, kapan mau coba menaklukkan Puncak Argopuro di Gunung Lasem, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: