BerandaAdventurial
Senin, 17 Jun 2018 12:00

Menyesap Teh Langsung dari Asalnya di Agrowisata Pagilaran

Kebun teh Pagilaran. (Wisatajateng.com)

Mau menjajal keseruan jalan-jalan di antara kebun teh dan mencoba memetik daun teh? Kalau iya, berarti kamu wajib mengunjungi Kebun Teh Pagilaran yang berada di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Inibaru.id – Main-main ke kebun teh tampaknya menyenangkan, ya, Millens? Nah, kalau kamu sedang berada di sekitar Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Batang, kamu perlu berkunjung ke Kebun Teh Pagilaran.

Kebun teh seluas 1.130 hektare ini menawarkan panorama pegunungan yang asri dan hijau. Udaranya sejuk banget, lo. Bahkan, pada pagi hari suhunya bisa mencapai 16 derajat. Wajar saja, ini dikarenakan posisi kebun teh yang berada 600 hingga 1.600 meter di atas permukaan air laut.

Yang asyik, kamu juga bisa melihat proses pembuatan teh di pabrik peninggalan Belanda yang masih beroperasi. Setiap tahun, sekitar 8.000 ton teh diproduksi, seperti ditulis Kompas.com (3/5/2018). Kebun ini mengirim teh hitam dan teh hijau premium ke Jepang, Inggris, Rusia, dan Amerika. Kurang lebih 70-80 persen teh Pagilaran memang diprioritaskan untuk diekspor, Millens.

Selain melihat proses pembuatan teh, kamu juga bisa sekaligus menilik mesin-mesin teh "kuno" yang berukuran cukup besar. Oya, untuk proses produksi, kamu hanya bisa mengamatinya via layar kaca agar proses itu tetap terjaga higienitasnya. 

Pagilaran. (Kompas.com)

Tea Walk

Agrowisata Pagilaran bakal cocok banget kamu jadikan sebagai lokawisata keluarga, untuk reunian, atau sekadar ngumpul bareng komunitas. Nggak perlu bingung jika pengin bermalam di sini, karena ada sejumlah hotel, vila, atau losmen yang bisa kamu sewa. Harganya juga cukup bersahabat.

Esoknya, kamu bisa menikmati jalan-jalan santai di kebun teh, yang biasa disebut "tea walk", sepanjang kurang lebih enam kilometer. Ada dua trek yang bisa kamu pilih. Kamu bisa berjalan di perkebunan sekitar pabrik atau terlebih dahulu naik truk menuju dataran yang lebih tinggi sekitar tiga kilometer dari tempatmu menginap.

Banyak spot foto menarik untukmu berswafoto. Untuk kamu yang nggak suka berswafoto, sejumlah objek menarik juga bisa kamu bidik jika beruntung, misalnya para ibu pemetik teh yang biasa bekerja sejak pagi buta.

Puas tea walking, jangan lupa mencicipi teh produksi Pagilaran. Produk mereka memang nggak banyak dijual di Indonesia, tapi tetap bisa kamu beli di kantor agrowisata tersebut. Kamu bisa minum teh di tempat atau membeli teh bubuk sebagai oleh-oleh. Harganya variatif, mulai dari Rp 800-350.000.

Pagilaran. (Wovgo.com)

Kebun teh Pagilaran berada di Kecamatan Blado. Dari alun-alun kota, kamu harus menempuh perjalanan selama kurang lebih satu jam berkendara ke arah selatan. Begitu tiba di Blado, kamu bakal dipandu papan penunjuk arah yang banyak terpasang di pinggir jalan.

Tikungan tajam dan jalur yang menanjak sepanjang jalan akan terbayarkan begitu kamu memasuki wilayah agrowisata dengan tiket masuk sekitar Rp 5.000 ini. 

Buat kamu pencinta teh, datanglah ke sini setidaknya sekali dalam hidupmu, Millens! Kamu nggak bakal menyesal! Ha-ha. (IB08/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: