BerandaAdventurial
Jumat, 5 Nov 2020 15:55

Dilarang Naik Rinjani 2 Tahun, Fiersa Besari: Saya Nggak Patut Dicontoh

Fiersa Besari dihukum nggak boleh mendaki Gunung Rinjani dua tahun. (instagram.com/fiersabesari)

Fiersa Besari dihukum Balai Taman Nasional Gunung Rinjani nggak boleh mendaki gunung tersebut selama dua tahun. Dia pun memberikan klarifikasi terkait hal ini. Seperti apa ya katanya?

Inibaru.id – Seniman yang digandrungi anak muda indie-kopi-senja masa kini Fiersa Besari dikabarkan mendapatkan hukuman nggak boleh mendaki Gunung Rinjani selama dua tahun. Dia mendapatkan hukuman dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) bersama dengan ribuan pendaki lainnya.

Menurut Kepala BTNGR Dedy Asriady, Fiersa dan pendaki lainnya melakukan kesalahan dengan melanggar standar operasional prosedur (SOP) pendakian Gunung Rinjani.

“Yang bersangkutan nggak boleh mendaki lagi Gunung Rinjani selama dua tahun. Padahal, dia sudah tiga kali datang ke sini,” ungkap Dedy pada Rabu (4/11/2020).

Fiersa sudah meminta maaf karena melakukan kesalahan. (instagram.com/fiersabesari)

Dedy juga menyebut Fiersa sudah meminta maaf dan memberikan klarifikasi melalui telepon. Meski begitu, Fiersa tetap mendapatkan hukuman. Dia juga diminta untuk membuat video permintaan maaf terbuka di media sosialnya.

“Iya, mereka sudah klarifikasi ke kami sendiri dan mengakui kesalahannya. Nggak hanya ke TNGR, mereka juga meminta maaf ke warga Lombok dan berjanji nggak mengulangi kesalahannya,” lanjut Dedy.

Melalui akun Instagram pribadinya, Fiersa (@Fiersabesari) telah mengunggah video permintaan maaf ini. Dia mengaku melakukan kesalahan lantaran menghabiskan waktu terlalu lama alias overtime saat mendaki di salah satu gunung terindah di Indonesia ini pada 11 Oktober 2020.

Dia melakukan pendakian selama empat hari karena mengalami cuaca buruk saat berada di gunung.

Hukuman tetap diberlakukan kepada Fiersa Besari. (instagram.com/fiersabesari)

“Angin waktu itu cukup kencang, jadi kami nggak melanjutkan pendakian ke puncak. Saya jadi overtime sehingga sekarang di-blacklist. Saya meminta maaf kepada semua pendaki. Hukuman ini menunjukkan tindakan saya nggak patut dicontoh,” ucapnya dalam video dengan durasi 4 menit 31 detik tersebut.

FYI, standar operasi pendakian di gunung selama masa pandemi adalah dua hari satu malam. Sementara, Fiersa menginap lebih dari ketentuan tersebut. Selain itu, dia dan rombongannya juga disebut-sebut nggak membawa pulang sampah. Inilah yang membuatnya dijatuhi hukuman.

Dedy berharap hukuman ini memberikan efek jera sekaligus pelajaran bagi pendaki-pendaki lainnya agar menaati peraturan sekaligus menjaga alam.

Kalau menurut kamu, hukuman ini memang pantas diberlakukan bagi Fiersa Besari nggak nih, Millens? (Det/IB09/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Ganti Karangan Bunga dengan Tanaman Hidup, Imbauan Bupati Temanggung Terpilih

19 Feb 2025

Perjalanan Kasus Korupsi Wali Kota Semarang sebelum Resmi Jadi Tersangka KPK

20 Feb 2025

Tiongkok Buka Lowongan 'Pasukan Pertahanan Planet': Cegah Asteroid Hantam Bumi

20 Feb 2025

Mudik Gasik, Kebiasaan Unik Warga Kampung Satai di Boyolali Sambut Sadranan

20 Feb 2025

Operasi Pasar GPM Digelar Pemerintah Jelang dan Selama Ramadan 2025

20 Feb 2025

'Kabur Aja Dulu' adalah Autokritik untuk Kebijakan yang Lebih Baik

20 Feb 2025

Profil Sukatani, Band Purbalingga yang Tarik Lagu karena Dianggap Singgung Polisi

21 Feb 2025

Tidak Ada Lagi Subsidi BBM pada 2027, Klaim Luhut Binsar Pandjaitan

21 Feb 2025

Mengapa Huruf N pada Tulisan Nutella Berwarna Hitam?

21 Feb 2025

Polda Jateng Gelar Ramp Check di Mangkang: Uji Emisi dan Cek Fasilitas Keselamatan

21 Feb 2025

Di Masjid Sheikh Zayed Solo Kamu juga Bisa Cari Jodoh!

21 Feb 2025

Serunya Menonton Pesawat Lepas Landas dan Mendarat di Gardu Pandang YIA Kulon Progo

21 Feb 2025

UMKM Perlu Prioritaskan Pajak dan Legalitas untuk Hindari Risiko Kerugian

21 Feb 2025

Faceless Content: Solusi bagi Introvert yang Ingin Menjadi Kreator

21 Feb 2025

Sejarah Kode ACAB yang Kembali Populer setelah Klarifikasi Sukatani

22 Feb 2025

Viral Band Sukatani Minta Maaf dan Tarik Lagu, Polda Jateng Klaim Menghargai Kebebasan Berekspresi

22 Feb 2025

Warteg Warmo, Lokasi yang Jadi Inspirasi Lagu 'Begadang' Rhoma Irama

22 Feb 2025

Memahami Rasa Trauma dan Duka Mendalam lewat Film 'The Graduates'

22 Feb 2025

Sejarah Nama Kawasan Kalibanteng di Kota Semarang

22 Feb 2025

Janji Bupati; Rembang Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kendal Lanjutkan Pembangunan

22 Feb 2025