BerandaTradisinesia
Kamis, 17 Jan 2024 10:56

Tradisi di Jawa yang Digelar pada Bulan Rajab

Ritual Peksi Burak, tradisi memeringati Isra Miraj yang diselenggarakan oleh keraton Yogyakarta. (Kratonjogja)

Memasuki bulan Rajab, kita akan melihat banyak tradisi yang dilakukan untuk memeringati peristiwa Isra Miraj. Di Jawa, ada beberapa tradisi Rajaban yang sudah terkenal dan rutin dilaksanakan. Apa saja itu?

Inibaru.id - Sekarang kita sudah memasuki bulan Rajab dalam penanggalan Hijriyah dan Jawa. Itu artinya sebentar lagi umat Islam di Nusantara akan memeringati peristiwa Isra Mikraj pada 27 Rajab. Isra Mikraj merupakan peristiwa Nabi Muhammad melakukan perjalanan dari Masjidilharam (Makkah) ke Masjidilaksa (Palestina) dengan Burak, dan dari Masjidilaksa ke Sidratulmuntaha menghadap Allah lalu mendapatkan perintah sholat.

Karena ada peristiwa besar tersebut, nggak heran umat Islam menganggap bulan ke tujuh ini sebagai bulan yang istimewa. Oleh sebab itu, ada bermacam tradisi yang rutin digelar di beberapa daerah di Jawa. Tradisi tersebut sudah lama ada dan dilakukan secara turun temurun. Inilah acara-acara yang biasanya digelar di Bulan Rajab.

1. Ritual Peksi Burak

Peksi Burak di Yogyakarta menjadi salah satu tradisi Isra Mikraj yang paling semarak. Kirab budaya yang satu ini memang sudah dilakukan secara rutin selama ratusan tahun yang lalu di keraton Yogyakarta.

Peksi Burak terbuat dari buah dan kulit jeruk bali. Kulit tersebut dibentuk dan diukir menyerupai badan, leher, kepala, dan sayap burung. Burung jantan diberi jengger untuk membedakannya dari burung betina.

Masing-masing Peksi Burak diletakkan di atas sebuah sarang (susuh) yang dirangkai dari daun kemuning sebagai tempat bertengger. Peksi Burak dan susuh diletakkan di bagian paling atas dari pohon buah dengan disangga oleh ruas-ruas bambu.

2. Ambengan

Ambengan adalah salah satu tradisi yang diselenggarakan pada bulan Rajab. (Dokumentasi Pemkab Kebumen)

Ambeng adalah paket berisi makanan dengan beragam menu yang diletakkan dalam keranjang dari bambu berbagai ukuran. Hampir semua daerah mengenal tradisi Ambengan. Tradisi ini dilakukan warga sebagai bentuk syukur atas berkah yang diberikan Allah di bulan Rajab.

3. Nyadran

Nyadran merupakan salah satu tradisi dalam menyambut datangnya Ramadan. Nyadran biasanya dilaksanakan setiap hari ke-10 bulan Rajab atau saat datangnya bulan Syakban.

Dalam ziarah kubur, biasanya peziarah membawa bunga, terutama bunga telasih. Seusai berdoa, masyarakat menggelar kenduri atau makan bersama di sepanjang jalan yang telah digelari tikar dan daun pisang. Makanan yang dibawa harus berupa makanan tradisional seperti ayam ingkung, sambal goreng ati, urap sayur dengan lauk rempah, prekedel, tempe dan tahu bacem, dan lain sebagainya.

4. Jumenengan

Acara ini bernama Tingalan Jumenengan Dalem Keraton Surakarta Hadiningrat. Kegiatan yang dilaksanakan tiap 25 Rajab itu bertujuan untuk memperingati naiknya tahta Raja Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Tingalan Jumenengan Dalem Keraton Surakarta Hadiningrat sarat dengan budaya Mataram, mulai dari tempat jumenengan yang penuh filosofi, tarian Bedhaya Ketawang, kirab budaya, serta paesan.

Sebenarnya, nggak cuma di Jawa saja lo ada tradisi terkait bulan Rajab. Di beberapa daerah di luar Jawa juga banyak tradisi unik yang digelar pada bulan yang dimuliakan itu. Keberagaman tradisi itu membuktikan bahwa negara kita kaya akan tradisi dan kebudayaan warisan dari leluhur. Sebagai generasi muda, sudah seharusnya kita turut melestarikannnya. (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: