BerandaTradisinesia
Kamis, 20 Jun 2018 20:00

Sejarah Baju Koko sebagai Identitas Pria Muslim di Indonesia

Baju koko identik dengan pakaian pria muslim di Indonesia. (merdeka.com)

Selama ini kita tahu kalau baju koko identik dengan pakaian pria muslim di Indonesia. Tapi tahu nggak, baju koko sebenarnya merupakan baju sehari-hari pria Tionghoa lo.

Inibaru.id – Baju koko identik dengan pakaian untuk umat muslim pria ya, Millens. Di setiap hari raya atau acara keagamaan, baju itu seolah menjadi pakaian wajib pria muslim. Eits, tahu nggak kalau ternyata baju koko bukan berasal dari budaya muslim lo.

Melansir laman liputan6.com (6/7/15), baju koko merupakan hasil adopsi warga Betawi dari baju sehari-hari pria Tionghoa yang biasa disebut baju tui-khim. Masyarakat Indonesia mulai mengenal baju tui-khim saat warga Tionghoa mulai berniaga di Indonesia tuh.

Baju tui-khim. (fashionmuslimmodern.com)

“Baju koko saat itu punya engkoh-engkoh Tionghoa. Pada abad 17 mereka membawa busana itu. Mereka didatangkan VOC ke Batavia untuk membangun kota ini,” jelas Yahya Andi Saputra, sejarawan Betawi  pada merdeka.com (3/7/16).

Dipakai orang Tionghoa Kelas Menengah ke Bawah

Yahya menambahkan, pada saat itu warga Tionghoa belum merdeka dan masih menjadi budak orang Eropa. Ketika warga Tionghoa mendapat kemerdekaan, mereka nggak lagi memakai baju tui-khim. Hanya sebagian warga kelas menengah ke bawah yang masih memakai busana itu.

Baju koko pertama kali diadaptasi oleh warga Betawi. (seragamsilat.wordpress.com)

Yap, jadi istilah baju koko muncul karena dulunya baju itu digunakan oleh engkoh-engkoh atau pria keturunan Tionghoa. Baju koko juga merupakan wujud asimilasi budaya Tionghoa dan budaya muslim lo.

Tahu nggak, baju koko mulai marak digunakan pria muslim di Indonesia sejak 1980-an. Saat itu Islam mulai mendapat ruang dalam struktur negara maupun publik seperti sekarang. Awalnya baju koko hanya didominasi oleh warna putih sebagai lambang kesucian. Namun seiring berjalannya waktu, baju koko banyak didominasi oleh warna bahkan motif yang beragam.

Wah, sekarang kamu nggak hanya memakai baju koko saja. Tapi juga tahu sejarah di balik baju koko sebagai identitas pria muslim di Indonesia kan? Nah, Sobat Millens khususnya pria yang akan berlebaran, sudah beli baju koko belum? (IB10/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Seni, Tradisi, dan Ekspresi Keislaman di Festival Takjil Piji Wetan

22 Mar 2026

Menikmati Kesejukan Kebun Teh Sikatok di Wonosobo

22 Mar 2026

Ternyata, Kangkung Nggak Pernah Ada di Menu bagi Pasien Rumah Sakit

22 Mar 2026

Michael Spence, Teori Sinyal, dan Proses Rekrutmen di Perusahaan Modern

22 Mar 2026

Libur Lebaran, Jutaan Wisatawan Diprediksi Serbu Destinasi Wisata di Jateng

22 Mar 2026

Tester Makeup di Toko Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Virus

22 Mar 2026

7 Masjid Unik dan Bersejarah di Semarang; Dari 'Kapal Nabi Nuh' Sampai Menara Khas Melayu

22 Mar 2026

Mengapa di Label Informasi Gizi Makanan Ada Tulisan yang Dicetak Tebal?

23 Mar 2026

Segarnya Pemandangan Alam Air Terjun Kembang Soka di Kulon Progo, DIY

23 Mar 2026

Induced Demand dan Paradoks Pembangunan Jalan di Wilayah Urban

23 Mar 2026

Halalbihalal: Tradisi Pemersatu Bangsa yang Lahir dari Diplomasi Politik dan Seruan Pedagang Martabak

23 Mar 2026

Panci Presto Disulap Jadi Alat Sterilisasi Pangan, Solusi Murah buat UMKM Naik Kelas

23 Mar 2026

Menu Kuliner Nusantara saat Halalbihalal di Semarang, Ini Rekomendasinya!

24 Mar 2026

Cantiknya Pemandangan Alam Lembah Manah di Sluke, Kabupaten Rembang

24 Mar 2026

Hangat dan Sederhana; Berlebaran dengan Harira di Maroko

24 Mar 2026

Dehidrasi Bisa Bikin Mood Berantakan dan Otak Lemot

24 Mar 2026

Okupansi 'Hotel Anabul' Pet Central Semarang Full selama Periode Mudik

24 Mar 2026

Lapangan Tanah Liat Hijau Terbukti Lebih Cepat Capai Net Zero

24 Mar 2026

Lebih dari Sekadar Pantai, Begini Serunya Main ke Pantai Balongan Rembang

25 Mar 2026

Rekomendasi Restoran Ramen Halal di Tokyo yang Bisa Kamu Coba

25 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: