BerandaTradisinesia
Selasa, 24 Okt 2022 07:48

Rumitnya Kisah Cinta Maharesi Bisma dan Dewi Amba

Bisma menunggu titisan Amba untuk membebaskannya. (Katalogwayang)

Sejak zaman dahulu ada saja kisah cinta yang rumit sekaligus ruwet. Kalau kamu nggak percaya, simak nih betapa pedihnya cinta Bisma dan Amba berikut ini.

Inibaru.id – Kamu mungkin sudah biasa mendengar kisah pengorbanan orang tua demi anak. Tapi bagaimana dengan pengorbanan anak demi kebahagiaan orang tua? Jawabannya ada pada kisah Maharesi Bisma ini, Millens.

Saking sayangnya Bisma pada ayahnya, ia sampai rela bersumpah selikat alias nggak menikah seumur hidup. Bisma ini merupakan anak dari Prabu Sentanu dan Ratu Gangga. Artinya, ia adalah kakek Pandawa dan Kurawa.

Dikisahkan dalam Gunzila16 (10/8/2013), Raja Sentanu itu sedang jatuh cinta pada seorang gadis bernama Dewi Setyawati. Sayangnya, Dewi Setyawati hanya mau menerima lamaran Sentanu jika ia bersedia menempatkan keturunannya sebagai pemegang tahta.

Sungguh sebuah syarat yang berat bagi Sentanu. Raja yang sedang puber ke-3 ini galau karena ini berarti Bisma nggak jadi menduduki tahta sepeninggalnya nanti. Bisma yang mengetahui kegalauan ayahnya ini lantas pergi menemui Setyawati. Di hadapan calon ibu tirinya itu ia bersumpah untuk mundur dari tahta dan nggak akan menikah untuk meniadakan kemungkinan keturunannya bakal merebut tahta.

Akhirnya, terjadilah pernikahan itu. Sumpah Bisma juga membawa anugerah dari dewa. Bisma menjadi imortal alias kekal. Ia hanya bisa mati ketika menginginkan kematian. Bahkan, dewa pencabut nyawa sekalipun nggak akan bisa melepaskan nyawanya.

Menjadi manusia tanpa nafsu berkuasa dan hanya tahu berperang nggak membuat Bisma lolos dari kisah romantis. Perempuan yang terlibat hati dengan Bisma adalah Amba. Kisah cinta Amba dan Bisma berawal ketika ia mencarikan istri untuk adik tirinya (Wicitrawirya, ayah dari Pandu dan Destarata).

Ia mendapatkan Amba, Ambika dan Ambalika dalam sebuah sayembara. Sayangnya, ketika itu Amba sudah memiliki kekasih bernama Salwa. Karena itu, Wicitrawirya nggak bisa menikahi Amba lantaran kode etik ksatria.

Sebenanrya, Salwa sudah berupaya merebut kembali Amba dari Bisma dalam perjalanan. Namun, jelas saja Bisma bisa menang mudah dari Salwa. Di sisi lain, Salwa juga nggak bisa menerima Amba kembali karena merasa sudah dipecundangi Bisma. Jadilah nasib Amba terlunta-lunta ditolak sana-sini. Akhirnya Amba meminta pertanggungjawaban Bisma untuk menikahinya.

Jauh di lubuk hati, Bisma sebenanarnya juga jatuh hati pada Amba. Tapi ia ingat sumpah selibatnya. Meski ditolak, Amba nggak menyerah. Ia mengikuti Bisma ke mana pun pergi.

Tak Sengaja Membunuh Amba

Ilustrasi Bisma yang tak sengaja membunuh Amba. (GKJ Nehemia)

Tanpa bosan, Amba terus meminta Bisma untuk menikahinya hingga suatu kejadiaan nahas. Bisma yang berniat menakut-nakuti Amba dengan anak panah tanpa sengaja melepaskan anak panah hingga mengenai Amba.

Dengan memeluk Amba, Bisma pun mengakui perasaannya. Lega mendengar pengakuan Bisma, Amba berjanji untuk bereinkarnasi sebagai pembunuh Bisma agar mereka bisa bersatu di keabadian. Begitu pun Bisma, ia berjanji akan pasrah ketika titisan Amba akan membunuhnya.

Bisma yang kekal ini akhirnya makin mendekati ajal katika Baratayudha. Suatu malam ketika berjalan-jalan di medan tempur Kurusetra, ia didatangi roh ibunya, Dewi Gangga.

Sang ibu berkata, "Aku ingin membersihkan tempat tidurmu besok di medan laga.." Seketika itu Bisma sadar bahwa ia harus menginggalkan dunia ini dan berkumpul dengan Amba. Benar saja, pagi harinya ia bertemu sosok Srikandi. Rupanya, ia merupakan titisan Amba yang telah dinantikannya selama ratusan tahun.

Begitu Srikandi melepaskan anak panah, Bisma pun melepaskan semua kekuatannya; pasrah dihantam anak panah. Bisma terkapar dan dengan sisa-sisa tenaganya, ia meminta sebuah ranjang. Kurawa lantas membawa ranjang besar nan mewah, namun ditolak olehnya. Arjuna kemudian membuatkannya ranjang dari ratusan anak panah yang diterima Bisma.

Bisma terkulai di atas ranjangnya yang sempurna. Sempurna bagi seorang ksatria seperti dirinya. Harapan terakhir Bisma hanyalah ingin menyaksikan akhir perang. Di atas ranjang itu, Bisma sekarat ditemani roh dua perempuan yang paling dicintainya. Ibunya, Dewi Gangga serta kekasih satu-satunya dalam ratusan tahun kehidupannya, Dewi Amba.

Hm, apa ya kira-kira hikmah yang bisa dipetik dari kisah Bisma dan Amba ini, Millens? (Siti Zumrokhatun/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Seperti Apa ya Suasana Idulfitri di Suriname?

21 Mar 2026

Uniknya Makam Mbah Kuwu di Kebumen yang Full Kayu!

21 Mar 2026

Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta: Wujud Syukur dan Sedekah Raja untuk Rakyat

21 Mar 2026

Sering Ketindihan? Itu Tanda Tubuh yang Sedang 'Lag'!

21 Mar 2026

Seni, Tradisi, dan Ekspresi Keislaman di Festival Takjil Piji Wetan

22 Mar 2026

Menikmati Kesejukan Kebun Teh Sikatok di Wonosobo

22 Mar 2026

Ternyata, Kangkung Nggak Pernah Ada di Menu bagi Pasien Rumah Sakit

22 Mar 2026

Michael Spence, Teori Sinyal, dan Proses Rekrutmen di Perusahaan Modern

22 Mar 2026

Libur Lebaran, Jutaan Wisatawan Diprediksi Serbu Destinasi Wisata di Jateng

22 Mar 2026

Tester Makeup di Toko Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Virus

22 Mar 2026

7 Masjid Unik dan Bersejarah di Semarang; Dari 'Kapal Nabi Nuh' Sampai Menara Khas Melayu

22 Mar 2026

Mengapa di Label Informasi Gizi Makanan Ada Tulisan yang Dicetak Tebal?

23 Mar 2026

Segarnya Pemandangan Alam Air Terjun Kembang Soka di Kulon Progo, DIY

23 Mar 2026

Induced Demand dan Paradoks Pembangunan Jalan di Wilayah Urban

23 Mar 2026

Halalbihalal: Tradisi Pemersatu Bangsa yang Lahir dari Diplomasi Politik dan Seruan Pedagang Martabak

23 Mar 2026

Panci Presto Disulap Jadi Alat Sterilisasi Pangan, Solusi Murah buat UMKM Naik Kelas

23 Mar 2026

Menu Kuliner Nusantara saat Halalbihalal di Semarang, Ini Rekomendasinya!

24 Mar 2026

Cantiknya Pemandangan Alam Lembah Manah di Sluke, Kabupaten Rembang

24 Mar 2026

Hangat dan Sederhana; Berlebaran dengan Harira di Maroko

24 Mar 2026

Dehidrasi Bisa Bikin Mood Berantakan dan Otak Lemot

24 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: