BerandaHits
Sabtu, 5 Des 2025 17:00

Hakordia 2025, Ketua DPRD Jateng Sumanto: Transparansi Jadi Kunci Lawan Korupsi!

Ketua DPRD Jateng, Sumanto menegaskan peran DPRD melalui fungsi anggaran (budgeting) sebagai wujud nyata pencegahan korupsi. (DPRD Jateng)

Dalam peringatan Hakordia 2025 di Semarang, Ketua DPRD Jateng Sumanto menyoroti pentingnya peran anggaran sebagai langkah pencegahan korupsi, dengan menegaskan bahwa proses penganggaran APBD Jateng senilai Rp24 triliun berlangsung transparan dari tingkat desa hingga kabupaten.


Inibaru.id – Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng) 2025 menjadi panggung evaluasi bersama antara eksekutif dan legislatif. Acara yang digelar pada Kamis (4/12/2025) ini juga bersamaan dengan Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda), mengangkat tema “Optimalisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan untuk Mewujudkan Jawa Tengah yang Berintegritas dan Kolaboratif”.

Dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Ketua KPK RI Setyo Budiyanto, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Wagub Taj Yasin, dan Ketua DPRD Jateng Sumanto, acara tersebut menjadi momentum penegasan komitmen antikorupsi.

Dalam sesi dialog, Ketua DPRD Jateng Sumanto mendapatkan pertanyaan mengenai langkah dewan dalam mengantisipasi dinamika kasus korupsi dan gratifikasi. Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, DPRD memperkuat perannya melalui fungsi anggaran (budgeting) sebagai wujud nyata pencegahan korupsi.

“Kami menekankan fungsi budgeting. Tahun ini APBD Jateng mencapai Rp24 triliun, dan kami punya hak di sana,” ujar Sumanto.

Keterbukaan Anggaran Jadi Akses Publik
Menurut Sumanto, proses penganggaran harus berlangsung transparan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Dia menilai keterbukaan (transparansi) adalah kunci utama pencegahan korupsi.

Menurut Sumanto, transparansi jadi kunci utama pencegahan korupsi. (DPRD Jateng)

“Di budgeting ini, kades dan bupati sudah paham soal transparan karena setiap orang bisa memasukkan aspirasi. Sistem yang sudah transparan ini membuat semua orang dapat mengakses. Jadi publik bisa mengetahui program mana saja yang menjadi prioritas,” jelasnya.

Sumanto juga menyoroti pentingnya pemerintah daerah untuk responsif terhadap aspirasi masyarakat. Dia berharap pembangunan yang dianggarkan benar-benar menyentuh kebutuhan warga di bidang vital, seperti infrastruktur dan pendidikan.

Tiga Fungsi Pondasi Kerja Dewan

Menanggapi konteks pengawasan DPRD terhadap Pemprov Jateng sebagai lembaga eksekutif, serta hubungan dengan inspektorat, Sumanto kembali menegaskan bahwa DPRD hanya menjalankan tiga fungsi utama yang menjadi pondasi kerja mereka:

1. Fungsi Legislasi: Menyempurnakan peraturan.

2. Fungsi Budgeting (Anggaran).

3. Fungsi Pengawasan.

“Kami dipilih oleh rakyat, dan kami hanya punya tiga fungsi itu,” tegas Sumanto.

Peringatan Hakordia 2025 ini menggarisbawahi komitmen DPRD Jateng untuk memperkuat transparansi dan pengawasan, memastikan Jawa Tengah tetap berada pada jalur pembangunan yang bersih dan berintegritas. (Ike P/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: