BerandaTradisinesia
Rabu, 29 Mei 2018 03:25

Pembacaan Resolusi Serentak Awali Prosesi Penerbangan 2.000 Lampion di Borobudur

Pembacaan Paritta sebelum lampion diterbangkan oleh para biksu dan peserta Tri Suci Waisak 2018, Selasa (29/5/2018). (Inibaru.id/Hayyina Hilal)

Proses penerbangan lampion di puncak perayaan Waisak 2018 memang yang paling ditunggu-tunggu. Bukan hanya oleh umat Buddha yang hadir, tapi juga oleh seluruh masyarakat. Nah, lampion yang diterbangkan itu membawa harapan dan resolusi dari seluruh umat Buddha maupun masyarakat.

Inibaru.id - Menjelang penerbangan lampion serentak, para peserta Tri Suci Waisak terlebih dahulu membaca Resolusi Waisak 2018, Selasa (29/5/2018). Acara tersebut dipusatkan di Taman Lumbini, Kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Pembacaan resolusi dipimpin seorang biksu yang terlebih dahulu membacakan paritta suci.

Harapan agar selalu diberi kedamaian, kesejahteraan, dan kebahagiaan, menjadi inti dari Resolusi Waisak. Umat Buddha yang datang dalam perhelatan akbar tersebut juga berharap agar mereka dikaruniai pengetahuan, kesucian, dan kebaikan laiknya Sang Buddha agar dapat mencapai penerangan dengan mudah.

Dalam acara yang dimulai menjelang tengah malam tersebut, mereka juga berharap semua makhluk di dunia selalu saling mengasihi dan hidup damai. Keinginan itu sekaligus memungkas resolusi yang mereka sampaikan.

Setelah meditasi dan menuliskan harapan di lampion, 2.000 lampion pun diterbangkan para peserta Tri Suci Waisak 2018, Selasa (29/5/2018). (Inibaru.id/Hayyina Hilal)

Selain resolusi yang diucapkan bersamaan, peserta penerbangan lampion juga bisa menulis harapan mereka masing-masing. Harapan itu kemudian ditempelkan ke lampion yang akan mereka terbangkan. Mereka juga sempat melakukan meditasi tepat menjelang pelepasan lampion yang merupakan acara pemungkas.

Pada penerbangan lampion tahun ini, nggak kurang dari 2.000 lampion diterbangkan secara kolektif. Pelepasan lampion-lampion tersebut terbagi dalam empat sesi. Dengan panduan cahaya bulan menjelang purnama, lampion bercahaya tersebut begitu terlihat dramatis menghiasi pekatnya malam di atas Candi Borobudur. (Mayang Istnaini/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: