BerandaPendidikan
Selasa, 11 Sep 2017 14:08

Dua Lidah Api Memancar dari Matahari. Berbahayakah?

Suar Surya (Foto: Pixabay)

Dikabarkan suar inilah yang menganggu komunikasi radio, GPS, dan listrik di permukaan Bumi. Fenomena alam ini ditangkap oleh Solar Dynamics Observatory NASA.

Inibaru.id - Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA, mencatat kemunculan dua lidah api atau suar surya terjadi pada Rabu, 6 September 2017 lalu. Suar ini diklaim sebagai yang terkuat selama 12 tahun terakhir.

Dilansir dari Antara, suar surya berintensitas tinggi yang memancar pada Rabu merupakan fenomena kedua yang tercatat paling kuat sejak awal siklus matahari ini pada Desember 2008.

Dikabarkan suar inilah yang menganggu komunikasi radio, GPS, dan listrik di permukaan Bumi. Fenomena alam ini ditangkap oleh Solar Dynamics Observatory NASA.

Menurut BMKG-nya AS, Space Weather Prediction Centre (SWPC), suar tersebut mengganggu komunikasi radio frekuensi tinggi selama satu jam di sisi Bumi yang menghadap matahari dan komunikasi frekuensi rendah yang digunakan dalam navigasi.

“Radiasi yang berbahaya dari suar tidak cukup kuat berpengaruh pada manusia di lapangan, tetapi sangat kuat dan bisa mengganggu di lapisan atmosfer tempat gelombang komunikasi dan GPS," demikian penjelasan NASA, dikutip Dream.co dari Newsweek.

Sehari setelah fenomena itu, NASA mengeluarkan peringatan tentang dampak yang bisa ditimbulkan suar tersebut pada Kamis, 7 September 2017. Peringatan yang menyatakan akan adanya peningkatan suhu akibat radiasi suar tersebut masih berlaku hingga beberapa hari ke depan.

Sementara, SWPC mengatakan suar api di Matahari adalah semburan radiasi yang kuat dan mampu mengganggu komunikasi radio di bumi dalam cakupan yang luas.

SWPC mengatakan radio berfrekuensi tinggi akan mengalami gangguan dan tak bisa siaran, sedikitnya dalam waktu satu jam. Kemampuan perangkat komunikasi frekuensi rendah yang biasanya dipakai dalam navigasi, juga mengalami degradasi selama satu jam.

Meski cukup berbahaya, dua suar yang muncul dalam pekan ini diprediksi tidak akan timbul lagi dalam beberapa tahun ke depan. Ini lantaran siklus matahari yang dimulai sejak 2008 lalu menunjukkan penurunan aktivitas.

Pada fase ini, kemunculan suar akan semakin langka. Waktu terdekat kemunculan kembali suar tersebut diprediksi akan terjadi pada 2019 dan 2020.

Tetapi, beberapa siklus matahari terakhir membuat ilmuwan keheranan. Sebab, bintik matahari yang kerap muncul dalam periode 2 tahunan sudah tidak ada lagi dalam kurun 100 tahun terakhir.

Kajian data pengamatan matahari dalam 30 tahun terakhir menunjukkan distribusi medan magnet semakin menipis. Selain itu, para ilmuwan mendapat temuan laju rotasi matahari telah berubah. (GIL/IB)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4 Juta, Jemaah Menanggung Sekitar Rp54,6 Juta

8 Okt 2026

Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A FIM untuk MotoGP 2026

9 Okt 2026

Mengulik Asal Nama Rondo Royal, Jajanan Tape Goreng Khas Jepara

11 Okt 2026

Penonton MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157 Ribu, Cetak Rekor Baru

12 Okt 2026

Gentengisasi Jateng Disiapkan, 1,1 Juta Keping Genteng Dibutuhkan

13 Okt 2026

Pemerintah Tutup Permanen Ekspor Benih Lobster, Penyelundup Bakal Diburu

14 Okt 2026

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal hingga 2028

21 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: