BerandaPasar Kreatif
Minggu, 16 Des 2023 14:00

Yoru, Sejuta Manfaat Daun Kelor dalam Bentuk Teh Celup

Teh daun kelor Yoru buatan Yohanes Rudiyanto warga Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus yang memiliki rasa enak dan menyehatkan. (Inibaru.id/ Ayu Sasmita)

Nggak ada yang menyangkal manfaat yang banyak dari daun kelor. Tapi, seringkali orang enggan mengonsumsinya karena rasa langu khas daun. Jangan khawatir, sekarang ada Yoru, daun kelor yang dikemas dalam bentuk teh celup.

Inibaru.id - Mungkin kita sudah sering mendengar tentang daun kelor dalam sebuah peribahasa yang berbunyi "Dunia ini nggak selebar daun kelor". Peribahasa tersebut memiliki makna bahwa dunia ini tidaklah sempit, makanya jangan cepat putus asa dalam menghadapi kesulitan atau kegagalan.

Daun kelor memang berukuran kecil, Millens. Makanya, peribahasa tersebut relate ya? Tapi jangan salah, meski ukurannya kecil, tumbuhan yang oleh WHO dinobatkan sebagai miracle tree ini memiliki banyak manfaat.

Karena alasan itu pulalah, Yohanes Rudiyanto membuat produk teh daun kelor. Pemuda 25 tahun itu berhasil menyulap daun kelor menjadi bentuk teh celup yang praktis. Untuk menikmatinya, kita tinggal menyeduh dengan air hangat dan memberi tambahan gula.

Ya, Rudi, panggilan akrabnya, menamai produknya Yoru. Meski berbahan daun kelor, teh Yoru nggak terasa langu dan berbau menyengat. Teh bikinannya juga berwarna terang, berbeda dengan teh-teh pada umumnya.

Proses Pembuatan Bersih

Tumpukan daun kelor pilihan yang sudah dipisahkan dari batangnya, siap untuk dikeringkan dan menjadi bahan pembuatan teh. (Inibaru.id/ Ayu Sasmita)

Teh Yoru yang diproduksi di Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus itu dikemas manarik dan kekinian. Nggak hanya itu, teh daun kelor itu juga diproses dengan cara khusus dan selalu menjaga kehigienisan.

Pertama-tama, daun kelor dipisahkan dari batangnya, kemudian dicuci hingga bersih. Setelah itu, daun dikeringkan lalu dihaluskan menjadi bubuk dan dimasukkan ke dalam kantong celup.

Menurut Rudi, yang membedakan produknya dengan teh daun kelor lainnya adalah cara mengeringkan daun kelor. Jika biasanya, daun kelor dikeringkan di bawah sinar matahari langsung, dia lebih memilih memanfaatkan kecanggihan teknologi sehingga lebih higienis dan terjaga kualitasnya.

“Daun kelor dimasukkan ke dalam mesin pengering atau dehydrator selama dua sampai tiga hari dengan suhu maksimal 40 derajar,” katanya.

Nggak hanya itu, dalam menjaga kebersihan produknya, dia juga meminta karyawannya menggunakan sapu tangan dan masker selama proses pembuatan teh daun kelor. Tujuannya, agar daun kelor tetap steril dari kotoran dan aman untuk dikonsumsi.

Proses pengeringan menggunakan dehydrator, dipanggang selama dua atau tiga malam dengan panas suhu maksimal 40 derajat. (Inibaru.id/ Ayu Sasmita)

Sejuta Manfaat

Beberapa pekerja menggunakan perlengkapan lengkap dalam menjaga kebersihan teh kelor di setiap bungkusnya. (Inibaru.id/ Ayu Sasmita)

Jika dikonsumsi rutin, teh daun kelor bisa memberikan bermacam manfaat. Tumbuhan bernama ilmiah moringa oleifera ini berguna dalam meringankan nyeri haid, menurunkan asam urat, mengontrol tekanan darah, mengontrol gula darah, mengatasi anemia, menghambat sel kanker, meningkatkan imun, menurunkan kadar kolesterol jahat, antioksidan kuat, dan merangsang produksi ASI.

"Ada banyak sekali manfaatnya, bahkan satu gelas teh daun kelor itu sama dengan minum 17 kalsium pada susu," ujar Rudi.

Memiliki manfaat yang banyak, nggak heran teh Yoru milik Rudi laris manis di pasar lokal hingga luar daerah seperti Kalimantan, Lampung, dan Palembang. Tiap satu pouch berisi 15 kantong celup dihargai Rp20 ribu. Sangat terjangkau, kan?

Nah, buat kamu yang pengin juga merasakan khasiat dari daun kelor, bisa mencoba teh Yoru ini, Millens. Kamu bisa membeli di apotek-apotek di Kabupaten Kudus, atau membeli melalui market place Shopee yoruherbal_idn, Instagram @yoruindonesia, atau nomor Whatsapp 0857 6757 6725.

Yap, ada beragam cara orang menjaga kesehatan, salah satunya dengan mengonsumsi daun kelor. Dari pada meminun obat, mungkin ini bisa jadi salah satu alternatif dalam menjaga imunitas tubuh kamu. (Ayu Sasmita/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: