BerandaPasar Kreatif
Senin, 24 Sep 2023 20:00

Kunci Public Speaking ala Tantri Moerdopo: Tersenyum!

Presenter Metro TV Tantri Moerdopo mengisi kelas public speaking di Santrendelik Semarang pada Sabtu, 23 September 2023. (Istimewa)

Mengisi kelas public speaking di Santrendelik Semarang, penyiar Metro TV Tantri Moerdopo menegaskan bahwa salah satu kunci untuk ‘menaklukkan’ audiens adalah jangan lupa tersenyum.

Inibaru.id - Sebelum melontarkan kata-kata, penampilan kita sejatinya sudah lebih dulu berbicara. Inilah yang ditekankan penyiar Metro TV Tantri Moerdopo kala berkesempatan mengisi kelas public speaking di Santrendelik Semarang, Sabtu (23/9/2023).

Oya, kelas bertajuk Public Speaking Tanpa Pontang-panting ini merupakan bagian dari kegiatan pengembangan soft skill yang rutin digelar pesantren kontemporer yang berlokasi di bilangan Kalialang, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang tersebut.

Kendati bertajuk pesantren, kelompok kajian yang santrinya didominasi mahasiswa ini memang rutin menggelar kelas-kelas pengembangan diri dengan audiens anak muda, termasuk pelatihan public speaking.

Di hadapan puluhan peserta yang hadir, Tantri pun menceritakan pentingnya penampilan atau body language bagi seorang public speaker. Hal ini didasarkan pada pengalamannya selama belasan tahun menggeluti dunia jurnalistik sebagai presenter dan news anchor.

“Tiga hal penting dalam public speaking adalah kata-kata, suara, dan body language. Nah, yang terakhir ini dampaknya paling besar, tapi kemampuan kita mengontrolnya paling rendah,” tuturnya.

Body language tersebut, lanjutnya, termasuk gestur kita, mulai gerakan tangan dan kaki, postur tubuh, hingga ekspresi wajah. Gestur-gestur ini perlu diolah dan dibiasakan dalam keseharian kita. “Gestur paling penting dalam public speaking adalah senyum,” serunya.

Memahami Peran dan Tanggung Jawab

Presenter Metro TV Tantri Moerdopo mengisi kelas public speaking di Santrendelik Semarang pada Sabtu, 23 September 2023. (Istimewa)

Tantri menegaskan bahwa public speaking itu proses berpidato secara langsung kepada audiens, baik bersemuka dengan seseorang atau sekelompok orang. Tujuannya memberikan informasi, melakukan persuasi, dan menghibur.

“Jadi, penting bagi kita untuk memahami peran dan tanggung jawab ini dulu,” jelasnya.

Agar peran tersebut bisa dilaksanakan, Tantri pun menyarankan agar para peserta melakukan persiapan yang cukup. Persiapan itu termasuk di dalamnya adalah riset materi atau data, penyusunan konsep, pemetaan audiens, pemilihan busana dan tata rias, survei lokasi, dan gladi resik.

“Oya, penguasaan teknologi dan panggung juga penting,” ungkapnya. “Terus, jangan lupakan humor. Ingat, tujuan kita adalah menghibur!”

Lebih jauh, Tantri menerangkan, untuk bisa tampil maksimal di depan publik, seorang public speaker juga harus mempersiapkan penampilan mereka dengan serius. Persiapan tersebut, tambahnya, termasuk mental maupun fisik.

“Buatlah audiens percaya pada kita. Jadikan kawan bicara dan kenali karakter mereka. Terus, selalu berpikir positif dan rileks. Saat gugup, tarik napas dalam-dalam, lalu gerakkan tubuh, berdiri tegak seperti tentara, tapi jangan lupa tersenyum,” tandasnya.

Wah, ilmu yang menarik, nih! Seperti kata Mbak Tantri, kunci dari public speaking adalah persiapan yang matang, pembiasaan diri, dan jangan lupa tersenyum! Sepakat, Millens? (Siti Khatijah/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: