BerandaKulinary
Jumat, 1 Agu 2019 10:55

Wedang Uwuh, Minuman Hangat Kesukaan Raja-Raja Mataram

Wedang uwuh. (Pinterest/sausanmuslimah)

Selain mampu menghangatkan badan, minuman kesukaan raja-raja Mataram ini juga dapat memberi banyak khasiat untuk kesehatan tubuh. Yap, apalagi kalau bukan wedang uwuh.

Inibaru.id – Di saat udara dingin menerpa, paling tepat rasanya jika menikmati minuman untuk menghangatkan badan. Bagaimana dengan wedang uwuh? Hm, minuman tradisional yang satu ini tampaknya merupakan pilihan yang tepat.

Karena berbahan dasar jahe, wedang uwuh tentu akan terasa hangat di badan. Selain jahe, dalam secangkir wedang uwuh kamu bisa menemukan daun cengkih, daun pala, kayu manis, dan kayu secang.

Bubuhan kayu secang itu akan membuat wedang uwuh berwarna merah nan khas. Kayu secang juga memberi manfaat untuk meredakan kembung dan masuk angin pada tubuh. Perpaduan rempah-rempah itu semakin lengkap dengan gula batu sebagai pemanis alami yang nggak bikin batuk.

Ilustrasi komposisi wedang uwuh. (Beepdo.com)

Fyi, jika diartikan wedang uwuh berarti minuman sampah. Istilah itu didapatkan dari banyaknya komposisi rempah dalam wedang uwuh. Meski dikonotasikan sebagai “sampah”, ragam rempah-rempah itu justru memberi khasiat yang baik untuk tubuh.

Selain menghangatkan tubuh, minuman yang berasal dari kawasan Imogiri Yogyakarta ini juga memberi khasiat lain untuk tubuh lo. Misalnya meredakan batuk, pegal-pegal, dan perut kembung.

Ada satu hal lagi yang perlu kamu tahu dari wedang uwuh nih, Millens. Wedang uwuh merupakan minuman kesukaan para sesepuh Kerajaan Mataram seperti ditulis Pegipegi.com, (23/1/2019).

Nggak heran jika sampai sekarang minuman ini masih menjadi kegemaran masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Yap, jika kamu sedang berada di Yogyakarta, kamu dapat menemukan wedang uwuh dengan mudah.

Segelas wedang uwuh. (Njogja.com)

Eits, tapi nggak hanya di Yogyakarta saja kok. Di daerah-daerah lain di sekitar Yogyakarta seperti Semarang kamu juga dapat menjumpai wedang uwuh. Beberapa penjaja wedang uwuh bahkan memodifikasinya dengan menambahkan susu atau jeruk nipis.

Harga wedang uwuh pun cenderung terjangkau, sekitar Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu saja. Nah, siapa bilang minuman enak dan sehat harus mahal? (IB10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: