BerandaKulinary
Selasa, 27 Okt 2025 18:02

Sego Tempong, Kuliner Pedas Khas Banyuwangi yang Siap ‘Menampar’ Lidahmu

Nasi tempong khas Banyuwangi. (Shutterstock/Harfi Bimantara)

Buat kamu penyuka rasa pedas, nasi tempong khas Banyuwangi bakal cocok di lidahmu.

Inibaru.id - Banyuwangi bukan hanya memesona lewat keindahan alamnya. Kota di ujung timur Pulau Jawa ini juga punya kuliner yang siap bikin kamu ketagihan bahkan menangis! Yap, namanya sego tempong, makanan sederhana tapi pedasnya nampol.

Laman resmi Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur menulis, nama sego tempong berasal dari kata "tempong" yang dalam bahasa Using artinya tampar. Nama ini nggak asal disematkan lo. Dinamakan sego tempong karena memiliki cita rasa yang benar-benar pedas.

Begitu sambal tempong menyentuh lidah, sensasinya langsung terasa segar, pedas, dan bikin melek seketika.

Konon, sego tempong dulu disiapkan sebagai bekal makan siang petani di Banyuwangi. Porsinya besar, lengkap dengan lauk serta sayuran, supaya dapat disantap ramai-ramai di pematang sawah. Jadi nggak heran kalau menu ini identik dengan kebersamaan dan tenaga ekstra.

Pedas Segar yang Bikin Nagih

Sambal nasi tempong bercita rasa sangat pedas. (via Cookpad)

Yang bikin sego tempong beda dari nasi pedas lain adalah sambalnya. Bahan-bahannya sederhana. Cabai rawit, tomat ranti, terasi, gula, garam, dan perasan jeruk limau dicampur dan dihaluskan. Eits, nggak dimasak ya, melainkan diulek langsung dan disajikan segar, sehingga rasa pedasnya terasa lebih nendang.

Satu porsi sego tempong biasanya ditemani ayam goreng, tempe atau tahu, ikan asin, perkedel jagung, serta sayur rebus dan lalapan seperti terong, timun, hingga daun kemangi. Lengkap banget untuk ukuran kuliner rakyat!

Mau makan sego tempong? Nggak perlu bingung. Dari warung kaki lima hingga restoran kekinian di Banyuwangi pasti menyediakannya. Harganya pun ramah kantong, mulai dari Rp10.000 sampai Rp25.000 per porsi. Bahkan sekarang banyak penjual yang menyediakan level pedas sesuai kemampuan dan keberanianmu.

Kalau kamu bepergian ke Banyuwangi, jangan cuma berburu sunrise di Ijen atau main ke pantai ya. Pastikan kamu juga mencoba sego tempong, tapi siap-siap ya, lidahmu mungkin akan ditempeleng sambal pedasnya, Gez! (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: