BerandaKulinary
Sabtu, 30 Jan 2026 09:12

Segarnya Nasi Pindang Kranggan Bu Bas, Legenda Kuliner Kota Semarang

Nasi Pindang Kranggan Bu Bas, legenda kuliner Kota Semarang. ( 韩仁)

Pengin mencicipi kuliner pagi yang legendaris di Kota Semarang? Ada baiknya kamu nyobain Nasi Pindang Kranggan Bu Bas. Berikut keistimewan kuliner yang satu ini.

Inibaru.id – Urusan kuliner, Kota Semarang memang nggak ada matinya. Nah, buatmu yang pengin mencicipi kuliner pagi yang menarik, kita punya rekomendasi yang menarik. Nasi Pindang Kranggan Bu Bas, namanya.

Letaknya warung makan yang masih terlihat sederhana ini benar-benar “hidden gem” karena nyempil di gang kecil Kampung Ciut, tepatnya di depan Toko Kain Jangkrik, kawasan Kranggan. Kalau bukan karena sengaja nyari atau diajak orang lokal, besar kemungkinan tempat ini bakal terlewat begitu saja. Padahal, soal rasa, nasi pindang di warung ini layak masuk daftar sarapan wajib kalau sedang di Kota Semarang.

Nasi pindang sendiri dikenal sebagai salah satu kuliner khas Jawa Tengah dengan kuah cokelat kehitaman yang kaya rempah. Di warung Bu Bas, versi pindangnya menggunakan daging sapi yang empuk, lengkap dengan kuah pindang yang gurih-manis dan aromatik.

Sekilas tampilannya sederhana, tapi begitu kamu mencobanya sekali suap, rasanya “naik kelas”. Kuahnya nendang tanpa berlebihan, rempahnya terasa, dan yang bikin khas adalah adanya tambahan daun melinjo yang memberi sentuhan pahit-gurih yang khas.

Warung Nasi Pindang Kranggan Bu Bas yang masih sederhana. (Fifi Noveria)

Yang bikin banyak pelanggan balik lagi selain harganya yang ramah adalah pilihan lauknya mulai dari tempe, tahu terik, perkedel, paru, babat, hingga telur bacem. Tapi satu lauk yang sering disebut-sebut sebagai “tokoh utama” di sini adalah telur bebek.

Telur bebeknya dimasak dengan kuah terik yang legit dan wangi, sampai-sampai banyak pelanggan yang menyantap telur dan kuahnya terpisah dari nasi pindang. Digado begitu saja pun sudah nikmat.

Warung ini buka dari pukul 05.00 sampai sekitar 12.00 WIB. Tapi, jangan heran kalau pagi-pagi sudah ramai. Ada yang mampir sebelum kerja, ada pula yang sengaja sarapan santai di sana. Dengan harga sekitar Rp13.000 per porsi, Nasi Pindang Bu Bas termasuk murah meriah untuk ukuran rasa dan isian yang ditawarkan. Mau nambah lauk pun tinggal sebut dan sesuaikan dengan selera atau isi kantong.

Suasana makan di sana juga jadi nilai tambah. Warungnya sederhana, tapi bersih dan nyaman. Pelayanannya cepat, dan yang paling terasa adalah keramahan penjualnya. Bu Bas dikenal ramah, suka bercanda, dan membuat suasana makan jadi hangat. Konon, usaha nasi pindang ini sudah berjalan lama dan kini diteruskan oleh generasi ketiga. Makanya nggak mengherankan kalau rasanya konsisten dan penuh cerita.

Makan enak memang sering kali datang dari tempat yang tidak terduga. Di sebuah lorong kecil, di tengah kampung, Nasi Pindang Kranggan Bu Bas hadir sebagai pengingat bahwa kuliner legendaris tak selalu butuh papan nama besar. Cukup sepiring nasi, kuah pindang hangat, telur bebek terik, dan obrolan ringan di pagi hari, rasanya sudah lebih dari cukup. Yuk kapan kita wisata kuliner di sana, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: