BerandaKulinary
Jumat, 21 Feb 2019 13:26

Santap Siang Lezat dengan Salmon Mentai Ala Kennyo

Salmon mentai ala Kennyo. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Mengikuti tren kuliner di Kota Jakarta, olahan mentai kini mulai banyak dibuat di Semarang. Sejak Januari lalu, Kennyo menjadi salah satu produsen salmon mentai. Kendati yang sedang populer sekarang adalah daging ikan salmon, bukan berarti nggak ada varian rasa lain, lo. Yuk, cicipi dulu seperti apa rasa salmon mentai ala Kennyo.

Inibaru.id – Salmon mentai tampaknya tengah menjadi makanan yang ngetren belakangan ini. Di beberapa kota seperti Jakarta dan Yogyakarta, nggak sulit mencari salmon mentai. Namun, penjual makanan ini rupanya belum banyak saya temukan di Semarang. Di Instagram, saya hanya menemukan tiga penjual salmon mentai. Dari ketiga akun itu, Kennyo Mentai jadi yang paling menggoda lidah saya.

Lantaran penasaran, saya pun datang langsung ke rumah produksinya di Jalan Rinjani Nomor 8. Kennyo rupanya diproduksi oleh pasangan istri-suami Nurina Abika Satria Putri dan Azka Irham Pradha. Kendati baru memulainya Januari lalu, Abika mengaku sejauh ini mendapat respon yang bagus. Beberapa pembeli merasa ketagihan dan bahkan memesan ulang, lo.

Saya yang penasaran kemudian mencoba mencicipi salmon mentai bikinan mereka. Salmon mentai ini dilengkapi dengan shirataki dan ekstra mozzarela. Untuk makan siang, porsi yang ditawarkan Kennyo saya rasa pas. Nggak terlalu sedikit, nggak pula kebanyakan. Seperti kebanyakan salmon mentai, dari tampilannya saja, makanan ini memang sudah menggoda. Keju leleh bercampur dengan nori atau rumput laut dan saus mentai, hm, siapa yang tahan buat mengabaikannya?

Keju dan rumput laut jadi topping tambahan. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Sesendok shirataki dan potongan salmon meluncur ke mulut saya. Tekstur kenyal shirataki dan potongan salmon berpadu dengan pas dalam balutan saus mentai. Rasanya? Saya harus mengakui ini enak banget! Mayones yang jadi campuran utama dalam saus ini begitu dominan, tapi ini bukan berarti rasanya nggak istimewa.

Bahan saus mentai di Kennyo menggunakan tobiko. Namun, pengolahannya dijamin nggak akan menghasilkan rasa atau aroma amis seperti saus mentai aslinya.

“Jadi kami berusaha meracik rasa saus yang bisa diterima semua konsumen,” jelas Abika.

O ya, daging salmon ini dipanggang dua kali. Jadi, ibu hamil dan anak-anak bisa ikut menyantapnya, lo.

Bicara soal tekstur, saus ini agak kental. Saya menyukai tekstur saus ini. Setelah mencicipi sedikit salmon mentai dengan shirataki, saya pun mencicipi salmon mentai dengan nasi pulen. Nasi dalam makanan ini memiliki rasa yang nggak kalah enak dengan shirataki, lo. Bumbu yang menjadi pewarna nasi begitu terasa. Namun, kalau disuruh memilih, lidah saya cenderung lebih suka menyantap salmon mentai dengan shirataki. Hm, ini tentu kembali pada selera masing-masing ya.

Salmon mentai dengan nasi. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Seporsi salmon mentai dibanderol sebanyak Rp 55.000. Harga yang menurut saya ramah untuk dompet yang baru menerima gaji, ha-ha! Mungkin, kalau sedang kangen makanan ini, saya akan memesannya lagi suatu hari. Eh, selain salmon, mentai ala Kennyo juga menawarkan varian lain seperti tuna, daging ayam, daging sapi, dan telur. Varian-varian tersebut dipatok dengan harga mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 55.000.

Kalau kamu pengin mencicipi kelezatan mentai ala Kennyo, pastikan nggak ketinggalan Pre-Order-nya ya. Sekali membuka PO, Azka dan Abika bisa memproduksi rata-rata 70 porsi olahan mentai. Dalam seminggu, mereka biasanya membuka Pre-Order tiga kali, jadi mendingan follow saja Instagram @Kennyo.mentai supaya nggak kelewatan.

Wah, jadi nggak sabar nih ikutan PO. Kamu mau ikutan juga nggak? (Artika Sari/E05)

 

Kennyo Mentai

Kategori: Pre-Order Food

Alamat: Jalan Rinjani Nomor 8 Semarang

Jam Buka: Pre-Order via Instagram

Harga: Rp 30.000 – Rp 55.000

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: