BerandaKulinary
Jumat, 31 Jan 2019 09:15

Selain Gizi, Atur Juga Waktu Makanmu

Waktu makan menjadi hal yang kerap diabaikan orang. (wsj.com)

Selama ini orang cenderung hanya memperhatikan kandungan gizi jika sedang masak atau menyantap makanan. Padahal, waktu makan juga berpengaruh terhadap metabolisme tubuh, lo. Kapan saja, sih, waktu makan yang tepat?

Inibaru.id – Memiliki tubuh yang sehat tentu menjadi dambaan semua orang. Nggak heran beberapa orang kemudian memilih untuk lebih memperhatikan yang mereka makan. Sayangnya, memperhatikan kandungan gizi dalam makanan saja nggak cukup, lo. Waktu makan ternyata berimbas pula terhadap metabolisme tubuh.

Ahli Nutrisi Michael Crupain dan Michael Rozien telah membagi waktu-waktu terbaik untuk makan. Daripada bingung, kamu bisa mencontek jadwal makan versi Crupain dan Rozlen berikut ini.

Sarapan

Kacang-kacangan baik untuk mengawali harimu. (dietdoctor)

Waktu terbaik untuk sarapan adalah pukul 07.00 – 10.00. Kacang-kacangan seperti kacang kenari bagus dikonsumsi pada jam tersebut karena bisa meningkatkan jumlah bakteri baik di usus. Dengan meningkatkannya jumlah bakteri baik, ini otomatis memperlancar fungsi pencernaan. Selain itu, mengonsumsi kacang untuk sarapan juga berpengaruh terhadap kesehatan otak dan kesuburan.

Camilan Sebelum Makan Malam

https://assets.epicurious.com/photos/568c257d2e3d7397230d8ad2/master/pass/Breakfast-bowl-with-quino.jpg

Aneka jenis beri. (epicurious.com)

Kalau pengin tidur malammu nyenyak, Crupain dan Rozien menyarankan kamu buat ngemil 20 menit sebelum makan malam. Dengan perut yang kenyang, tidurmu juga lebih nyenyak. Kalau kamu takut ngemil malam hari bikin gemuk, gantilah camilanmu dengan buah yang tinggi serat seperti buah beri. Gampang, kan?

Setelah Makan Malam

https://gracefoods.com/images/Recipes2017/cropped-Puffy-Tuna-Omelette.jpg

Telur dadar dan sayuran bisa jadi makan malam yang bergizi, asal batasi penggunaan minyak, ya. (gracefoods.com)

Setelah makan malam sekitar pukul 16.00 – 19.00 rupanya masih menjadi waktu terbaik untuk makan. Tapi, tetap perhatikan yang kamu makan, ya. Kalau kamu sedang dalam program menurunkan berat badan, kamu bisa ganti camilanmu dengan protein seperti telur rebus atau dadar.

Waktu makan ternyata berpengaruh terhadap reaksi tubuh ya, Millens. Kalau sudah tahu waktu makan terbaik ini, kamu mau mengubah kebiasaanmu nggak? (IB15/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: