BerandaKulinary
Kamis, 5 Des 2018 10:41

Menikmati 77 Persen Dark Chocolate dalam Lembutnya Sorbet di Gelato Matteo

Setengah porsi dark chocolate sorbet di Gelato Matteo. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Masyarakat biasanya memanfaatkan dark chocolate untuk bahan kue atau hiasan kue. Namun, di Gelato Matteo, dark chocolate disulap menjadi sorbet yang lembut dan "endes".

Inibaru.id- Sesuai namanya, Gelato Matteo merupakan sebuah kedai gelato di Semarang. Namun, rupanya nggak hanya gelato yang disajikan di sana. Ada pula sorbet yang dijadikan sebagai menu utama di kedai ini.

Sekilas, kamu bakal sulit membedakan mana yang disebut gelato dan mana yang sorbet. Kedua varian es krim itu memang memiliki bentuk yang sama yakni sama-sama beku dan padat. Namun, saat mencicipinya, kamu baru bisa menebaknya.

Serupa tapi nggak sama, itulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan sorbet dan gelato. Meskipun bentuknya sama, tapi bahannya berbeda, lo.

Dark chocolate sorbet Gelato Matteo. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Pemilik Gelato Matteo, Mr. Matteo menjelaskan perbedaan keduanya kepada Inibaru.id beberapa waktu lalu. Mr. Matteo mengungkapkan, gelato dibuat dengan menambahkan sedikit lemak dari susu ataupun krim, tapi nggak begitu untuk sorbet. Varian es lembut satu ini sama sekali nggak mengandung susu dalam adonannya.

Nah, di Gelato Matteo ada satu sorbet yang menarik perhatian saya. Sorbet itu adalah dark chocolate. Penasaran dengan rasanya, akhirnya saya memutuskan untuk mencobanya.

Saat itu, dark chocolate sorbet disajikan satu cup dengan gelato rasa yoghurt. Dari luar, keduanya tampak sama. Setelah saya coba, memang ada bedanya yakni gelato rasa yoghurt lebih terasa susunya.

Dark chocolate sorbet di Gelato Matteo. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Sementara itu, sebagai penyuka cokelat, dark chocolate sorbet ini membuat saya jatuh hati. Bagaimana tidak? Rasa coklatnya nampol abis! Pahit cokelat murninya sangat terasa meski ada rasa manis yang sedikit terasa. Tekstur sorbetnya pun padat dan liat tapi pecah begitu sampai mulut. Enak!

Mr. Matteo mengungkapkan dark chocolate sorbet itu memang dibuat dari cokelat asli tanpa menambahkan susu barang sedikit pun, Millens. Cokelat yang dipakai juga memiliki kadar yang lumayan tinggi yakni 77 persen.

Seorang pengunjung Gelato Matteo menerima gelato dari pelayan. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

“Ini tidak pakai susu, tidak pakai krim. Hanya ditambah air dan gula,” terang lelaki kelahiran Italia itu menggunakan bahasa Inggris.

Bagi kamu pencinta cokelat, kalau datang ke Gelato Matteo, harus coba deh dark chocolate sorbetnya. Jempol banget rasanya!

Varian Menarik Lain

Selain dark chocolate sorbet yang jadi andalan, beberapa varian lain juga bakal sayang kalau dilewatkan. Salah satu rasa yang unik di sini adalah pistachio gelato. Pistachio merupakan kacang-kacangan yang berasal dari mediterania. Biji pistachio yang berwarna hijaulah yang diolah.

“Pistachio itu saya panggang kemudian saya blend hingga menghasilkan minyak. Nah, minyak itulah yang saya buat untuk rasa gelato,” kata Mr. Matteo.

Varian rasa gelato di Gelato Matteo. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Sayang, pistachio gelato nggak tersedia setiap hari, Millens. Ini karena harga pistachio yang nggak murah dan nggak mudah ditemukan. Jadi, kalau kamu ke Gelato Matteo dan menemukan pistachio, kamu adalah orang yang beruntung. Ha-ha.

Oh iya, varian rasa di sini juga nggak monoton, kok. Mr. Matteo berusaha untuk membuat rasa baru setiap sebulan sekali. Bila rasa yang dijadikan eksperimen berhasil, varian itu bakal dibuat terus menerus. So, nggak ada salahnya mencoba datang kemari, kok! (Ida Fitriyah/E05)

 

Gelato Matteo

Alamat                  : Jln MT Haryono No 914, Peterongan, Semarang

Jam buka              : 10.00-22.00 WIB

Harga gelato          : Rp 26.000–Rp 260.000 (1 kilogram)

Harga kopi dan teh : Rp 10.000-Rp 29.000

Harga makanan     : Rp 12.000-29.000

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: