BerandaKulinary
Senin, 16 Nov 2025 11:01

Mencicipi Rasa Sarapan Legendaris Nasi Penggel Pak Melan di Kebumen

Nasi Penggel Pak Melan, kuliner legendaris Kebumen. (Cahyo Pambudi)

Setiap pagi, Nasi Penggel Pak Melan diburu warga setempat atau wisatawan yang pengin mencicipi cita rasa asli Kebumen. Seperti apa sih keistimewaan tempat makan ini?

Inibaru.id - Kalau kamu mampir ke Kebumen pagi-pagi, jangan kaget kalau melihat antrean panjang di sebuah lapak sederhana di pinggir Jalan KH Ahmad Dahlan, Pejagoan. Di sanalah, eksis lokasi Nasi Penggel Pak Melan, kuliner legendaris yang sudah jadi ikon sarapan masyarakat setempat.

Sekilas, nasi penggel mungkin tampak seperti nasi biasa. Tapi tunggu dulu, cara penyajiannya unik banget. Nasi ini dibentuk bulat-bulat sebesar bola pingpong, lalu disajikan di atas daun pisang berbentuk pincuk. Biasanya pembeli mengambil delapan sampai lima belas bulatan nasi, kemudian Pak Melan dengan cekatan menuangkan sayur lodeh gurih berisi gori (nangka muda), daun singkong, tempe, tahu, dan melinjo di atasnya.

Sebagai pelengkap, ada lauk berupa kikil atau jeroan sapi yang dimasak dengan bumbu santan kuning. Di sampingnya, tempe mendoan hangat dan teh manis panas siap menemani suapan pertama yang menggoda.

Menariknya, nasi penggel ini ternyata punya sejarah panjang. Konon, makanan ini sudah ada sejak tahun 1948, saat warga Kebumen menyuplai makanan untuk para pejuang dan santri dari Angkatan Oemat Islam (AOI). Bentuknya yang bulat dibuat supaya mudah dibungkus dan dibagikan ke para pejuang. Jadi, bisa dibilang nasi penggel bukan sekadar kuliner, tapi juga simbol perjuangan masyarakat Kebumen di masa kemerdekaan.

Warung Nasi Penggel Pak Melan yang masih sederhana. (Google Street View)

Pak Melan sendiri adalah generasi ketiga dari keluarga penjual nasi penggel. Ia dikenal ramah dan cekatan melayani pembeli yang datang silih berganti. Menurutnya, cita rasa gurih nasi bulat ini datang dari minyak kelapa yang digunakan saat dia membentuknya. Nyatanya, rasa gurih alami itu langsung terasa begitu nasi menyentuh lidah, apalagi kalau dimakan dengan sendok daun pisang.

Tapi siap-siap, ya. Kalau kamu datang kesiangan, bisa-bisa kehabisan! Soalnya, warung ini cuma melayani pelanggan di hari selain Senin dan Jumat ini hanya buka dari pukul 05.30 sampai sekitar 08.00 pagi. Karena hari dan jam bukanya terbatas, yang rela antre demi sepincuk nasi penggel legendaris ini jadi banyak, deh.

Salah satu pengunjung, Yuliana Soebekti, menulis ulasan di Google pada April 2025 lalu; “favoritnya nasi penggel pakai koyor. Jangan lupa mendoannya, teh hangatnya juga seger banget buat penutup.”

Sementara itu pengulas di Google lainnya Adi Ristianto berkomentar, “Nasi penggel asli nih, enak banget dari segi rasa dan suasananya. Mesti sabar aja pas antre, gaes. Bangun pagi biar nggak kehabisan.”

Jadi, kalau kamu lagi di Kebumen dan mencari pengalaman sarapan yang otentik, jangan lewatkan Nasi Penggel Pak Melan. Bukan cuma soal rasa, tapi juga cerita panjang dan kehangatan tradisi yang tersaji di setiap bulatan nasinya bisa kamu cicipi. Yuk kapan kita cobain, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: