BerandaKulinary
Minggu, 26 Agu 2017 19:55

Masih Potong Tumpeng dari Atas? Begini yang Benar

Tumpeng nasi kuning. (Foto: naboxparah.com)

Kebanyakan orang memotong tumpeng dari atas. Ternyata hal tersebut salah kaprah. Ini penjelasannya!

Inibaru.id - Tumpeng merupakan kreasi makanan terbuat dari nasi yang dikuningkan dengan bahan penguning maskanan. Keberadaaan nasi tumpeng ini senantiasa menghiasi perhelatan nasional atau kedaerahan di Tanah Air. Prosesi pemotongan tumpeng memang seolah telah begitu melekat dalam keseharian kita.

Namun demikian, tak semua orang memahami dengan benar terkait prosesi ini. Sebagian orang tak tak yakin apa saja jenis lauk tambahan yang seharusnya ada di dalam sebuah tumpeng, lengkap dengan alasannya. Lebih dari itu, orang juga acap kali salah dalam memotong tumpeng itu sendiri. Lalu, bagaimana pemotongan tumpeng tersebut yang benar?

Baca juga: Asal Mula Nasi Goreng yang Tidak Diketahui Banyak Orang

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, menyebutkan, kendati sudah menjadi tradisi yang begitu lekat di hati masyarakat, masih banyak orang yang salah kaprah dalam menjalankan tradisi potong tumpeng ini. Hal tersebut dikatakannya dalam Festival Kuliner Nusantara, Taste of Indonesia, yang berlangsung dari 11-13 Agustus 2017 lalu.

“Potong tumpeng dari atas itu salah. Tumpeng itu puncaknya pengharapan hidup sebenarnya,” ungkap Rudiantara sebagaimana dilansir dari Liputan6.com, Jumat (11/8).

Rudi bercerita, menurut kebudayaan yang sebenarnya, tumpeng memiliki bentuk kerucut dengan sebuah maksud.

Kendati demikian, banyak orang yang tidak memahaminya, sehingga sering memotong tumpeng langsung dari puncaknya. Setelah itu barulah dibagikan kepada orang-orang di sekitarnya.

“Jadi cara ambilnya itu di coak, atau diambil dari tengah sampai puncaknya jatuh. Itu artinya pengharapan itu terkabul,” ujar pria yang mengaku sangat cinta dengan makanan.

Tidak hanya memiliki nilai budaya yang kuat, tumpeng juga merupakan salah satu contoh perpaduan budaya Indonesia dalam satu hidangan. Karena tidak hanya di Jawa saja, berbagai daerah di Indonesia juga memiliki kuliner tumpeng dalam bentuk yang berbeda.

Hidangan tradisional Indonesia kini menjadi perhatian besar di seluruh dunia. Salah satunya karena menang 3 tahun berturut-turut dalam peringkat makanan terbaik dunia. Tentunya kekayaan kuliner Indonesia menjadi perhatian semua pihak, agar makin mendunia.

Baca juga: Makanan Khas Indonesia Ini Ternyata Sudah Terkenal Sejak Jaman Penjajahan!

Dalam Taste of Indonesia itu, Nasi Tumpeng Nusantara dan Nasi Tumpeng Kemerdekaan menjadi dua sajian utama yang kemudian disantap bersama seluruh undangan yang hadir.

Menu yang tersaji pun berasal dari resep-resep yang dibuat oleh para peserta. Nasi Tumpeng terdiri dari Keladi Tumbuk (Papua), Ikan Gabus Woku Bambu Kuning (Gorontalo), Kerang Tumis Labu Kuning (Papua), Sambal Ikan Roa (Manado), Tumis Bunga Pepaya (Manado), Tumis Kecipir Ikan Nike (Gorontalo), Puding Ikan Gabus (Gorontalo).

Sementara, untuk Nasi Tumpeng Kemerdekaan berisikan nasi Merah Putih, Lawar Cumi (Batam), Ikan Saus Kribang Daun Kesum Tabur Serundeng (Pontianak), Ikan Thiam Son (Jakarta), Tumis Daun Pakis (Pontianak), Tumis Singkong Kecombrang (Medan), Sambal Terasi (Surabaya), dan Es Datin (Batam). (OS/IB)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Belajar Langsung dari Mbah Atemo, Belasan Anak Muda Lestarikan Mainan Tradisional Berbahan Kertas Bekas

6 Jul 2026

Mengenal Bunga Edelweiss Jawa, Si "Bunga Abadi" yang Justru Terancam Punah

6 Jul 2026

Dikira Bahasa Gaul, "Anjir" Justru Kosakata Lama Nelayan Pantura

7 Jul 2026

Penelitian Terbaru Ungkap Fakta Baru Manusia Hobbit Flores

8 Jul 2026

Muhammadiyah Resmikan KucingMu, Kampanyekan Kepedulian terhadap Hewan

9 Jul 2026

Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan, Ini Dasar Pertimbangannya

10 Jul 2026

BRIN Targetkan Luncurkan Satelit NEO-1 pada Januari 2027, Tonggak Kemandirian Teknologi Antariksa Indonesia

13 Jul 2026

Indonesia dan India Berkolaborasi Konservasi Candi Prambanan, Perkuat Pariwisata Budaya Kelas Dunia

14 Jul 2026

Warisan Sejarah Indonesia Kembali, Dua Arca Buddha Kuno Dipulangkan dari AS

14 Jul 2026

4 Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Tepung Tapioka Terbaik 2026 Versi Taste Atlas

15 Jul 2026

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: