BerandaKulinary
Senin, 29 Mar 2026 11:01

Kuliner Malam Legendaris Yogyakarta; Bubur Pawon Mbah Sadiyo

Bubur Pawon Mbah Sadiyo. (Aiga Lisa Andriyani)

Bubur Pawon Mbah Sadiyo baru buka pukul 20.00 WIB hingga sekitar 02.00 atau 03.00 WIB, cocok buatmu yang pengin mencari kuliner malam di Jogja.

Inibaru.id - Kalau ngomongin kuliner malam di Jogja, rasanya nggak ada habisnya. Saat banyak tempat makan mulai tutup, justru ada satu spot sederhana yang malah ramai diserbu pemburu lapar tengah malam, yakni Bubur Pawon Mbah Sadiyo.

Berbeda dari bubur pada umumnya yang identik dengan sarapan, di sini kamu justru harus datang malam hari. Warung ini mulai buka sekitar pukul 20.00 WIB dan bisa terus melayani pembeli sampai dini hari, bahkan terkadang baru tutup sekitar pukul 02.00 atau 03.00 WIB, lo!.

Yang bikin tempat ini spesial bukan cuma jam bukanya, tapi juga cara memasaknya. Sesuai namanya, “pawon” berarti dapur tradisional. Bubur di sini dimasak langsung di dapur rumah dengan tungku kayu bakar. Aroma asap tipis yang khas justru jadi daya tarik tersendiri, memberikan sentuhan rasa yang sulit ditemukan di tempat lain.

Menu utamanya tentu saja bubur hangat dengan sayur krecek yang pedas dan gurih. Teksturnya lembut, tapi nggak terlalu encer, dengan rasa santan yang pas, nggak terlalu medok, dan nggak bikin enek. Pilihan lauknya juga beragam, mulai dari telur, tempe, hingga olahan lele dan jeroan.

Menariknya lagi, semua masakan ini dibuat langsung oleh Mbah Sadiyo yang usianya sudah sekitar 80 tahun. Meski sudah sepuh, beliau masih setia memasak sendiri setiap hari. Hal ini juga yang bikin banyak pengunjung merasa “tersentuh” sekaligus kagum dengan semangatnya.

Mbah Sadiyo saat melayani pelanggan. (Diah Sensus)

Salah satu pengunjung, Fransisca Kumala Sari, mengaku awalnya datang karena penasaran setelah melihat tempat ini viral. Tapi setelah mencoba, ia justru jatuh hati dengan rasanya.

“Cita rasanya pas, santannya juga nggak medok, ringan gitu dan nggak bau sangit. Lauknya juga bermacam-macam,” ucapnya di ulasan Google.

Ulasan lain datang dari Fikri Ilham yang menyoroti soal harga. Dengan sekitar Rp10 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati semangkuk bubur lengkap dengan telur.

“Porsinya juga pas buat yang nggak pengin kekenyangan. Nggak perlu khawatir bakal kurang juga,” tulisnya.

Meski rasanya melegenda, ada juga catatan kecil dari pengunjung. Lokasi warung yang berada di area perkampungan membuat suasananya sangat sederhana. Bahkan, ada kandang kambing di dekat tempat makan yang terkadang menimbulkan bau khas. Tapi bagi banyak orang, hal ini justru jadi bagian dari pengalaman “autentik” yang nggak bisa didapat di tempat lain.

Berlokasi di kawasan Sanggrahan, Tirtoadi, Sleman, tempat ini memang bukan tipe kuliner yang mewah. Tapi justru dari kesederhanaannya, lahir pengalaman makan yang hangat dan berkesan.

Jadi, kalau kamu lagi main di Jogja dan lapar di tengah malam, nggak ada salahnya mampir ke sini. Siap-siap antre, ya, karena Bubur Pawon Mbah Sadiyo ini punya rasa yang bikin orang rela datang lagi dan lagi. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Temuan Prasasti di Klaten Bukan yang Pertama, Diduga Terhubung dengan Dua Prasasti Era Kolonial

18 Jun 2026

AMSI Dorong Kolaborasi Media untuk Menghadirkan Informasi Iklim yang Lebih Kredibel

19 Jun 2026

Kenapa Harga Pertamax Belum Turun Meski Ada Penurunan Harga Minyak Dunia? Ini Faktor yang Mempengaruhinya

20 Jun 2026

Mengapa Kebo Bule Selalu Hadir dalam Kirab Malam 1 Suro? Begini Sejarah dan Maknanya

21 Jun 2026

Melihat yang Luput: Dari Kudus, Festival Film Anak Bangsa Menyalakan Ruang Bagi Cerita-Cerita Kecil

22 Jun 2026

Kenali Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 Asli, Jangan Sampai Tertipu Oknum Mengatasnamakan BPS

23 Jun 2026

B50 Siap Beredar Juli 2026, Pemerintah Optimistis Tak Perlu Lagi Impor Solar

24 Jun 2026

Mendag Tegaskan NIB untuk Penjual Online Bukan untuk Pungutan Pajak

25 Jun 2026

5 Alasan Penting Mengapa Anda Harus Mengunjungi Dunia Fantasi Ancol Tahun Ini

25 Jun 2026

Dasun di Lasem, Galangan Kapal yang Pernah Menopang Armada Majapahit hingga Demak

26 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: