BerandaKulinary
Senin, 17 Jun 2018 07:12

Berlebaran dengan Sepiring Ketan Sarikaya

Ketan Sarikaya. (resepkoki.id)

Rasa gurih ketan berpadu dengan manis gula merah, apa jadinya? Adalah ketan sarikaya, makanan tradisional yang sudah terkenal di berbagai daerah di Indonesia.

Inibaru.id - Lebaran adalah momentum yang manis karena biasanya seluruh anggota keluarga kita berkumpul di rumah. Itulah makanya, nggak ada salahnya kalau kita menyajikan makanan yang manis pula untuk mereka. Biasanya, makanan apa sih yang tersaji di rumah kamu, Millens?

Bagaimana jika tahun ini kamu menyajikan sepiring ketan sarikaya yang legit dan berorama wangi pandan yang menggoda selera? Seluruh anggota keluarga pasti suka, deh. Yuk kita coba resepnya yang ada di resepkoki.id.

Ketan Sarikaya. (steemitimages.com)

Bahan:

  • 350 ml beras ketan, cuci lalu rendam air minimal 2 jam
  • 130 ml santan instan
  • 150 ml air
  • 1 lembar daun pandan
  • Sejumput garam

Bahan Sarikaya:

  • 100 gr gula merah, serut
  • 150 ml air
  • 1 lembar daun pandan
  • 3 butir telur, kocok lepas
  • 65 ml santan instan
  • 50 gr tepung beras

Cara membuat:

Pertama kita masak ketannya terlebih dahulu. Caranya, cuci kembali beras ketan yang sudah kita rendam hingga bersih.

Dalam panci, rebus santan, air, daun pandan dan garam hingga mendidih. Setelah itu, masukkan beras ketan ke dalam rebusan santan. Masak hingga santan terserap habis.

Lalu, kukus beras ketan dalam panci kukusan hingga matang. Angkat dan sisihkan.

Ketan Sarikaya. (Rasamasa.com)

Sekarang, saatnya membuat sarikaya. Caranya, rebus gula merah, air dan daun pandan sampai semua larut seperti sirup. Angkat lalu dinginkan.

Dalam wadah, masukkan sirup gula merah, kocokan telur, santan dan tepung beras. Aduk hingga tercampur rata.

Lalu, siapkan loyang yang sudah diberi alas dengan daun pisang atau plastik. Olesi sedikit minyak, ya. Masukkan ketan ke dalam loyang dan padatkan hingga rata. Tuang sarikaya ke atas ketan sambil disaring. Ratakan agar menutup seluruh permukaan.

Terakhir, kukus loyang berisikan ketan sarikaya selama 40-45 menit, sampai lapisan sarikaya memadat. Angkat dan dinginkan.

Setelah benar-benar dingin, potong-potong dan sajikan.

Ketan Sarikaya. (Grid.id)

Selamat mencoba, Millens! (IB20/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Seni, Tradisi, dan Ekspresi Keislaman di Festival Takjil Piji Wetan

22 Mar 2026

Menikmati Kesejukan Kebun Teh Sikatok di Wonosobo

22 Mar 2026

Ternyata, Kangkung Nggak Pernah Ada di Menu bagi Pasien Rumah Sakit

22 Mar 2026

Michael Spence, Teori Sinyal, dan Proses Rekrutmen di Perusahaan Modern

22 Mar 2026

Libur Lebaran, Jutaan Wisatawan Diprediksi Serbu Destinasi Wisata di Jateng

22 Mar 2026

Tester Makeup di Toko Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Virus

22 Mar 2026

7 Masjid Unik dan Bersejarah di Semarang; Dari 'Kapal Nabi Nuh' Sampai Menara Khas Melayu

22 Mar 2026

Mengapa di Label Informasi Gizi Makanan Ada Tulisan yang Dicetak Tebal?

23 Mar 2026

Segarnya Pemandangan Alam Air Terjun Kembang Soka di Kulon Progo, DIY

23 Mar 2026

Induced Demand dan Paradoks Pembangunan Jalan di Wilayah Urban

23 Mar 2026

Halalbihalal: Tradisi Pemersatu Bangsa yang Lahir dari Diplomasi Politik dan Seruan Pedagang Martabak

23 Mar 2026

Panci Presto Disulap Jadi Alat Sterilisasi Pangan, Solusi Murah buat UMKM Naik Kelas

23 Mar 2026

Menu Kuliner Nusantara saat Halalbihalal di Semarang, Ini Rekomendasinya!

24 Mar 2026

Cantiknya Pemandangan Alam Lembah Manah di Sluke, Kabupaten Rembang

24 Mar 2026

Hangat dan Sederhana; Berlebaran dengan Harira di Maroko

24 Mar 2026

Dehidrasi Bisa Bikin Mood Berantakan dan Otak Lemot

24 Mar 2026

Okupansi 'Hotel Anabul' Pet Central Semarang Full selama Periode Mudik

24 Mar 2026

Lapangan Tanah Liat Hijau Terbukti Lebih Cepat Capai Net Zero

24 Mar 2026

Lebih dari Sekadar Pantai, Begini Serunya Main ke Pantai Balongan Rembang

25 Mar 2026

Rekomendasi Restoran Ramen Halal di Tokyo yang Bisa Kamu Coba

25 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: