BerandaJalan-jalan
Selasa, 30 Okt 2017 14:54

Tukik-Tukik dalam Kebiruan Derawan

Berenang dalam kebeningan air di Pulau Derawan (travel.ketoprakdjawir.com)

Pulau Derawan memang istimewa. Jadi, datang saja ke sana untuk membuktikannya.

Inibaru.id – Satu lagi spot yang recommended untuk jalan-jalan adalah Pulau derawan. Ada di Kabupaten Berau, KalimantanTimur, pulau itu bisa dicapai dengan perjalanan darat selama tiga jam dan dilanjutkan perjalanan laut selama setengah jam.

Meski perjalanan yang ditempuh lumayan panjang, namun bakal terbayar tuntas saat kita melihat keindahannya. Ini permata Kalimantan Timur ini yang akan membuat siapa pun takjub.

Baca juga: 
Sempu, Rumah Bagi 12 Mangrove Langka
Ekspedisi Himiteka untuk Gali Potensi Wisata Kepulauan Seribu

Pinka Wima dalam IDN Times (29/10/2017) menuliskan catatan menarik yang bisa dieksplorasi ketika kita berada di Pulau Derawan.

 Pulau Maratua

 

(Pinka Wima/IDN Times)

Pulau Maratua terletak di Kecamatan Maratua. Perjalanan ke pulau ini memakan waktu satu jam dengan menggunakan speedboat dari Pulau Derawan. Perpaduan hamparan pasir putih dan warna air yang biru toska, bikin kita puas dan tak  ingin berlalu dari situ.

Pulau Maratua memiliki resor apung dan restoran yang menghadap ke laut. Untuk bisa menginap di resor apung itu,  kita perlu merogoh kocek Rp 1,1 juta/orang.  Itu sudah termasuk makan 3 x sehari. Nah, untuk harga resort yang berada di darat lebih murah lagi, yaitu Rp 950 ribu/orang.

 

Gua Halo Tabung

 

(Pinka Wima/IDN Times)

Selanjutnya adalah Goa Halo Tabung yang juga indah. Gua ini tempat yang cocok buat pencinta olahraga yang memicu adrenalin. Dari bibir pantai, kita  harus berjalan kaki untuk bisa mencapai spot itu.

Di area  tersebut, kita bisa meloncat dari ketinggian 4 meter ke palung laut yang memiliki kedalaman hingga lebih dari 70 meter. Airnya biru jernih dan banyak ikan laut yang berenang di dalamnya.

Uniknya lagi, setelah meloncat dan berenang, kita harus melewati gua untuk bisa naik ke permukaan tanah.

Pulau ini bisa ditempuh dengan perjalanan speedboat selama 15 menit dari Pulau Maratua.

 

Kehe Daing, Pulau Kakaban Timur

 

(Pinka Wima/IDN Times)

Setelah puas memacu adrenalin, saatnya menuju ke Kehe Daing yang terletak di Pulau Kakaban bagian timur. Perjalanan dengan speedboat bisa ditempuh selama 15-30 menit.

Kita bakal disambut oleh laguna luas yang berpasir putih dan memiliki warna air biru toska yang sangat jernih. Laguna ini memiliki kedalaman sebatas lutut namun, semakin ke tengah semakin dalam.

Kehe Daing memiliki arti: Kehe “lubang”  dan Daing “ikan”. Laguna ini memang terhubung ke laut, dengan sebuah gua tempat ikan-ikan bisa berenang bebas dari dan ke laut.

Kita bisa masuk ke lubang ini dan berenang menuju ke laut. Namun ini tidak disarankan ketika air sedang pasang.

 

Danau Kakaban

 

(Pinka Wima/IDN Times)

Meski ada di pulau yang sama, namun kita harus menempuh perjalanan speedboat lagi selama 15 menit. Danau Kakaban adalah danau yang dihuni ribuan ubur-ubur tak menyengat. Danau ini hanya ada dua di dunia, lo! Karena itu, mengunjungi Danau Kakaban adalah “keharusan” bila ke Pulau Derawan.

 

Pulau Sangalaki

 

(Pinka Wima/IDN Times)

Selanjutnya adalah Pulau Sangalaki, tempat pengembangbiakan anak penyu alias tukik. Di sana ribuan tukik bakal menetas di pasir yang terletak di bibir pantai.

Petugas pun bakal menempatkan mereka di sebuah kolam raksasa hingga mereka cukup umur. Nah, setelah tukik dianggap sudah siap, pada malam hari mereka bakal dilepaskan ke laut.

 

Gusung Sanggalau

 

(Pinka Wima/IDN Times)

Gusung Sanggalau adalah salah satu spot yang “wajib” dikunjungi di Derawan. Ini adalah hamparan pasir putih yang timbul di tengah laut. Pulau ini biasanya muncul dari pukul 13.00 hingga pukul 16.00.

Kita bisa berlari dari ujung pulau pasir hingga ujung lainnya yang dikelilingi hamparan laut lepas berwarna biru. Lanskap ini bakal terekam sempurna apalagi jika kita menggunakan drone. (EBC/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: