BerandaIndie Mania
Minggu, 4 Agu 2018 10:30

Internasional Gamelan Festival 2018 Segera Digelar!

Warga negara asing sedang memainkan gamelan. (Tribunnews.com)

Ingin tahu serba-serbi soal gamelan? Yuk, datang ke festival ini. Dijamin, kamu bisa tahu banyak soal alat musik tradisional dari Jawa itu.

Inibaru.id – Millens, akan ada festival menarik dalam waktu dekat ini. Di festival itu, para maestro gamelan tingkat internasional akan berkumpul, lo. Yap, itulah Internasional Gamelan Festival (IGF) 2018.

Acara itu akan diselenggarakan pada 9-16 Agustus 2018. Menurut Kompas.com (24/7/2018), dalam siaran pers IGF dikatakan aka nada 19 kelompok gamelan luar negeri dan 33 kelompok gamelan dalam negeri, serta belasan peneliti/ahli gamelan akan meramaikan acara tersebut. Wah!

Rangkaian acara yang digelar selama 10 hari itu dilangsungkan di beberapa daerah yaitu Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Blora, dan Boyolali. Wah!

Kepala Pemasaran Dinas Pariwisata Solo, Kristina mengatakan selama acara wisatawan dapat berkunjung dan ikut menyaksikan rangkaian acara, terutama berbagai pertunjukannya. "Bisa, untuk semua masyarakat bisa menikmati, free,” katanya.

Yap, ada banyak sekali hal yang nggak boleh kamu lewatkan selama festival ini berlangsung. Kira-kira ada apa saja ya?

  1. Pertunjukan

Pertunjukan gamelan. (Tribunnews.com)

Ada 6 Pertunjukan dalam Pergelaran “Home Coming” International Gamelan Festival 2018. Ada Opening Ceremony, Konser Gamelan Rakyat, Konser Keberagaman Gamelan, Konser Kelompok Manca Negara, Konser Utama dan Konser Gamelan Kraton. Mantap!

  1. Konferensi

Ilustrasi konferensi Gamelan. (Musicalprom.com)

Peran penting gamelam dalam kehidupan lintas zaman akan dibahas dalam beberapa sesi konferensi di IGF 2018 nanti. Konferensi internasional besarnya bertema “Gamelan Culture: Roots, Expression, and Worldview”.

Gedung Teater Besar ISI Surakarta dan Pusat Studi ASEAN, LPPM-Universitas Sebelas Maret, akan jadi lokasi konferensi mulai pukul 09.00 - 16.00 WIB di setiap harinya.

  1. Pameran

Gamelan Indonesia sudah dikenal hingga ke mancanegara. (Merdeka.com)

Pameran IGF 2018 akan memperlihatkan sejarah, ekspresi, dan spirit gamelan yang telah menjadi media untuk menanggapi gelombang pengaruh peradaban (agama, politik, industri, modernisme) dan juga membentuk corak kebudayaan Nusantara.

Pameran akan diadakan 10-15 Agustus 2018, bertempat di Galeri Besar dan Galeri Kecil Taman Budaya Jawa Tengah di Surakarta.

  1. Penerbitan

Bermain gamelan. (Wikipedia.org)

Dalam ajang internasional ini juga akan diterbitkan sejumlah buku tentang biografi dan pemikiran beberapa orang empu, notasi gending-gending langka/kuno, serta hasil-hasil riset mengenai gamelan.

Wisatawan dapat menghadiri peluncuran buku pada Jumat, 10 Agustus 2018, pukul 09.30 sampai selesai, bertempat di Pendopo Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta.

  1. Pemutaran Film

Banyak warga negara asing yang tertarik dengan gamelan. (Tempo.co)

Selain itu juga akan ada pemutaran berbagai film disertai diskusi dengan format mini sinema. Menghadirkan pula pembicara oleh Djaduk Feriyanto (Yogyakarta) dan Toersi A (Jakarta). Film yang akan ditayangkan antara lain Lahirnya Gatotkaca karya Djaduk (1958), Bulan Terusuk Ilalang karya Garin Nugroho (1995), Cemeng 2005 karya Riantiarno (1995), Dongeng dari Dirah karya Sardono W Kusumo (1992). Program pemutaran film dalam eksibisi ini berlokasi di Cineplex Hartono Mall Solobaru dan Omah Sinten.

  1. Sastra - Menulis Tentang Gamelan

Permainan gemlan. (Youtube.com)

Dalam program sastra ini, wisatawan bisa belajar menulis cerpen, puisi, esai atau reportase yang bertema gamelan. Tulisan yang terkumpul akan dikurasi, dibukukan kemudian diobrolkan.

Wah, sepertinya menyenangkan sekali ya acara di IGF 2018 ini? Jangan lupa datang, Millens! (IB06/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: