BerandaIndie Mania
Minggu, 30 Des 2017 18:16

Catatan 2017: Gengsi Internasional Film Kita

Sekala Niskala (The Seen and Unseen) (highonfilms.com)

Biopik, drama, thriller, dan horor mewarnai film kita sepanjang 2017 dan banyak yang mendapat penghargaan internasional. Genre horor mendominasi, juga pada awal 2018.

Inibaru.id – Dari tahun ke tahun, film berkualitas mewakili Indonesia di festival film internasional. Beberapa film beroleh penghargaan bergengsi. IDN Times mencatat delapan film kita mendulang penghargaan internasional selama 2017.

Kedelapan film itu Athirah, Sekala Niskala (The Seen and Unseen), Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (Marlina the Murderer in Four Acts), Istirahatlah Kata-Kata, Battle of Surabaya, Humba Dreams, Ruah (The Malediction), dan Turah.

Tim Millens Inibaru mengulas singkat dua di antaranya.

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

 

Adegan dalam Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (Brilio.net)

Film ini beroleh penghargaan dari Tokyo Filmex International Film Festival 2017. Sebelumnya, film garapan Mouly Surya ini juga sukses membawa pulang penghargaan prestisius dari festival film di Maroko, Polandia, Spanyol dan Filipina.

Bahkan Marsha Timothy yang untuk pertama kalinya harus melakoni karakter pembunuh, dinobatkan sebagai “Aktris Terbaik” dalam Festival Film di Spanyol mengalahkan aktris Hollywood.

Baca juga:
Tepuk Tangan untuk "Ziarah" di Tokyo
Kalahkan Nicole Kidman, Marsha Timothy Berjaya di Katalunya

Sesuai judulnya Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak terbagi dalam empat babak: (1) perampokan di rumah Marlina, (2) perjalanan Marlina ke kantor polisi dengan membawa serta kepala perampok yang telah dibunuhnya, (3) pengakuan dan (4) kelahiran.

Sekala Niskala (The Seen and Unseen)

 

Adegan dalam Sekala Niskala (The Seen and Unseen) (tiff.net)

Digarap oleh sutradara Kamila Andini, film yang memilih Pulau Dewata untuk pengambilan gambar ini menjadi satu-satunya film Asia yang diputar dalam sesi paling bergensi Platform) di Toronto Internasional Film Festival (TIFF) 2017.

Selain TIFF 2017, film ini juga berlaga dalam Venice Production Bridge, Hong Kong Asia Film Financing Forum dan Jogja-NETPAC Asian Film Festival ke-12.

Dan yang tidak kalah menggembirakan, The Seen and Unseen  mendapatkan penghargaan dari Asia Pasific Screen Award-Tokyo Filmex International Film Festival untuk kategori Best Youth Film.

Film mengisahkan mengenai Tantri yang selalu menemani Tantra, saudara kembarnya yang tergeletak lemah akibat penyakit yang menyerang otak. Penasaran? Film itu sudah bisa ditonton pada 2018.

 

Film Paling Ditunggu pada Awal 2018

Film horor yang cukup laris pada 2017 kembali akan muncul pada awal 2018. Genre lain yang ada adalah sejarah. IDN Times mencatat 11 yang bakal tayang, yaitu Silariang: Cinta yang (Tak) Direstui, Rumah Belanda, Flight 555, Dilan 1990, Arumi, Eiffel I’m in Love 2, Meet Me After Sunset, Nini Thowok, Bunda-Cinta Dua Kodi, Maipa Deapati & Datu Museng,  dan Danur 2: Maddah

Tiga di antaranya diulas singkat Tim Millens Inibaru.

Maipa Deapati & Datu Museng

  Maipa Deapati & Datu Museng (fuzionproductions.com)

Tayang mulai 11 Januari 2018 di bioskop, film ini diangkat dari roman sejarah yang beredar di kalangan orang-orang Makassar. Bercerita tentang kisah Datu Museng pemuda pemberani dari Gowa yang jatuh cinta pada wanita yang cantik jelita, kembang Kesultanan Sumbawa bernama Maipa Deapati. Kedua sejoli  ini harus memperjuangkan cinta mereka di tengah perjuangannya melawan kolonial Belanda. Bahkan demi menjaga cintanya pada sang suami, Maipa Deapati rela mati di tangan Datu Museng dari pada disentuh oleh tangan orang Belanda yang menyukainya.

Danur 2: Maddah

Danur 2: Maddah (MD Pictures)

Sukses mencuri perhatian di film pertamanya, kali ini Danur 2 juga diadaptasi dari sekuel novel Danur yang berjudul Maddah. Masih menghadirkan Prilly Latuconsina yang berperan sebagai Risa yang memiliki teman-teman hantu Belanda. Berbeda dengan teman-teman hantunya, Risa justru tumbuh dewasa dan semakin sibuk dengan kegiatannya. Risa menyadari bahwa persahabatannya dengan Pater serta teman-temannya kini terancam. Saat Risa mengunjungi tempat yang dihuni oleh sahabat-sahabatnya, ada sosok hantu lain yang menginginkan Risa pergi dari tempat itu.

Nini Thowok

 

Nini Thowok (Youtube)

Film ini dibuat berdasarkan literatur Jawa yang artinya boneka yang terbuat dari siwur (gayung dari batok kelapa). Gayung tersebut menyerupai boneka jaelangkung. Di sini diceritakan tentang seorang gadis yang kehidupannya dihantui oleh arwah menyerupai nenek tua dan berambut putih yang sering disebut sebagai Nini Thowok.

Baca juga:
Pengabdi Setan” Akan Melanglang ke Amerika Latin
Komponis dan Budayawan Islam Jadi Maestro Indonesia

Nabung ya untuk siap-siap nonton film-film itu? (EBC/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Asal-usul Warmindo, Warung Mi Instan yang Berawal dari Burjo

31 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: