BerandaHits
Kamis, 16 Apr 2025 14:39

Yang Orang Tua Perlu Pahami tentang Platform Daring 'Roblox'

Ilustrasi: Aplikasi Roblox. (ESRB)

Dianggap sebagai platfom edukatif dan kreatif yang populer di kalangan anak-anak, inilah yang orang tua perlu pahami tentang Roblox.

Inibaru.id - Agustina Wildan baru saja duduk di meja kerjanya ketika sebuah notifikasi muncul di gawainya; sebuah email pemberitahuan bahwa anak keduanya yang baru berusia 8 tahun baru saja menginstal gim Roblox di ponsel pribadinya.

Kebetulan, akun milik buah hatinya memang terkoneksi dengan email milik ibu dua anak yang saat ini bekerja sebagai auditor di sebuah perusahaan swasta di Kabupaten Kendal tersebut. Meski memberi kelonggaran, Gustin. sapaan akrabnya, merasa harus tetap memantau aktivitas sang anak di dunia virtual.

Maka, begitu mengetahui anaknya menginstal Roblox, Gustin pun segera mengonfirmasi. Pasalnya, di antara sekian banyak gim yang boleh dimainkan anaknya, Roblox adalah salah satu yang dia larang. Meski acap disebut sebagai platform daring yang mampu merangsang kreativitas, Gustin nggak melihatnya begitu.

"Banyak yang bilang Roblox adalah platform yang edukatif dan merangsang kreativitas. Tapi, sudah banyak studi yang bilang bahwa ia nggak seramah itu. Aku pernah lihat sendiri gimana permainannya karena anak pertamaku pernah main juga. Aku nggak sreg, sih!" terangnya, Rabu (16/4/2025).

Populer di Kalangan Anak-Anak

Sedikit informasi, Roblox adalah platform permainan daring yang sangat populer di kalangan anak-anak. Diciptakan oleh David Baszucki dan Erik Cassel pada 2004, platform ini menawarkan fitur membangun dunia virtual sekaligus memainkan gim buatan pengembang atau pengguna lain.

Roblox memang menawarkan kebebasan imajinasi yang luar biasa. Namun, di balik keseruannya, terdapat sejumlah risiko yang perlu diwaspadai oleh orang tua. Psikolog anak dari Universitas Indonesia, Dr Rini Hapsari MPsi suatu ketika pernah mengatakan bahwa Roblox bisa menimbulkan dampak negatif jika tidak diawasi dengan baik.

“Anak-anak cenderung belum mampu memilah mana konten yang aman dan mana yang berbahaya. Roblox yang berbasis komunitas memungkinkan mereka berinteraksi dengan pemain asing tanpa filter,” ujarnya.

Dr Rini mengungkapkan, risiko seperti perundungan siber, paparan konten tidak pantas, hingga potensi predator daring dapat mengintai para pengguna Roblox kapan saja.

Kasus Eksploitasi Anak Daring

Sebuah laporan dari National Society for the Prevention of Cruelty to Children (NSPCC) di Inggris menyebutkan bahwa Roblox termasuk dalam lima besar aplikasi yang paling sering digunakan dalam kasus eksploitasi seksual anak secara daring.

Fitur obrolan langsung dan kemampuan untuk membuat konten sendiri menjadikan platform ini rawan disalahgunakan oleh oknum nggak bertanggung jawab. Hal ini belum termasuk aspek kecanduan yang juga seharusnya bisa menjadi sorotan.

Fitur obrolan langsung pada Roblox menjadikan platform ini rawan disalahgunakan oleh oknum nggak bertanggung jawab. (Adobe via ABC News)

Studi dari Oxford Internet Institute pada 2023 mencatat bahwa anak-anak yang bermain gim daring seperti Roblox lebih dari tiga jam sehari cenderung mengalami gangguan fokus, ketidakstabilan emosi, dan penurunan interaksi sosial di dunia nyata.

Riset tersebut telah diperkuat oleh data dari Common Sense Media yang menunjukkan bahwa rata-rata anak usia 8-12 tahun menghabiskan lebih dari 1,5 jam per hari hanya untuk bermain Roblox.

Konten Seksual Terselubung

Meskipun Roblox telah menyediakan pengaturan kontrol orang tua (parental controls), banyak dari fitur ini yang nggak diaktifkan secara otomatis. Maka, tanpa pengawasan, anak-anak bisa saja terseret ke dalam ruang obrolan yang mengandung ujaran kebencian atau konten seksual terselubung.

Pengembang Roblox dalam satu kesempatan pernah nggak menampik adanya penjahat siber yang turut mengganggu kenyamanan bermain Roblox. Lebih dari itu, mereka juga mengakui bahwa verifikasi usia untuk anak di bawah 13 tahun masih menjadi tantangan buat mereka.

Terkait hal ini, Gustin mengatakan, salah satu hal yang nggak disukainya saat anaknya bermain Roblox adalah permainan-permainan dari user lain yang kadang kurang pas dimainkan anak-anak. Selain itu, anaknya juga jadi punya banyak kosakata baru yang menurutnya kurang sopan.

"Namanya anak kecil, dengar apa langsung ditiru. Cuman, mau ngelarang juga gimana, teman-temannya main Roblox semua. Tadi, akhirnya kami sepakat bahwa anakku boleh main gim itu hanya jika ada kami (orang tua) di sampingnya," tandasnya.

Kontrol Orang Tua

Sebagaimana dikatakan Gustin, Dr Rini juga mengimbau kepada para orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak saat bermain gim, khususnya pada permainan-permainan yang memungkinkan sang buah hati berinteraksi dengan user lain.

"Berbicara secara terbuka tentang apa yang mereka mainkan dan dengan siapa mereka berinteraksi adalah langkah awal yang penting," Dr Rini menyarankan.

Sebagaimana ribuan permainan daring yang biasa dimainkan anak-anak, Roblox bukanlah platform yang sepenuhnya buruk. Maka, tanpa pengawasan yang memadai, platform ini berpotensi menjadi pintu masuk bagi berbagai ancaman serius terhadap perkembangan psikologis anak.

Buat kamu yang pernah main Roblox, sepakat dengan hal ini nggak, Millens? Atau kamu punya pendapat lain yang mungkin bisa menjadi jalan tengah juga? (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: