BerandaHits
Jumat, 1 Jan 2026 09:01

Uniknya Palang Pintu Kereta di Stasiun Tugu Yogyakarta, Salah Satunya Terpendek di Indonesia!

Palang pintu kereta di Stasiun Tugu Yogyakarta yang memakai sistem palang geser. (Muhammad Bakr Muhlison)

Selain palang pintu kereta yang memakai sistem palang geser, ada palang pintu kereta terpendek di Indonesia yang bisa kamu temukan di Stasiun Tugu Yogyakarta. Seperti apa ya rupa palang pintu ini?

Inibaru.id – Bisa jadi, salah satu stasiun kereta yang paling sibuk di Indonesia selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) adalah Stasiun Tugu Yogyakarta. Maklum, stasiun ini persis berada di ujung utara ikon Kota Pelajar, yaitu Jalan Malioboro, yang selalu jadi jujugan wisatawan yang datang ke Kota Gudeg.

Stasiun kereta dengan nama resmi Stasiun Yogyakarta ini juga punya daya tariknya tersendiri. Bentuk bangunannya masih memakai arsitektur kolonial. Lebih dari itu, kalau kamu cermati, di dekat stasiun ini, ada palang pintu kereta api yang sangat unik dan nggak bisa ditemukan di tempat lain, Gez.

Palang pintu pertama yang kita bahas adalah yang ada di sebelah timur stasiun ini. Palang pintu ini seakan-akan jadi pembatas antara ujung utara Jalan Malioboro dan ujung selatan Jalan Mangkubumi. Pihak PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Persero menyebutnya sebagai Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 3A Stasiun Yogyakarta.

Mengapa unik? Jika di tempat-tempat lain palang pintu kereta api memakai palang yang bisa naik-turun, JPL 3A Stasiun Yogyakarta justru memakai sistem palang geser.

Nggak jauh dari JPL3A, penyeberangan penumpang ini juga diberi palang pintu kereta berukuran sangat kecil. (Google Street View)

“Palang pintu ini jadi satu-satunya perlintasan geser yang dikelola PT KAI (Persero),” ungkap Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih sebagaimana dinukil dari Pandanganjogja, Rabu (15/10).

Keunikan lain dari palang pintu kereta ini adalah hanya akan dibuka bagi pejalan kaki, pemakai sepeda, atau pemakai becak yang pengin melintas. Intinya sih, kendaraan bermotor seperti sepeda motor atau mobil nggak boleh lewat.

Sistem palang pintu geser ini konon terus dipertahankan sejak zaman penjajahan Jepang pada 1940-an. Alasannya, tentu karena faktor historis sekaligus menjaga fungsinya yang hanya diperuntukkan untuk membantu penyeberang yang berjalan kaki atau yang nggak memakai kendaraan bermotor melintas, Gez.

Nah, kalau kamu masuk ke area parkir Stasiun Tugu dari sisi timur, nggak jauh dari palang pintu JPL 3A, ada palang pintu lain yang nggak kalah unik. Kabarnya sih, palang pintu ini adalah palang pintu kereta terpendek di Indonesia.

Rupa palang pintu kereta terpendek di Indonesia yang ada di Stasiun Tugu. Hanya dipakai penyeberang yang berjalan kaki. (IG/Jogjaku)

Kamu bisa menemukannya di area pedestrian yang dipakai penumpang kereta berjalan kaki masuk atau keluar dari stasiun. Nah, karena para penumpang ini harus menyeberangi rel kereta api yang masih aktif, dipasang palang pintu dengan panjang kurang lebih 1 meter saja. Palang pintu ini akan menutup tatkala ada kereta api yang akan lewat. Orang-orang yang berjalan kaki pun harus menunggu sembari melihat kereta api melintas di jarak yang sangat dekat di depannya.

“Salah satu momen yang cukup menarik buat saya kalau keluar dari Stasiun Tugu ya pas menunggu kereta lewat di palang pintu super mini ini. Kayaknya cuma di Jogja ya yang ada kayak begini,” ucap warga Mlati, Sleman, Afiyanti pada Rabu (31/12/2025).

Jadi, kalau kamu pas liburan kali ini main ke Jogja, dan kebetulan naik kereta yang turun di stasiun ini, coba deh cek dua palang pintu kereta ini. Dijamin seru kok pas melihatnya. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sulit Cari Kerja Formal, Banyak Lulusan S1 Jadi Pengemudi Ojol

18 Des 2025

Mulai Tahun Depan, Registrasi Kartu SIM Harus dengan Verifikasi Wajah

18 Des 2025

Pindah ke Air Baku, Upaya Memperlambat Penurunan Muka Tanah di Pesisir Semarang

18 Des 2025

Ternak Ayam 'Kub' di Pekarangan Kantor Camat, Telurnya Dibagikan Gratis

18 Des 2025

Libur Nataru Seru dan Aman Bareng Kereta Api, Daop 4 Semarang Siaga Pol-polan!

18 Des 2025

Nasib Satwa Liar Kita; Habitat Hilang, Pemburu Menghadang!

18 Des 2025

Pengin Libur Nataru di Yogyakarta? Ketahui Dulu Lokasi Parkir Dekat Malioboro Ini

19 Des 2025

Kala Satu Episode Pokemon di Televisi Bikin Ratusan Orang Masuk Rumah Sakit

19 Des 2025

Menguji Kepekaan Mahasiswa pada Lingkungan dalam KPI Creative Show 2025

19 Des 2025

SPPG di Semarang Didorong untuk Pakai Bahan Baku Lokal, Bukan Industri

19 Des 2025

Krisis Iklim, Kemandirian Pangan, dan Pentingnya Daya Adaptasi Petani

19 Des 2025

Cadangan Beras 334 Ribu Ton, Stok Pangan Jateng Aman selama Libur Nataru

19 Des 2025

Komdigi Lagi 'Sapu Bersih' Aplikasi Mata Elang yang Bisa Curi Datamu

19 Des 2025

Bukan Cuma Jago Orasi, Bung Karno Ternyata 'Si Anak Skena Kebun' Sejati!

19 Des 2025

Cerita Tahu Gecot Pak Imoeh, Jadi Legenda Kuliner Purbalingga Sejak 1960-an

20 Des 2025

Kok Bisa Sih Kaus Bahan Polyester Cepat Bau?

20 Des 2025

312 Mahasiswa Baru Sabet Beasiswa OSC 2025, Totalnya Capai Rp29 Miliar!

20 Des 2025

Samudra Ternyata Nggak Sepi, Lo! Intip Gimana Pandemi Bikin Laut Kembali 'Bernyanyi'

20 Des 2025

Paket Wisata Kano Bisa Kamu Coba di Rawa Pening

21 Des 2025

Syahdunya Sarapan Pagi di Soto Pak Parno, Prawirotaman, Yogyakarta

21 Des 2025

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: