BerandaHits
Minggu, 14 Feb 2026 11:01

Tips Mencegah Jet Lag Usai Naik Pesawat Jarak Jauh

Ilustrasi: Mencegah jet lag. (Bensonsforbeds)

Biar bisa segera segar dan beraktivitas di tempat lain usai penerbangan jarak jauh, ada beberapa tips mencegah jet lag yang bisa kamu terapkan berikut ini.

Inibaru.id - Pernah sampai di tujuan liburan tapi badan rasanya seperti habis begadang tiga hari berturut-turut? Mata berat, kepala pusing, perut nggak enak, tapi jam lokal masih siang bolong. Yup, itu dia jet lag, musuh bebuyutan para traveler jarak jauh.

Jet lag sebenarnya terjadi karena jam biologis tubuh kita, alias ritme sirkadian, belum “move on” dari waktu di kota asal. Tubuh masih berpikir ini jam tidur, padahal di tempat tujuan justru waktunya beraktivitas. Akibatnya muncul rasa lelah, susah tidur, susah fokus, sampai gangguan pencernaan ringan.

Kabar baiknya, jet lag bukan sesuatu yang harus diterima begitu saja. Menurut para pakar perjalanan, salah satu trik paling efektif mencegah jet lag adalah dengan memilih waktu kedatangan pesawat.

Waktu ideal mendarat supaya tubuh cepat beradaptasi di tempat baru adalah antara pukul 14.00 sampai 17.00 waktu setempat. Di jam-jam ini, tubuh langsung terpapar cahaya matahari alami yang cukup kuat untuk “reset” jam internal. Cahaya siang memang jadi sinyal terpenting buat tubuh untuk mengenali kapan harus terjaga dan kapan waktunya istirahat.

Dengan tiba sore hari, kamu juga punya waktu buat tetap aktif ringan, jalan-jalan sebentar, makan malam santai, lalu tidur di jam normal malam hari. Pola ini membantu tubuh lebih cepat menyesuaikan ritme baru tanpa drama begadang atau kebangun subuh.

Selain soal jam kedatangan, arah perjalanan juga berpengaruh besar. Terbang ke arah timur biasanya bikin jet lag lebih parah dibanding ke barat. Alasannya simpel: memajukan jam tidur itu jauh lebih sulit daripada menundanya.

Perubahan jam tidur dan rasa lelah selama penerbangan bisa menyebabkan jet lag. (Klik dokter)

Kalau kamu mau terbang ke arah timur, coba mulai menyesuaikan jadwal tidur tiga hari sebelum berangkat. Setiap malam tidur 30 sampai 60 menit lebih awal dari biasanya. Sebaliknya, kalau terbang ke barat, biasakan tidur sedikit lebih larut. Trik kecil ini terdengar sepele, tapi efeknya cukup signifikan buat mengurangi “kaget waktu” saat sampai tujuan.

Hal lain yang sering diremehkan adalah hidrasi. Udara di kabin pesawat super kering, dan dehidrasi bisa memperparah rasa lelah. Jadi pastikan minum air putih cukup sebelum terbang, selama di pesawat, dan setelah mendarat. Hindari kebanyakan kopi atau alkohol karena justru bikin tubuh makin kekurangan cairan.

Selama penerbangan panjang, usahakan juga bangun dan jalan kecil di lorong pesawat tiap satu atau dua jam. Gerakan ringan membantu melancarkan peredaran darah dan bikin badan nggak terasa kaku.

Terakhir, atur waktu tidur di pesawat mengikuti jam di destinasi tujuan, bukan jam asal. Kalau di tempat tujuan sudah malam, cobalah tidur meski belum terlalu ngantuk. Kalau masih siang, tahan dulu mata meski badan capek.

Dengan kombinasi waktu kedatangan yang pas, adaptasi tidur bertahap, cukup minum, dan sedikit gerak, jet lag bukan lagi momok besar. Liburan pun bisa langsung dinikmati tanpa drama badan tumbang di hari pertama, Gez. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: