BerandaHits
Selasa, 30 Des 2024 16:36

Tanggapi PPN 12 Persen, Anak Muda Semarang: Bakal Susah Nabung dan Harus Nahan Jajan

Anak muda Semarang bersiap dengan PPN 12 persen. (Hetero.space)

Banyak anak muda yang bersiap menghadapi PPN 12 persen mulai tahun depan. Apa saja ya yang mereka siapkan?

Inibaru.id – Dalam hitungan hari, tahun berganti dari 2024 jadi 2025. Mulai 1 Januari 2025 nanti pula, PPN 12 persen diberlakukan. Meski hanya naik 1 persen, Hayati, salah seorang pekerja kantoran di sebuah lembaga pendidikan di Kota Semarang sudah tahu kalau hal ini akan berdampak pada naiknya harga berbagai macam barang dan jasa yang biasa dia gunakan.

Kenaikan ini bahkan sudah dirasakan dalam beberapa minggu belakangan. Hal ini membuat perempuan yang masih betah menjomlo di tengah perantauannya ini mengaku bakal berpikir dua kali untuk jajan seenaknya di masa depan.

“Aku kan hobi banget beli jajan ya. Tapi belakangan ini sudah kerasa harga sejumlah jajanan naik. Mungkin aku akan menahan diri dulu agar nggak sering jajan seperti sekarang. Kalau merasa butuh saja. Sayang aja kalau akhirnya nanti malah habis uang banyak,” ucapnya saat istirahat makan siang di tempat kerjanya pada Senin, (30/12/2024).

Meski mengaku senang upah minimum kota (UMK) juga akan naik pada tahun depan, Hayati menyebut hal ini nggak membuat keuangannya jadi lebih baik. Soalnya, dia sudah membaca banyak artikel di media daring yang menyebut kenaikan harga barang dan jasa akan cukup signifikan gara-gara PPN 12 persen ini.

“UMR naiknya cuma segitu, tapi prediksi kenaikan kebutuhan sehari-hari malah lebih besar. Sepertinya bakal lebih susah nabung deh tahun depan,” terangnya dengan penuh kekecewaan.

Kenaikan PPN diyakini bakal bikin kenaikan harga barang dan jasa yang cukup signifikan. (Pontianakpost/Haryadi)

Rekan Hayati, Arhan, bahkan sampai berkelakar kalau dia nggak yakin kalau pada akhirnya dia mampu membeli rumah sebagaimana yang dia idam-idamkan selama ini gara-gara adanya prediksi harga-harga barang akan naik mulai tahun depan.

“Kalau gaji bulanan nantinya habis buat kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan lainnya, jadi nggak bisa nabung. Padahal ngumpulin DP buat rumah aja masih belum kelar. Entah bakal berhasil atau nggak membeli rumah nantinya,” ucap laki-laki asal Solo tersebut.

Nggak cuma anak muda pekerja kantoran yang mengeluhkan hal ini. Ifa, salah seorang pelayan di tempat makan bertema masakan barat juga merasakan hal serupa. Dia mengaku bakal menghitung ulang pengeluaran bulanannya karena cicilan sepeda motornya masih harus sisa belasan bulan.

Obrolan bersama dengan teman-teman kerjanya membuatnya yakin kalau ekonomi 2025 nanti bakal lebih berat buat siapa saja. Dia bahkan sampai terpikir jika tempat dia bekerja bakal mengalami penurunan jumlah pengunjung gara-gara kenaikan berbagai macam harga dan jasa nantinya.

“Jujur masih bingung sih kenapa pas ekonomi lagi lesu gini malah menaikkan PPN yang efek dominonya bakal seperti itu. Nggak tahu apakah nanti tetap banyak atau nggak pengunjung rumah makan tempat saya kerja,” tulis perempuan berusia 25 tahun tersebut di pesan WhatsApp, Senin (30/12).

Yap, kenaikan PPN 12 persen sepertinya bakal sulit untuk ditunda atau dibatalkan. Jadi, kita harus bersiap dengan efek dominonya berupa kenaikan harga barang dan jasa. Kalau kamu sendiri, sudah melakukan persiapan atau perubahan gaya hidup apa untuk menyiatasinya, Millens? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: