BerandaHits
Selasa, 4 Agu 2025 17:54

Summerween Makeup, Ketika Estetika Gelap Bertemu Terik Musim Panas

Summerween bisa kamu terapkan tanpa menunggu Halloween. (Stargazer)

Di tengah terik matahari yang identik dengan warna-warna cerah, sebuah tren kecantikan bernama Summerween hadir membawa nuansa misterius. Tren ini menantang kebiasaan dengan memadukan estetika gotik yang gelap dan edgy khas Halloween ke dalam riasan sehari-hari, membuktikan bahwa kecantikan nggak mengenal musim.

Inibaru.id - Di bawah teriknya matahari musim panas, ada sebuah tren kecantikan yang berani melawan arus. Alih-alih warna-warna cerah dan pastel yang identik dengan musim ini, Summerween hadir membawa nuansa misterius dan gelap. Tren ini, yang namanya merupakan gabungan dari "summer" dan "Halloween," adalah perayaan bagi mereka yang mencintai estetika gotik, gelap, dan edgy, bahkan di tengah hari yang paling cerah sekalipun.

Summerween bukan sekadar iseng-iseng; ini adalah pernyataan gaya. Di mana orang lain berbondong-bondong memilih warna-warna neon dan oranye, para penggemar Summerween justru mengambil inspirasi dari perayaan Halloween. Mereka nggak menunggu bulan Oktober untuk mengeluarkan palet warna hitam, abu-abu, ungu tua, atau merah marun. Mereka memakainya sekarang, memadukan nuansa gothic dengan suasana musim panas yang santai.

Konsep makeup ini awalnya cuma ada di kartun Gravity Falls,di mana para karakternya merayakan Halloween di tengah musim panas. Siapa sangka, ide iseng ini sekarang jadi inspirasi gaya yang digandrungi banyak anak muda, terutama mereka yang suka tampil beda dan punya nyali.

Summerween bukan cuma soal makeup, tapi juga keseluruhan look. Ciri khasnya identik dengan warna-warna gelap, terutama hitam. Padukan baju mini hitam, korset, dan sepatu boots tebal untuk menciptakan kesan gotik yang kuat. Aksesori bernuansa horor seperti kalung choker dengan liontin tengkorak atau anting berbentuk kelelawar bisa jadi pelengkap sempurna.


Mata dibuat smokey dengan nuansa abu-abu gelap atau ungu tua. Eyeliner tebal dan presisi menjadi elemen wajib. Untuk bibir, tinggalkan warna-warna cerah dan ganti dengan lipstik merah marun, ungu, atau bahkan hitam pekat. Tampilan ini seolah menegaskan bahwa kecantikan nggak selalu tentang warna cerah. Dengan perpaduan yang tepat, sisi gelap dan misterius pun bisa tampil memukau di bawah terik matahari.

Kuku-kuku bercat hitam dengan motif seram bakal melengkapi tampilanmu. (Beautynesia)

Untuk tampilan yang lebih tajam, eyeliner bersayap (winged eyeliner) yang tebal dan presisi menjadi elemen wajib. Beberapa bahkan berani menambahkan detail artistik seperti gambar laba-laba kecil, jaring laba-laba, atau tetesan "darah" menggunakan liquid eyeliner berwarna merah.

Eits, jangan lupakan cat kuku hitam glossy atau mate biar "gelap" paripurna. Lebih dari sekadar tren, Summerween adalah sebuah ekspresi diri. Ini adalah tentang merayakan sisi gelap dan unik dari diri kita, nggak peduli apa musimnya. Tren ini membuktikan bahwa kecantikan nggak memiliki batasan warna atau musim.

Jadi, jika kamu merasa sedikit berbeda dan ingin bereksperimen dengan tampilan yang lebih misterius, mungkin ini saatnya untuk merayakan Summerween dan menunjukkan sisi gotikmu di bawah sinar matahari. Gimana, sudah siap menebar pesona gelapmu, Gez? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: