BerandaHits
Senin, 29 Mar 2026 19:04

Studi Temukan Kandungan Timbal pada Baju Fast Fashion Anak, Warna Cerah Paling Rawan

Baju fast fashion anak banyak mengandung timbal. (iStockphoto)

Baju fast fashion anak memang jadi penyelamat dompet, tapi sebuah penelitian terbaru justru mengungkap sisi gelapnya. Bukan cuma soal limbah tekstil yang merusak lingkungan, beberapa produk pakaian anak ternyata mengandung kadar timbal di atas batas aman. Parahnya lagi, kebiasaan si kecil yang suka menggigit ujung baju bisa bikin zat berbahaya ini langsung masuk ke tubuh!

Inibaru.id - Siapa sih yang nggak gemas lihat baju anak-anak dari brand fast fashion? Selain modelnya yang selalu up-to-date, harganya yang miring bikin kita nggak ragu buat borong banyak, apalagi anak-anak memang cepat sekali tumbuh besar.

Tapi, kamu perlu waspada nih. Di balik warna-warni yang cerah dan harga yang murah, ada ancaman "gaib" bernama timbal yang diam-diam mengintai kesehatan si kecil.

Temuan ini dipresentasikan dalam pertemuan American Chemical Society baru-baru ini. Para peneliti dibuat ketar-ketir usai beberapa kain dari merek fast fashion ternama diketahui memiliki kadar timbal yang melampaui batas aman 100 parts per million (ppm).

Peneliti menemukan 11 sampel kemeja dari empat pengecer berbeda yang "positif" mengandung timbal tinggi. Menariknya, baju dengan warna-warna ngejreng seperti merah dan kuning cenderung punya kadar timbal paling besar. Kok bisa?

Rahasia di Balik Warna yang Awet

Ilustrasi anak memilih baju. (Freepik)

Ternyata, beberapa produsen nakal menggunakan zat kimia bernama Timbal(II) Asetat. Zat ini dipakai sebagai cara murah agar pewarna bisa menempel lebih kuat pada serat kain. Hasilnya memang bikin warna baju terlihat cerah dan nggak gampang luntur, tapi taruhannya adalah kesehatan anak.

Anak-anak, terutama yang berusia di bawah 6 tahun, punya kebiasaan mengeksplorasi benda dengan mulut. Peneliti mencoba mensimulasikan kondisi ini di laboratorium. Hasilnya? Mengunyah atau menghisap kain yang mengandung timbal dalam waktu singkat saja sudah bisa membuat paparan timbal melebihi batas harian yang direkomendasikan FDA.

Kalau kebiasaan ini terus berulang, kadar timbal dalam darah si kecil bisa melonjak dan memicu masalah serius, seperti:

  1. Gangguan perilaku dan sulit fokus.
  2. Kerusakan otak dan sistem saraf.
  3. Gangguan pertumbuhan jangka panjang.

Susah Dideteksi, Apa Solusinya?

Pemimpin proyek penelitian, Kamila Deavers, menyebut kalau kandungan timbal ini sulit diprediksi karena proses pembuatan tekstil yang bervariasi. "Tanpa ada tekanan dari konsumen atau kebijakan ketat pada produsen, mereka bakal minim insentif buat beralih ke metode pewarnaan yang lebih mahal tapi aman," jelasnya.

Saat ini, peneliti masih terus menguji apakah mencuci baju berulang kali bisa menghilangkan kadar timbal tersebut atau justru malah mencemari baju lainnya di dalam mesin cuci.

Nah, untuk menghindari timbal pada baju, sebaiknya cuci baju sebelum dipakai, pilih bahan alami, dan awasi anak untuk nggak menggingit atau mengisap bajunya.

Memang, nggak ada salahnya beli baju bagus buat anak, tapi kesehatan tetap nomor satu ya, Gez. Yuk, mulai lebih kritis memilih produk fast fashion demi masa depan si kecil yang lebih sehat! (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Pelajar SD-SMP di Yogyakarta Bakal Wajib Berbahasa Jawa Krama Inggil Sehari dalam Sepekan

13 Agu 2026

Temuan Situs Bongal Geser Linimasa Masuknya Islam ke Nusantara hingga Tujuh Abad

14 Agu 2026

HUT ke-81 RI, KAI Beri Diskon Tiket 17 Persen

14 Agu 2026

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Desil 9-10, Siapa Saja yang Masuk Kelompok Ini?

15 Agu 2026

Rerie Dorong Situs Patiayam Terus Dijaga sebagai Warisan Peradaban

16 Agu 2026

Unik! Upacara HUT RI di Gang Presiden Puntan Diramaikan Kostum Daur Ulang Sampah

17 Agu 2026

Motor Bensin Bisa Ditukar Motor Listrik, Pemerintah Siapkan Skema Baru

18 Agu 2026

Bukan Rekaman Asli 17 Agustus 1945, Ini Sejarah Suara Proklamasi Bung Karno

19 Agu 2026

Negara Pertama yang Mengakui Indonesia Merdeka

20 Agu 2026

Sinewara, Bioskop BUMN Besutan PFN Siap Meluncur 2027

21 Agu 2026

Garuda Indonesia Uji Internet Cepat di Udara, Video Call dari Ketinggian 30 Ribu Kaki

22 Agu 2026

Mulai 1 Oktober, Semua Merchant Bisa Nikmati Transaksi QRIS Bebas Biaya

24 Agu 2026

Mengenal Sekaten, Tradisi Maulid Nabi Warisan Dakwah Wali Songo

25 Agu 2026

Indonesia Mulai Program PLTS, 14 Proyek Jadi Tahap Awal

26 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: