BerandaHits
Rabu, 4 Agu 2020 10:50

Sederet Klaim yang Menyeret Anji dan Hadi Pranoto ke Jalur Hukum

Anji dan Hadi Pranoto dipolisikan. (Instagram/Duniamanji)

Klaim ditemukannya obat herbal covid-19 oleh Hadi Pranoto dalam video Youtube di kanal milik Anji berbuntut panjang. Nggak hanya dihujat warganet, kini keduanya bahkan dipolisikan.<br>

Inibaru.id - Dampak penayangan video di kanal Anji yang berisi klaim telah ditemukannya obat Covid-19 oleh Hadi Parnoto berbuntut panjang. Setelah menuai banyak kecaman keras dari masyarakat sampai di-banned Youtube, kini keduanya dilaporkan ke polisi.

Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan atas dugaan melanggar UU ITE, tepatnya menyebarkan berita bohong sebagaimana Pasal 28 ayat (1) Jo Pasal 45A UU RI Nomor 19 Tahun 2016 dan/atau Pasal 14 dan 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sang pelapor adalah CEO Cyber Indonesia Muannas Alaidid. Laporan itu tertuang dalam Laporan Polisi bernomor LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ. tanggal 3 Agustus 2020. Menurutnya Muanas, alasannya melaporkan keduanya karena video ini karena berisi berita bohong yang berbahaya.

CEO Cyber Indonesia Muannas Alaidid, sang pelapor. (Merdeka)<br>

"Sudah resmi dilaporkan pada malam ini jam 18.30 terlapor disebut jelas Hadi Pranoto, profesor yang di-interview. Kemudian adalah pemilik akun Youtube Duniamanji," kata Muannas di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2020).

Sebelumnya, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) juga telah mengecam penyebaran informasi yang menyesatkan tersebut.

"Ya namanya pembohongan, kan penipuan masyarakat, dan itu sangat berbahaya sekali. Kalau menyebar luas begitu gimana?" kata Wakil Ketua Umum PB IDI dr Slamet Budiarto, pada Minggu (2/8).

Nah, berikut adalah sejumlah klaim yang dibeberkan Hadi Pranoto dalam video di Channel Youtube Anji. Klaim-klaim inilah yang dianggap IDI berbahaya dan berpotensi membuat pandemi Covid-19 di Indonesia semakin memburuk.

Klaim Sudah Menemukan Obat Covid-19

Hadi mengklaim telah menemukan obat Corona. Dia menamai sendiri obat itu sebagai Antibodi Covid-19. Padahal, hingga saat ini belum ada satu pun pihak yang mengaku telah menemukan obat untuk virus corona. WHO bahkan masih berjuang keras mendorong berbagai pihak untuk menemukan vaksin Covid-19 sesegera mungkin.

Hadi Pranoto saat menunjukkan ramuan herbal racikannya yang disebut untuk pengobatan Covid-19. [Istimewa]

Klaim Hadi lainnya yang cukup menghebohkan adalah virus corona bisa menular lewat keringat. Hal ini sangat kontras dengan keterangan WHO yang menyebut Covid-19 menyebar lewat droplet atau tetesan air liur orang yang sudah terinfeksi.

"Melalui keringat bisa, melalui air liur bisa. Jadi tidak perlu mengambil lendir yang begitu dalam hingga pasien kesakitan. Dan harga tesnya yang fantastis mahal, (Rp) 2 juta lebih," kata Hadi dalam video tersebut.

Klaim Harga Tes Swab Lebih Murah dan Virus Lebih Kuat dari Baja

Selain itu, Hadi juga menyebut biaya tes swab seharusnya lebih murah karena bisa dilakukan dengan teknologi digital. Dia mengklaim biaya tes swab seharusnya hanya Rp 10-20 ribu saja.

Klaim sesat Hadi dan Anji berbuntut panjang. (YoutubeDuniamanji)<br>

Hadi juga menyebut Covid-19 sebagai virus yang lebih kuat dari baja. Menurutnya, baja bisa meleleh jika dipanaskan dalam suhu 350 derajat Celcius. Sementara virus corona masih bisa bertahan di suhu tersebut.

"Melebihi kekuatan baja. Kalau bakar baja meleleh, tetapi kalau Covid-19 itu masih ketawa," sambungnya.

Perkataan Hadi tersebut tentu berlainan dengan apa yang telah diungkap Jubir Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. Menurut Yuri, Covid-19 baru bisa dihancurkan dengan detergen atau sabun.

Meski banyak klaim yang diungkap Hadi Pranoto di video Youtube Anji sangatlah ngawur, apakah keputusan untuk mempolisikan keduanya memang harus dilakukan, Millens? (Det/IB28/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: