BerandaHits
Minggu, 10 Jan 2026 11:01

Sederet Insentif Baru di Korea Selatan Demi Mendorong Pasangan Muda Mau Punya Anak

Selain pemotongan pajak, sejumlah insentif diberikan ke pasangan muda Korea agar mau punya anak. (Scholastic Kid Press)

Berbagai insentif dan kebijakan baru diterapkan pemerintah Korea Selatan demi mendorong pasangan muda di sana mau punya anak. Apa saja ya kebijakan-kebijakannya?

Inibaru.id - Memasuki 2026, pemerintah Korea Selatan menyiapkan banyak perubahan kebijakan yang langsung menyentuh kehidupan sehari-hari warganya. Mulai dari urusan pajak, pensiun, pengasuhan anak, sampai transportasi publik, semuanya dirangkum dalam buku “2026년부터 이렇게 달라집니다” atau “Berbagai Aturan yang Berubah Mulai 2026”, yang dirilis Kementerian Keuangan. Asal kamu tahu saja, perubahan yang dimaksud nggak main-main karena mencakup 280 kebijakan dari 37 lembaga negara.

Salah satu sorotan utama dari perubahan kebijakan yang diungkap Naver (31/12/2025) ini adalah insentif besar untuk keluarga yang punya anak. Contohnya, mulai 1 Januari 2026, ada perubahan terkait tunjangan pengasuhan anak. Intinya sih, keluarga akan mendapatkan pembebasan pajak hingga 300 ribu won kalau punya dua anak.

Perubahan lain adalah berkurangnya pajak daycare bagi perusahaan jadi 200 ribu won per bulan per anak. Buat kamu yang nggak tahu, biaya daycare diberikan perusahaan ke karyawannya yang memiliki anak di usia 6 tahun ke bawah.

Aturan pengurangan pajak hingga 15 persen untuk les seni dan olahraga bagi anak-anak juga diubah dari awalnya hanya berlaku untuk anak-anak pra-sekolah, kini juga diberlakukan sampai anak berusia 9 tahun. Hal ini membantu pasangan-pasangan yang baru punya anak memberikan pendidikan lebih layak bagi buah hatinya.

Ketiga perubahan ini jelas ditujukan demi mendorong pasangan muda di Korea untuk memiliki anak di tengah semakin menurunnya angka kelahiran anak di sana dalam beberapa tahun belakangan. Bahkan, demi membantu pasangan-pasangan muda ini dalam mengurus anaknya hingga usia maksimal 12 tahun, sistem kerja yang membolehkan karyawan berangkat pukul 10.00 juga akan diberlakukan.

Dengan berbagai kebijakan yang mendukung warganya, diharapkan pasangan muda Korea kembali berminat memiliki anak. (Vice)

Untuk sisi perusahaan, jika mereka mengizinkan pekerja mengurangi jam kerjanya demi mengurus anak tanpa memotong gajinya, juga bakal mendapatkan benefit berupa subsidi 300 ribu won per karyawan, Gez!

Nggak cukup, pilot project juga diluncurkan pemerintah Korea Selatan bagi keluarga beranggotakan 4 orang di 10 daerah yang mengalami masalah penurunan populasi dengan signifikan. Mereka akan mendapatkan voucher bulanan 150 ribu – 600 ribu won.

Bagi generasi muda, ada juga program “tabungan masa depan pemuda” yang akan diluncurkan pada Juni 2026. Program ini menawarkan masa simpan lebih singkat, tepatnya hanya tiga tahun, dengan dukungan pemerintah yang lebih besar. Intinya sih, jika rutin menabung, mereka bisa mendapatkan dana lebih dari 20 juta won untuk bersiap menghadapi dunia orang dewasa setelah selesai menempuh pendidikan.

Transportasi publik juga mendapatkan perhatian lewat hadirnya “Kartu Semua Orang”, yang memungkinkan pengguna mendapatkan pengembalian penuh jika pengeluaran transportasi melebihi batas tertentu. Artinya, kamu nggak perlu khawatir menghabiskan terlalu banyak uang untuk keperluan perjalanan seperti bolak-balik dari dan ke tempat kerja.

Secara keseluruhan, paket kebijakan 2026 ini menunjukkan satu benang merah, yaitu negara ingin lebih hadir dalam urusan keluarga, anak muda, dan kelompok rentan, sambil tetap menyiapkan fondasi ekonomi jangka panjang. Keren banget ya, Gez, pemerintah Korea benar-benar peduli dengan warganya! (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: