BerandaHits
Selasa, 4 Feb 2019 21:18

Hendrar Prihadi Jelaskan Maksud Pernyataannya Soal Larangan Lewat Jalan Tol

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi angkat bicara soal "jangan lewat jalan tol". (Kumparan/Afiati Tsalistati)

Usai dikritik lantaran mengeluarkan pernyataan yang dinilai mendukung Joko Widodo, Hendrar Prihadi kembali melakukan konfirmasi. Dalam konfirmasi tersebut, Hendi mengatakan dia justru senang lantaran kinerja Jokowi akhirnya diakui banyak pihak, termasuk masyarakat.

Inibaru.id - Walikota Semarang Hendrar Prihadi kembali membuka suara terkait pernyataannya mendukung Presiden Joko Widodo dalam acara silahturahmi pengusaha se-Jawa Tengah di Kota Semarang pada Sabtu, (2/2/2018). Hendi, sapaan akrabnya, mengaku senang lantaran pihak-pihak yang kontra terhadap Jokowi mengakui bahwa sang presiden memang menunjukkan kinerja nyata untuk semua masyarakat.

"Jadi suka tidak suka diakui juga, kan, akhirnya kalau pembangunan jalan tol itu untuk masyarakat? Dan sebenarnya tidak ada yang bilang juga kalau itu milik Pak Jokowi," kata Hendi, melansir dari Kompas.com.

Politikus 47 tahun itu menambahkan meski beberapa pihak marah oleh pernyataannya, namun mereka juga mengakui bahwa pembangunan tol membawa dampak positif bagi ekonomi dan transportasi. Menurutnya, ini justru menunjukkan bahwa pernyataannya diperhatikan banyak orang. Dia mengaku tak ambil pusing jika pernyataannya memicu penafsiran ganda.

Hendi juga menilai pernyataannya dimanfaatkan sejumlah pihak mengingat debat capres dan cawapres putaran kedua akan segera dilangsungkan pada 17 Februari mendatang. Dalam debat itu pula, pembangunan infrastruktur akan menjadi salah satu hal yang dibahas sehingga para rival menggunakan isu ini untuk menyerang Jokowi.

"Justru bagus kalau mereka mengakuinya, daripada ngotot jalan tol bukan untuk kepentingan masyarakat," ujar Hendi.

Jokowi dalam kesempatan yang sama sempat pula menyindir pihak-pihak yang merasa jalan tol bukanlah kebutuhan penting. Dirinya menegaskan tidak akan pula menjelaskan pentingnya pembangunan infrastruktur pada orang-orang yang tidak memahami teori ekonomi makro.

Hendi mendapat dukungan dari Sekjen PDIP Perjuangan Hasto Kristiyanto. Menurut Hasto, prestasi pemimpin seharusnya dilihat secara objektif, bukan justru digunakan untuk menggiring publik pada citra negatif. Dengan melihat secara objektif, masyarakat tak akan melihat sisi buruk pemerintahan Jokowi saja.

"Jadi jangan hanya gara-gara pemilu semua dianggap sebagai persoalan," pungkas Hasto. 

Hmm, semoga permasalahan ini nggak berlarut-larut ya, Millens. (IB15/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: