BerandaHits
Kamis, 3 Jul 2019 16:56

Persiapkan Dirimu, Bulan Juli Banyak Dihiasi Fenomena Langit!

Fenomena langit akan menghiasi bulan Juli. (Serambi)

Fenomena langit akan banyak bermunculan di bulan Juli. Kalau kamu beruntung kamu bisa melihatnya dengan mata telanjang.

Inibaru.id - Bulan Juli akan menjadi waktu di mana banyak fenomena langit bermunculan. Wuih, pasti indah banget ya kalau bisa melihat hiburan gratis yang dibuat oleh alam semesta.

Apa saja sih fenomena tersebut, cermati yuk, kapan saja munculnya. Persiapkan dirimu ya.

Gerhana matahari total dan bulan baru pada 2 Juli 2019

Dalam memasuki fase baru, bulan akan terletak di antara bumi dan matahari. Hal itu membuat cahaya dari matahari akan terhalangi oleh bulan. Tapi sayang, yang cuma bisa melihatnya dengan jelas hanya di sekitar Samudra Pasifik dan Amerika Selatan.

Periode pertama akan terjadi dekat tanjung di wilayah Chile pada 20.39 GMT (03.39 WIB) dan berakhir dekat Argentina. Waktunya cukup singkat, yakni selama 2 menit 36 detik saja.

Gugus bintang Messier 22 pada 2 Juli 2019

Kalau kamu nggak bisa melihat gerhana matahari total, jangan sedih dulu ya. Kamu masih bisa menemukannya di gugus bintang Messier 22 di tanggal 2 Juli 2019.

Mereka adalah sekelompok bintang tua yang berkumpul dan bentuknya seperti Bumi. Kamu bisa menemukannya dengan cara mengamati rasi bintang Sagitarius karena Messier 22 terletak persis di antaranya.

Bulan dan Jupiter berdekatan di 13 Juli 2019

Jupiter akan menghiasi langit lagi di tanggal 13 Juli 2019. Nggak hanya itu, planet terbesar tersebut akan ditemani oleh bulan di konstelasi Ophiucus.

Nantinya bulan akan sulit terlihat, tetapi Jupiter nggak akan sesulit itu kok. Kamu tetap masih bisa melihatnya dengan mata telanjang.

Gerhana bulan sebagian pada 16 Juli 2019

Tanggal 16 sampai 17 Juli 2019, belahan bagian timur Bumi akan tampak kemerah-merahan karena gerhana bulan sebagian. Bagian barat bumi baru bisa melihat setelah matahari terbenam pada 16 Juli. Sedangkan bagian timur termasuk Indonesia baru bisa melihatnya di tanggal 17 Juli.

Bulan, Saturnus, dan Pluto bisa terlihat pada 16 Juli 2019

Saturnus akan berada pada posisi yang sama dengan Jupiter setelah 3 hari yang lalu. Untuk melihatnya kamu harus menghadap ke arah barat daya sekitar pukul 21.00.

Kalau kamu punya teleskop mungkin kamu bisa melihat Pluto di sbelah kanan yang cuma berjarak beberapa derajat. Namun yang disayangkan, saat itu juga bulan sedang dalam fase full moon sehingga akan sulit mendeteksi planet apa saja yang di sebelahnya.

Pucak hujan meteor Alpha-Cygnid pada 21 Juli 2019

Hujan meteor Alpha-Cygnid sebenarnya bisa disaksikan sekitar bulan Juli hingga Agustus. Tetapi puncaknya terjadi pada tanggal 21 Juli 2019.

Untuk menemukannya, kamu bisa mencari di langit bagian utara hingga timur laut setelah matahari terbenam.

Puncak hujan meteor Delta-Aquarid pada 29 Juli 2019

Di akhir bulan Juli nanti kamu akan disajikan puncak hujan meteor bernama Delta-Aquarid yang lebih sering daripada Alpha-Cygnid. Kamu akan melihat sekitar 20 meteor per jam. Fenomena seperti ini berada di atas horizon rasi bintang Aquarius.

Nah, jadi itulah fenomena langit yang bisa kamu saksian di bulan Juli, Millens. Semua itu bisa kamu lihat dengan mata telanjang lo. Eits, tapi yang patut kamu catat asal langit sedang cerah dan bersih ya. Nggak ada kabut, awan mendung atau bahkan hujan. (IB28/E05)

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: