BerandaHits
Kamis, 19 Feb 2025 17:19

Ganti Karangan Bunga dengan Tanaman Hidup, Imbauan Bupati Temanggung Terpilih

Tanaman hidup mendukung pelestarian lingkungan. (Shutterstock/Panatta)

Mengganti karangan bunga dengan tanaman hijau dinilai lebih bermanfaat karena mendukung pelestarian lingkungan. Selain itu, 'hadiah' tersebut juga bisa ditanam kembali.

Inibaru.id - Pelantikan para pejabat biasanya akan disertai dengan deretan karangan bunga sebagai penyerta ucapan selamat di kantor atau halaman rumahnya. Namun, hal ini sepertinya kurang menarik bagi Bupati Temanggung terpilih, Agus Setyawan.

Menurut lelaki yang akrab disapa Agus Gondrong ini, akan lebih bermanfaat jika karangan bunga untuk bupati atau wakil bupati itu diganti menjadi tanaman hidup yang lebih bermanfaat dan bisa ditanam kembali, sehingga memberikan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

Kalau boleh saya mengimbau, alangkah baiknya (karangan bunga) diganti dengan tanaman hidup yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga tidak mengurangi esensi partisipasi berupa ucapan tersebut,” ucapnya menjelang pelantikan bersama Wakil Bupati Temanggung terpilih Nadia Muna di Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Mengganti karangan bunga menjadi tanaman hidup, Agus melanjutkan, adalah upaya awal yang bisa kita lakukan untuk menjaga kelestarian alam, terutama di tengah berbagai permasalahan lingkungan yang mengancam ekosistem.

"Penghijauan adalah solusi strategis yang bisa dimulai dari hal sederhana seperti itu," sebutnya.

Ditanam di Lahan Kritis

Bupati Temanggung terpilih, Agus Setyawan. (Humas Jateng)

Selain tanaman hidup, mantan Kades Campurejo, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung selama tiga periode ini menambahkan, karangan bunga juga bisa diganti dengan bibit tanaman. Bibit-bibit tersebut nantinya bisa ditanam di lahan-lahan kritis yang membutuhkan penghijauan.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan merawat alam sekitar? Ya, kita mulai dari hal-hal kecil, termasuk mengganti karangan bunga dengan bibit tanaman ini,” kata dia.

Agus Setyawan dan Nadia Muna berangkat ke Jakarta untuk menghadiri pelantikan kepala daerah di Istana Negara pada Kamis (20/2) mendatang. Agus dan Nadia akan bergabung dengan 481 kepala daerah lain yang terpilih pada Pilkada Serentak 2024 lalu.

"Kepada masyarakat Temanggung, kami juga memohon doa restu supaya proses pelantikan nanti berjalan dengan lancar tanpa kendala," tandasnya.

Hm, bagus juga ya ide Bupati Temanggung ini, Millens! Kalau kamu, sebagai pengganti karangan bunga, kira-kira mau kasih tanaman jenis apa, nih? (Siti Zumrokhatun/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: