BerandaHits
Senin, 30 Nov 2025 11:01

Perlukah Serat Putih di Jeruk Dibuang? Begini Penjelasan Ahli

Serat putih di jeruk yang mirip seperti benang, bisa dimakan? (Pixabay)

Banyak orang yang menganggap serat putih di jeruk nggak perlu dimakan. Tapi, sejumlah pakar menyebut serat ini baik untuk kesehatan. Lantas, apakah bagian jeruk ini sebaiknya nggak dibuang?

Inibaru.id - Bisa dikatakan, jeruk sangat mudah ditemukan setiap saat, nggak perlu menunggu saat musim panen. Harganya juga murah sehingga bisa kita beli kapan saja. Tapi ada satu dilema klasik yang selalu muncul setiap kali makan jeruk: haruskah serat putih di jeruk mirip benang yang menempel di antara kulit dan daging buah itu dibuang dulu?

Benang putih itu sebenarnya bagian dari jeruk, bukan kotoran atau sisa kulit. Secara ilmiah, serat tersebut disebut albedo. Teksturnya memang agak alot dan rasanya hampir nggak ada, jadi banyak orang tanpa sadar langsung membersihkannya sebelum menggigit daging jeruk yang manis.

Beberapa orang bahkan menganggap serat itu kurang bergizi. Seorang ibu bisa saja berpikir, “Ah, keliatan kurang menarik, pasti nggak ada nutrisinya.” Kekhawatiran lainnya, takut anak-anak susah mengunyah atau perutnya jadi nggak nyaman setelah makan benang-benang putih tersebut.

Padahal, menurut para ahli, anggapan itu kurang tepat. Dilansir dari Koreatimes, Sabtu (22/11/2025), Badan Pengembangan Pertanian di Korea menyebut bahwa serat putih tersebut justru kaya pektin, serat pangan larut air yang baik untuk pencernaan. Pektin membantu menjaga bakteri baik di usus dan membuat saluran cerna lebih sehat. Buat kamu yang kadang mengalami masalah susah buang air besar, pektin juga bisa membantu merangsang gerakan usus, lho.

Meski tampilannya kurang menarik dan nggak ada rasanya, serat jeruk kaya manfaat kesehatan. (iStock)

Nggak cuma itu, albedo juga mengandung hesperidin, senyawa alami yang dikenal bermanfaat menjaga pembuluh darah tetap sehat dan membantu mengurangi peradangan. Jadi, meski teksturnya agak "nggak jelas", sebenarnya serat ini membawa manfaat yang cukup penting.

Menurut otoritas pertanian tersebut, nggak ada alasan kuat untuk membuang benang putih jeruk. Mau dimakan langsung juga aman, bahkan baik untuk tubuh.

Mereka juga menambahkan bahwa kulit jeruk pun menyimpan vitamin dan hesperidin. Makanya, banyak orang di berbagai belahan dunia memanfaatkannya untuk teh jeruk atau campuran masakan. Yang penting, kalau kamu berencana mengonsumsi kulitnya, baik itu dimakan langsung atau dikeringkan dulu sebelum dimakan, pastikan jeruk dicuci bersih dengan air, atau bisa direndam di dalam campuran air dan sedikit garam atau cuka untuk memastikan residu pada kulit hilang.

Jadi, lain kali kalau kamu mengupas jeruk dan melihat serabut putih itu, nggak perlu buru-buru dibersihkan. Biarkan dan makan saja, toh manfaatnya lebih banyak daripada tampilannya yang kurang keren. Lagipula, makin minim bagian yang dibuang, makin besar pula nutrisi yang kamu dapat dari satu buah jeruk.

Kesimpulannya? Makan jeruk beserta serabut putihnya itu bukan cuma aman, tapi juga lebih sehat. Nah, setelah tahu faktanya, kamu masih mau repot-repot membuangnya, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: