BerandaHits
Sabtu, 8 Sep 2023 16:24

Pelecehan Seksual di Ponpes Semarang; Korban Ada yang di Bawah Umur

Ilustrasi korban pelecehan seksual (Republika/Straits Times)

Salah seorang korban pelecehan seksual yang terjadi di Pondok Pesantren Hidayatul Hikmah Al Kahfi Semarang masih berusia di bawah umur. Kini, pelaku sudah dalam penanganan Polrestabes Semarang,

Inibaru.id - Kembali lagi kita dengar terjadi kasus kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren. Paling anyar terjadi di Semarang, tepatnya Ponpes Hidayatul Hikmah Al Kahfi, Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur.

Menurut keterangan, sebanyak enam santriwati menjadi korban pelecehan seksual oleh Muh Anwar alias Bayu Aji Anwari, pemimpin ponpes tersebut.

Kabar tersebut terkuak setelah adanya aduan dari salah seorang korban berinisial FA. Dia berani angkat bicara dan mengaku telah mengalami pelecehan seksual ke UPTD PPA Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang.

Press conference kasus pelecehan seksual di Ponpes Hidayatul Hikmah Al Kahfi Lempongsari, Kota Semarang (Inibaru.id/Fitroh Nurikhsan)

Aduan FA langsung mendapat respons dinas dan diteruskan ke Unit PPA Polrestabes Semarang. Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, terbongkar fakta bahwa Muh. Anwar diduga telah melakukan pelecehan seksual nggak hanya pada satu santriwati.

"Kami dibantu teman-teman jaringan, para jemaah, untuk menelusuri siapa saja yang menjadi korban. Total yang mengadu ke kami ada enam korban," ucap psikolog sekaligus pendamping korban, Iis Amalia, saat jumpa pers di Kantor AJI Semarang, Rabu (6/9/2023).

Dari enam korban itu, perempuan yang akrab disapa Iis mengatakan, pelaporan yang dibuat korban M paling mudah diproses hukum. Sebab usia M masih di bawah umur, yaitu 15 tahun.

"Anak usia di bawah (umur) sebenarnya ada dua korban. Tapi satunya enggan speak up maupun pelaporan. Mungkin karena ada tekanan," ungkap Iis.

Gunakan Kuasa Kiai

Gang kecil menuju Ponpes Hidayatul Hikmah Al Kahfi Lempongsari, Kota Semarang yang berada di tempat sedikit tersembunyi. (Inibaru.id/Fitroh Nurikhsan)

Menurut keterangan Iis, M menjadi korban pelecehan seksual oleh Muh. Anwar sebanyak tiga kali, sejak tahun 2021. Pelaku menyetubuhi korban di dua tempat berbeda, di dalam pondok dan di salah satu hotel Kota Semarang.

Rupanya pelaku melancarkan aksinya lewat kuasanya sebagai kiai. Muh. Anwar mengancam kalau para santri tidak memenuhi keinginannya, maka dicap berdosa.

"Dari hasil konseling psikologi, korban M mengalami depresi dan kecemasan," paparnya.

Sebelum menjadi korban pelecehan seksual, diketahui orang tua M merupakan jemaah Muh. Anwar. Mereka meminta bantuan agar dicarikan Ponpes di daerah Malang. Namun, M diminta untuk tinggal sementara di ponpes milik Muh. Anwar. Di masa itulah korban disetubuhi dan dipaksa untuk memuaskan nafsu birahi pelaku.

"Saya mengapresiasi unit PPA yang gerak cepat menangani kasus ini. Tanggal 1 September 2023 kemarin, pelaku berhasil ditangkap dan ditahan di Polrestabes Semarang," tandasnya.

Kita semua berharap semoga para korban segera mendapatkan "penyembuhan" dari segala macam bentuk trauma sehingga bisa menjalani kehidupan masing-masing dengan baik. (Fitroh Nurikhsan/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: