BerandaHits
Jumat, 13 Feb 2025 17:33

Nggak Kena Efisiensi, Mendikti Bakal Pertahankan KIP-K dan Beasiswa Lainnya

Ilustrasi: KIP - Kuliah nggak kena efisiensi anggaran. (Ungas)

Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro pastikan program KIP Kuliah dan beasiswa lainnya nggak kena efisiensi anggaran demi mencegah penerima putus kuliah.

Inibaru.id – Di media sosial viral unggahan yang menyebut program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan sejumlah beasiswa lainnya bakal terkena dampak efisiensi anggaran pemerintah. Hal ini tentu saja bikin kontroversi karena selama ini ada cukup banyak mahasiswa kurang mampu yang menggantungkan program tersebut untuk menempuh pendidikan tinggi.

Nggak hanya ratusan ribu mahasiswa yang terancam jika sampai program KIP-K dan sejumlah beasiswa lainnya pada akhirnya dikurangi, anak-anak muda lain yang bermimpi untuk masuk ke perguruan tinggi dan berharap pada program-program tersebut juga.

Untungnya, di tengah semakin tingginya polemik yang muncul akibat rencana efisiensi anggaran ini, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro memastikan kalau program KIP-K dan program-program lainnya nggak jadi kena efisiensi angran.

“Beasiswa nggak kena efisiensi. Kami kembalikan ke pagu semula, yaitu Rp14,698 triliun. Saat ada rencana efisiensi oleh Ditjen Anggaran, angkanya jadi Rp1,319 triliun tapi kami pastikan tetap kembali ke pagu semula karena masuk kategori yang nggak kena efisiensi anggaran,” Tegas Satryo tatkala melakukan rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen Jakarta pada Rabu (12/2/2025).

Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro memastikan beasiswa nggak kena efisiensi anggaran. (FTnews)

Selain KIP-K, program lain yang dia pastikan nggak akan terkena efisiensi andalan adalah Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dan sejumlah beasiswa lain untuk dosen dan mahasiswa dalam maupun luar negeri.

Alasan mengapa pada akhirnya program-program beasiswa tersebut nggak bakal kena efisiensi adalah karena Kemendikti Saintek nggak pengin lebih dari 600 ribu mahassiwa penerima KIP-K putus kuliah. Mereka juga nggak pengin pendaftar program tersebut untuk tahun ajaran baru nanti pada akhirnya nggak bisa masuk kuliah.

Lantas, anggaran mana yang akhirnya kena efisiensi anggaran di kementeriannya? Dia pun memastikan bahwa yang kena nantinya adalah belanja perjalanan dinas, belanja modal yang nggak mendesak, serta belanja barang. Sebagai contoh, belanja perjalanan dinas dan belanja barang bakal kena efisiensi sampai 43 persen.

Meski begitu, pihak Kemendikti Saintek nggak benar-benar saklek harus melakukan efisiensi sampai sebesar Rp14,3 triliun dari pagu awal Rp56,607 triliun. Mereka masih berusaha agar efisiensi anggarannya hanya akan memotong Rp6,78 triliun. Alasannya, ada sejumlah program prioritas yang mereka anggap masih penting dan sebaiknya nggak kena pemotongan.

Yap, semoga saja apa yang diungkap Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro ini benar-benar terlaksana ya, Millens, jadi program KIP-K dan beasiswa lain tetap dipertahankan dan masih banyak generasi muda yang bakal tetap mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi. Setuju? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: