BerandaHits
Jumat, 15 Nov 2018 11:00

Diorama Warga Desa yang Tersaji dalam Patung-Patung Kandri

Patung Kandri. (Inibaru.id/Artika Sari)

Jalan-jalan ke Semarang belum lengkap kalau berkunjung ke Desa Kandri di Kecamatan Gunungpati. Di sana, kamu bisa menemukan suvenir khas Semarang yang unik dan beda dari biasanya melalui produk-produk Kandri Ethnic.

Inibaru.id – Kamu yang sedang berkunjung ke Semarang dan bingung mencari cendera mata yang unik, mungkin bisa menjadikan Desa Kandri di Kecamatan Gunungpati sebagai tujuan wisatamu. Di sana, kamu bisa menjumpai patung-patung buatan Kandri Ethnic yang memamerkan pesona kehidupan desa.

Nggak sembarang patung, patung-patung ini dibuat dengan memanfaatkan limbah, lo. Berbahan dasar kayu yang dikombinasi dengan ranting pohon dan akar, bentuk-bentuk yang dihasilkan pun cukup menarik. Mulai dari orang mencangkul, mengambil air, hingga menarik gerobak, silakan pilih sesuai selera!

Kandri Ethnic tampak depan. (Inibaru.id/Artika Sari)

Adam selaku perupa sekaligus pemilik Kandri Ethnic mengaku ide membuat patung yang kental suasana pedesaan itu muncul sekitar 2013. Saat itu, Desa Kandri sedang berkembang menjadi desa wisata. Terpikir olehnya untuk membuat suvenir yang menggambarkan kehidupan ala pedesaan.

Memanfaatkan sisa rumput pakan sapi, daun pisang, jerami, ranting kayu, dan kayu yang sudah dimakan rayap, Adam kemudian mengolah bahan-bahan itu menjadi barang bernilai ekonomi tinggi. Bermodal Rp 100 ribu untuk membeli cat dan lem, Adam lantas memasarkan karyanya melalui pameran hingga media sosial.

“Sehari saya bisa membuat sekitar 25-30 patung ukuran kecil. Kalau untuk ukuran yang besar, saya butuh waktu sekitar dua jam. Yang sulit itu mencari inspirasinya,” tutur lelaki 27 tahun itu.

Unik kan? (Inibaru.id/Artika Sari)

Lantaran unik, nggak heran produk-produk Kandri Ethnic ini diminati pembeli dari luar negeri. Adam mengaku dirinya pernah mendapat pesanan dari beberapa negara seperti Jepang, Australia, dan Norwegia. Terbukti, kan, kualitas produk lokal pun bisa bersaing di pasar internasional?

Untuk memiliki patung-patung unik ini, kamu perlu merogoh kocek lumayan dalam, Millens. Adam membandrol patung-patung ini dengan harga mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 10 juta. Ini tergantung dari bahan baku yang dipakai, ukuran, dan tingkat kerumitannya.

Gimana, tertarik? Supaya nggak penasaran, kamu bisa lihat-lihat dulu di akun Instagram @Kandriethnic. Yuk, cus diborong! (Artika Sari/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: