BerandaHits
Kamis, 12 Mar 2025 08:46

Mengatur Pola Tidur ketika Setiap Hari Harus Bangun Sahur

Ilustrasi: Mengatur pola tidur selama Ramadan. (Pixabay/Stocksnap)

Tidur larut, lalu harus bangun lebih pagi untuk sahur membuat pola tidur jadi nggak teratur selama Ramadan. Gimana solusinya?

Inibaru.id - Ramadan adalah bulan penuh berkah. Yesi sepakat dengan pernyataan itu. Namun, sebagai seorang ibu, dia sempat meruntuknya juga. Terlebih saat harus mengatur waktu antara bekerja di kantor, mempersiapkan sahur, dan beribadah selama bulan puasa.

"Waktu tidur jelas berkurang. Pertama, kepotong untuk tarawih sendiri karena biasanya aku baru sampai rumah selewat waktu Isya. Kedua, waktu sahur. Aku harus bangun lebih pagi untuk mempersiapkan makanan buat suami dan anak," keluhnya via pesan suara, Selasa (11/3/2025).

Awal-awal puasa, dia mengungkapkan, perempuan yang berstatus sebagai karyawan swasta di sebuah perusahaan kosmetik di Jakarta itu mengaku sempat kewalahan mengatur ritme kesehariannya. Pola tidurnya karut-marut dan konsentrasinya acap buyar begitu lewat tengah hari.

"Tubuh terasa lelah dan jadi nggak produktif. Nggak sempat kena komplain sih, cuman aku ngerasa nggak enak saja karena kurang maksimal mengurus semuanya," kata perempuan yang mengaku perfeksionis tersebut.

Cara Mengatur Pola Tidur

Ilustrasi: Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi kurang istirahat selama Ramadan adalah dengan tidur malam lebih awal. (Pixabay/Luisella Planeta)

Sekitar seminggu Ramadan berlangsung, Yesi baru mulai mampu beradaptasi. Selain pekerjaan domestik sudah memungkinkan untuk dibagi dengan suami, pola tidurnya juga perlahan mulai bisa diatur. Menurutnya, mengatur pola tidur untuk menjalani hari-hari "normal" selama Ramadan adalah sebuah keharusan.

"Aku ngobrol sama suami untuk bagi-bagi tugas domestik. Setelah itu, aku mulai bikin jadwal untuk menyinkronkan waktu antara kerja, urusan rumah, dan ibadah. Alhamdulillah jalan,"

1. Mencoba tidur lebih awal

Menurut Yesi, salah satu cara paling efektif untuk mengatasi kurangnya tidur selama Ramadan adalah dengan tidur lebih awal. Sepulang kerja, dia biasanya memilih bercengkerama sejenak dengan keluarga, menyiapkan bahan untuk sahur, lalu segera tidur menyesuaikan jadwal tidur kedua anaknya.

"Aku tidur cepat, lalu tarawih dan tadarus (membaca Al-Qur'an) menjelang waktu sahur. Lumayan sih, aku jadi punya waktu istirahat malam yang cukup," kata dia.

2. Membiasakan power nap

Saat kantuk menyerangnya pada tengah hari, Yesi juga memilih nggak melawannya. Saat istirahat siang, dia memilih membiasakan power nap atau tidur singkat sekitar 15-30 menit. Cara ini diyakininya sangat efektif untuk mengembalikan kesegaran tubuhnya.

"Jangan tidur (siang) terlalu lama, karena menurutku bisa mengganggu pola tidur malam," sergahnya.

Setali tiga uang, tidur siang dalam waktu singkat juga dilakukan Anwar Baehaqy. Pekerjaan sehari-harinya sebagai diver ojek daring membuatnya memungkinkan untuk mengatur waktu istirahat. Biasanya, dia memilih pulang, tidur sejenak, lalu kembali bekerja hingga menjelang buka puasa.

3. Menghindari kafein dan makanan berat menjelang tidur

Anwar yang biasa minum kopi pada malam hari juga memutuskan untuk nggak mengonsumsinya selama Ramadan. Selain kopi, dia juga menyekip teh yang sama-sama mengandung kafein. Ini dilakukannya biar nggak begadang atau mengalami kesulitan tidur malam.

"(Selama Ramadan) saya ngopi pas sahur saja. Malam enggak. Buka (puasa) langsung makan, nggak berani kemalaman, biar (perut) nggak begah dan bikin tidur nggak nyenyak," ujar lelaki 38 tahun tersebut, Selasa (11/3).

4. Menjaga ritme tidur tetap teratur

Tips terakhir dari Anwar adalah konsisten dengan ritme tidur yang kita bikin selama Ramadan. Menurutnya, menerapkan waktu tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari akan membuat pola tidur terjaga baik dan nggak merasa kecapaian atau masih mengantuk saat bangun.

"Kata adik saya yang perawat, pola tidur yang konsisten akan membantu tubuh lebih mudah beradaptasi dan tetap segar sepanjang hari selama Ramadan," tandasnya.

Mengatur pola tidur agar tubuh tetap segar dan bugar selama menjalankan ibadah Ramadan juga bisa dilakukan dengan menciptakan suasana tidur yang nyaman, termasuk menciptakan kamar yang bersih dan redup menjelang tidur. Yuk, semangat! (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: