BerandaHits
Minggu, 30 Sep 2023 10:48

Mengapa Indonesia Dulu Disebut dengan Hindia Belanda?

Sejarah penamaan Hindia Belanda untuk Nusantara. (Britannica)

Jika diartikan, Indonesia bermakna India Kepulauan. Pada masa penjajahan Belanda, Nusantara juga dikenal dengan nama Hindia Belanda. Hm, kok bisa Nusantara diberi nama yang terkait dengan India?

Inibaru.id - Isu penggantian nama India menjadi Bharat mendapatkan banyak perhatian dari Indonesia. Soalnya, nama Indonesia sendiri sebenarnya terinspirasi dari kata "India". Bisa dikatakan, Indonesia bermakna India kepulauan.

Jika dipikir-pikir kembali, sejarah juga mencatat kalau pada masa penjajahan Belanda, Indonesia juga dikenal dengan nama Hindia Belanda. Bahkan, orang Inggris menyebut Nusantara sebagai Dutch East Indies alias Hindia Timur Belanda. Alasannya, mereka perlu membedakan wilayah Hindia dengan India dan juga Dutch West Indies atau Hindi Barat Belanda yang masih eksis hingga sekarang.

Mengingat jarak antara India dan Indonesia cukup jauh, kok bisa sih negara kita dulu disebut dengan Hindia Belanda?

Kita bahas dulu awal nama India digunakan. Jadi, pada abad ke-5 sebelum Masehi (SM), ahli sejarah Yunani Kuno Herodotus sudah menemukan nama ini sebagai sebutan untuk sebuah wilayah dalam Bahasa Latin "Indus". Indus sendiri kemudian dipakai orang Romawi Kuno untuk menyebut sebuah sungai yang mengalir di Tibet, India, dan Pakistan.

Lambat laun Indus nggak hanya merujuk pada sungai atau sebuah wilayah. Orang-orang Eropa kemudian menganggap wilayah Asia yang ada di timur Persia juga sebagai Indus. Nah, saat wilayah tersebut mengalami periode kolonialisme, akhirnya dikenal dengan India, Millens.

Penamaan Hindia Belanda dipengaruhi masa kolonialisme, tepatnya saat masa penjajahan Belanda. (Wikipedia/Stephencdickson)

Saat Eropa sedang gencar-gencarnya melakukan pelayaran jarak jauh, mereka kemudian menemukan dua wilayah baru yang kemudian juga diberi nama Hindia/India. di Kepulauan Karibia, Columbus menemukan Hindia Barat. Alasan pemilihan nama tersebut adalah kepulauan tersebut kaya rempah-rempah layaknya di India.

Satu wilayah lain yang kemudian diberi nama Hindia adalah Kepulauan Nusantara, Millens. Selain karena kaya akan rempah-rempah. Masyarakat Nusantara pada masa itu menganut kepercayaan Hindu dan Buddha layaknya di India. Budaya Hindu Buddha yang kuat sekaligus nama-nama orang yang juga cukup mudah ditemui di India membuat Bangsa Eropa merasa penyebutan Hindia Timur memang cocok bagi Nusantara.

Khusus untuk penyebutan Hindia Belanda atau Hindia Timur Belanda, hal ini disebabkan oleh wilayah Nusantara yang dikuasai oleh Belanda. Oleh karena itulah, wajar jika pada abad ke-17, sudah ada dokumen resmi dari Vereenidge Oostindische Compagnie (VOC) yang mengungkap nama tersebut.

Pada akhirnya, nama Hindia Belanda kemudian berubah menjadi Indonesia semenjak negara ini merdeka pada 1945. Tapi, penyebutan Indonesia ternyata muncul sejak lama, yaitu pada akhir abad ke-19. Pencetusnya adalah James Richardson Logan, pengacara asli Skotlandia.

Dia mengungkap nama ini dalam jurnal berjudul The Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia Vol VI yang terbit pada 1850. Nama ini dianggap sesuai dengan kondisi geografis Nusantara yang merupakan negara kepulauan dan juga budayanya yang sedikit banyak mendapatkan pengaruh besar dari India daratan.

Jadi, sudah mengerti kan mengapa dulu Nusantara disebut dengan istilah Hindia Belanda, Millens? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: